Catatan Buruh Migran – Kantor Lama VS Kantor Baru

Business Bay Dubai

Part 9

Bulan-bulan awal adalah masa-masa terberat bagi saya dalam beradaptasi dengan kehidupan baru setelah pindah bekerja di Dubai. Tidak hanya urusan kantor dan pekerjaan, namun juga kehidupan keseharian pun otomatis menjadi sangat berbeda jika dibandingkan dengan ketika saya masih ngantor di Semarang.

Proses transisi ini berjalan cukup timpang karena walaupun statusnya sama-sama bekerja kantoran, namun aktifitas & suasanya jauh berbeda.

Pekerjaan saya sebelumnya di bidang Corporate Social Responsibility, meskipun sebenarnya tidak bisa sepenuhnya disebut CSR. Tapi apalah itu, biar gampang jelasinnya, anggap saja ini merupakan  campuran antara marketing communication, public relation, event manager, liaison officer, public speaker, media publisher dan er er er yang lain.

Sok iyes banget ya istilahnya hahaha.

Padahal gitu doang kerjaannya.

Udah iyain aja.

Read moreCatatan Buruh Migran – Kantor Lama VS Kantor Baru

Catatan Buruh Migran – Terdampar di Al Rigga

Catatan Buruh Migran – Terdampar di Al Rigga

Part 8

Begitu teman-teman tahu kalau saya bekerja di Dubai, rata-rata responnya adalah…

“Wiih keren ya sekarang kerja di Dubai.”

“Ngggggggg…..” cuma nyegir kuda aja.

Keren apaan?! Iya kalau yang dimaksud keren itu kotanya, okelah, memang infrastruktur di megapolitan ini bisa dibilang keren banget. Fasilitas lengkap dan tertata rapi.

Tapi ketahuilah saudara-saudara, tidak semua orang yang ada di Dubai ini hidup bermewah-mewah, bergelimang harta bermandikan emas berlian haha. Klasifikasi soasialnya dimana-mana tetap saja sama. Ada kaum jetsetter, kelas menengah cihuy, kelas menegah ngehe dan kasta sudra. Bahkan ironisnya, disadari atau tidak, sebenarnya kota ini dibangun dengan keringat para buruh konstruksi yang upah bulanannya terasa nggak masuk akal!

Ahh, kapan-kapanlah saya cerita tentang beragam profesi underdog disini. Di postingan lain.

Kali ini, mau cerita tentang akomodasi selama hidup di Dubai.

Read moreCatatan Buruh Migran – Terdampar di Al Rigga