Wedang Kacang Kebon Magelang
Wedang Kacang Kebon Magelang

Indera pencecap saya seolah berdansa dalam alunan salsa ketika sesendok bulir-bulir kacang tanah dalam balutan kuah manis, gurih nan creamy masuk ke dalam mulut. Kacang tanah itu langsung lumer, meleleh lembut nyaris tanpa perlawanan. Lidah ini begitu dimanjakan dengan hangatnya semangkuk Wedang Kacang Kebon yang dihidangkan dengan segumpal ketan putih di dalam mangkuk kecil. Langit mendung menambah syahdu suasana sore itu.

Ahh… nikmatnya dunia! Usai pulang kantor sore itu, saya sengaja mampir sejenak di warung Wedang Kacang Kebon yang ada di Jl. Pajang Magelang. Karena baru saja buka, warung belum terlalu ramai.

“Tahu isinya mas, mumpung masih panas.”

Sapa seorang wanita setengah baya yang menghampiri meja saya sambil menyodorkan satu nampan tahu isi ukuran jumbo yang masih mengepul baru saja diangkat dari penggorengan. Di pinggirnya terdapat cabe rawit hijau muda yang semakin menambah selera. *lap iler*

“Nggih bu, siap disantap!” balas saya.

Warung Wedang Kacang Kebon Magelang

Warung Wedang Kacang Kebon Magelang

Dari hasil ngobrol sebentar dengan ibu tersebut, ternyata beliau adalah Bu Agustin, pemilik warung legendaris ini. Menurut ceritanya, warung wedang kacang ini adalah usaha turun temurun dari keluarganya sejak tahun 1960an dulu. Kacang tanah yang dipakai untuk membuat minuman ini adalah kacang tanah lokal, biasanya dari daerah Borobudur.

Dimasak selama kurang lebih 24 jam agar kacang menjadi empuk lembut. Bagi yang takut dengan kolesterol, jangan khawatir. Wedang kacang ini tidak menggunakan santan. Rasa creamy-nya murni dari rebusan kacang tanah tersebut. Jadi aman 🙂

Bu Agustin pamit masuk ke dapur lagi, dan tak lama kemudian… beliau keluar lagi dengan membawa senjata nampan yang lain.

“Sate pisangnya lembut lho mas”, senyum ramahnya penuh arti. Membuat saya sebagai pelanggan tak bisa memalingkan wajah dari satu nampan sate pisang yang terlihat legit.

“Alamaaak!!” *elus-elus perut*

Sate Pisang Wedang Kacang Magelang

Sate Pisang Wedang Kacang Magelang

Ya beginilah hidup. Pada dasarnya, kenikmatan duniawi tidak hanya kita temui di cafe-cafe mewah dengan sofa empuk dan minuman kopi & cokelat berkelas. Namun bisa kita temukan di sebuah warung kecil yang beratapkan seng dan berlokasi di pinggir irigasi Boog Kotta-Leiding dengan sajian kuliner lokal.

Hal-hal kecil seperti inilah yang membuat saya semakin cinta dengan kota ini.

Viva Magelang!!

***

Note:

  • Lokasi warung Wedang Kacang Kebon ini sebenarnya tidak jauh dari Alun-alun Kota Magelang. Hanya saja karena hampir semua jalan di dalam Kota Magelang menggunakan sistem one way traffic, jadi kudu muter-muter dikit.
  • Selain wedang kacang, tersedia juga wedang ronde, bakmi goreng, bakmi godong, nasi goreng, nasi godog dan aneka jajanan yang lain.
  • Harga 1 porsi wedang kacang rata-rata Rp. 5.000,-. Sedangkan harga gorengan ataupun sate pisang sekitar Rp. 2.000,- s/d Rp. 3.000,-. Harga bisa berubah kapan saja.
  • Warung buka mulai pukul 17.30 s/d habis
  • Karena warungnya kecil dan tidak bisa menampung banyak pengunjung, maka banyak yang beli dibungkus lalu pulang. Tapi, cara terenak menikmati semangkuk wedang kacang adalah dimakan langsung di tempat, sambil desak-desak-desakan dengan pengunjung lain.

Kalau main ke Magelang, jangan lupa mampir kesini. Mak nyuss! Wedang Kacang bisa jadi salah satu pilihan wisata kuliner khas Magelang.

Fahmi Anhar
Indonesian expatriate living in Dubai UAE. I started blogging in January 2011. Awarded as 2nd runner up Skyscanner Travel Bloscars Award Indonesia on 2014. I mostly shares my travel experiences and tips for my readers through write up, photos and videos. Interested in hotel & airlines review, adventures, beaches, cultural festival, architectures, heritage sites, and foodies.

Uniknya Kampong Ayer Brunei Darussalam

Previous article

Rekomendasi Kuliner di Brunei Darussalam

Next article

You may also like

25 Comments

  1. mau sate pisangnya kakakkkk….
    baru tau tuh wedang kacang, selama ini taunya mah wedang ronde

    1. sate pisang + wedang kacang = mak nyuss! sini wisata kuliner ke Magelang 😀

  2. Unik dan menarik sepertinya nih….

    kapan ya bisa ke magelang untuk mencicipi ini. 🙂

    1. semoga segera diberi kesempatan jalan-jalan ke Magelang. saya juga belum kesampaian mau jalan-jalan ke Medan hehe

  3. lg blogwalking,, nemu menu ini,, *ngiler*
    mana lg puasa lagih,, *hadeuh*
    sebagai seorang pecinta kacang,, baru nemu nih olahan ini
    baru denger juga,,
    nice recommendation
    d^^b

    1. ayo dicoba wedang kacangnya 🙂 atau kalau mau bikin sendiri kayanya bisa juga, asal sabar masaknya karena butuh waktu sangat lama

  4. Aduuuuhh jd pengen pulaaang

    1. pulanglah dek, semangkuk wedang kacang hangat sudah menunggumu :p

  5. Wah perlu dicoba ini.. Baru tau juga ada wedang kacang.. 🙂

    1. wajib dicoba, kuliner khas magelang itu sebenarnya banyak yang belum ter eksplore 🙂

  6. Wedangnya bikin ngiler, mas. Apalagi aku lagi baca saat Jakarta mendung dan sedang gerimis menggoda nih. Sate pisangnya bikin penasaran 😀

    1. hehe maaf kalau bikin ngiler, makanya mainlah ke magelang & cicipin sate pisang yang lembut ini 🙂

  7. Sate pisangnyaaaaaaa ^o^…. Sepintas mirip eskrim ya..mungkin enak dimakan kalo udah didinginin ya mas…

    1. justru enaknya kalau pas masih anget-anget gitu mbak 🙂

  8. Sate pisang nya tadi aku pikir ice cream potong hehehe,

    1. hahaha bukaaan. ayo kak main ke magelang jajan sate pisang

  9. ini tepatnya dimana? *mupeng*
    alun-alun magelang itu bukannya yg ada mall apa itu ya mas?
    belum pernah ke magelang, cuman lewat aja kalo ke jogja

    1. la itu udah ditulis di artikelnya, Warung Wedang Kacang Kebon, Jl Pajang Magelang, samping Bonds Cafe / Roti Probitas. Nggak jauh dari pecinan ataupun alun-alun

  10. sate pisangnya menggoda

    1. kalau admin blog nya menggoda juga nggak kak? *sisiran*

  11. Mupeng sama satenya.
    Gambarnya menggoda sekali. :3

    1. silakan dicoba sate pisang dan wedang kacangnya 🙂

  12. tolong doooong jelaskan deskripsi sate pisang ituuuu…
    itu pisang dibalurin apa?nikmat sekali :3
    jogja-magelang gk terlalu jauh sih,tp buta magelang kakak =))

    1. hahaha ada-ada aja. sate pisang itu irisan pisang yang dibalurin adonan tepung beras & tapioka yang lembut, manis dan lumer di mulut. warung wedang kacang kebon ini ada di dalam kota kok, di belakang kawasan pecinan 🙂

      1. tuh kan mendengar deskripsinya aja uwis nggawe ngiler haha…
        :3
        oke deh kaka makasih infonya, bisa dicoba kalo ke sana 😀

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *