Rekomendasi Wisata Kuliner Magelang Yang Wajib Kamu Coba

Saya lahir dan tumbuh besar di Magelang. Sebuah kota yang terletak di tengah provinsi Jawa Tengah, atau bahkan secara geografis mungkin saja tengah-tengah pulau Jawa. Dikelilingi oleh lima gunung membuat warganya memiliki kultur agraris yang berpengaruh terhadap semua aspek kehidupan baik budaya, adat istiadat, pola hidup masyarakat hingga kulinernya.

Duh prolognya berat amat yes, kaya mau nulis thesis ~

Oke lanjut!

Meski sekarang lebih sering tinggal di luar Magelang dan hanya sesekali mudik dalam sebulan, saya selalu merasa kangen dengan suasana dan keramahan kota ini. Apalagi aneka kulinernya yang menggoda iman. Wisata kuliner Magelang memang selalu membuat lidah bergoyang.

Postingan kali ini saya ingin menuliskan daftar lengkap aneka wisata kuliner Magelang. Rekapan ini berdasarkan pengalaman pribadi saja. Maksudnya, yang sudah menjadi langganan saya sekeluarga dari dulu hingga sekarang. Sebenarnya ingin diulas detail satu persatu, tapi nanti malah bisa jadi 23 postingan terpisah dong. Abang lelah review-nya dek.

 

Rekomendasi wisata kuliner Magelang

Lalu apa saja daftar rekomendasi wisata kuliner Magelang yang wajib kamu coba? Simak daftarnya berikut ini. Sengaja tidak saya kelompokkan per jenis makanan agar variatif.

 

  1. Mangut Beong Sehati Borobudur

    Ini favorit saya banget.

    Sajian ikan beong (semacam lele besar yang hidup di Sungai Progo, Elo, dll) dimasak mangut pedas dengan bumbu rempah dan kuah santan. Harga bervariasi tergantung bagian potongan ikan atau utuh. Yang pasti terjangkau, bikin megap-megap kepedesan & ketagihan!

    Lokasi:
    Desa Kembanglimus Borobudur, sekitar 3 Km dari Candi Borobudur ke arah Kecamatan Salaman. Cari papan nama warung di sisi kanan jalan, lalu masuk jalan kampung sekitar 100 meter. Sampai deh. Dekat juga kok dengan gapura desa menuju rumah doa gedung merpati di Bukit Rhema tempat shooting AADC 2 itu.

    Baca lengkapnya: Kuliner Mangut Beong Borobudur (ketika warung masih di lokasi yang lama)

    Mangut Beong Borobudur Magelang Foto Mangut Beong Magelang Asus Zenfone 3

    Cabai Rawit Mangut Beong Borobudur Magelang
    Ngintip ke dapur & nemu Cabe Rawit sak tampah untuk masak Mangut Beong!
  2. Sup Senerek Pak Parto

    Sup kacang merah yang disajikan dengan sayuran seperti bayam, wortel, seledri, daun bawang dan irisan daging sapi/ayam/jerohan. Kuah kaldunya bening dan segar.

    Konon Sup Senerek ini merupakan akulturasi kuliner Belanda ketika jaman penjajahan dulu di Magelang. Tentara Belanda sering memasak ‘Snert soup’, berupa sup kacang polong yang disajikan hangat dimakan dengan roti.

    Nah, karena lidah Jawa agak ribet dalam pengucapan Snert, maka tersebutlah Senerek, refer to kacang merah sebagai pengganti kacang polong yang tidak ada di Jawa.

    Selain warung Pak Parto, ada juga warung Sop Senerek Bu Atmo yang terkenal di Kota Magelang.

    Lokasi:
    Warung Pak Parto di kompleks kios terminal lama bawah Bukit Tidar, sedangkan warung senerek Bu Atmo di daerah Jendralan sebelah Karesidenan Kedu.

    Baca juga: Legenda Gunung Tidar Magelang

    Senerek Pak Parto Magelang
    Senerek Pak Parto Magelang
  3. Buntil Lumbu

    Daun keladi/talas digulung lalu diberi isian bumbu kelapa & teri, lalu dimasak dengan kuah santan kental. Harga rata-rata 1 buntil Rp. 5.000,-. Dimakan pakai nasi hangat, nyeplus cabai rawit rebus & lauknya ikan bandeng presto/ikan tongkol goreng telur. Joss!

    Catat ya, buntil ini cepat habis, siapa cepat dia dapat.

    Lokasi:
    Pasar Ngasem Jl Sriwijaya Magelang atau depan toko Merak Jaya Jl Jend Sudirman Magelang. Biasanya pagi hari simboknya sudah buka dasaran.

    Buntil Lumbu Pasar Ngasem Magelang
    Buntil Lumbu Pasar Ngasem Magelang
  4. Bakmi Goreng Menayu Muntilan

    Bakmi goreng, bakmi godog, nasi goreng, nasi godog, rica-rica bebek, ada semua. Rasanya juara karena dimasak satu-persatu menggunakan anglo. Masih sangat tradisional.

    Jangan kesiangan karena warungnya akan penuh sesak. Jam 3-4 sore biasanya sudah tutup. Yang spesial disini adalah bakmi goreng BRUTU!

    Lokasi:
    Warung Bakmi Goreng Pak Kadis terletak di Desa Menayu Kecamatan Muntilan. Terus terang saya agak kesulitan untuk mendeskripsikannya karena lokasinya berada di dalam dusun, masuk gang kecil dan melewati jembatan pula. Tapi kalau tanya orang Muntilan kemana arah menuju desa Menayu, Insyaallah tahu kok. Paling gampang start dari Radio RSPD Kab Magelang di Muntilan ke arah selatan.

    Bakmi Goreng Muntilan Magelang
    Kihat irisan kulit ayam berminyak itu, ulala

    Bakmi Godog Muntilan Magelang
    Bakmi godhog
  5. Mangut Bawal Warung Purnama

    Tersedia sajian mangut ikan bawal, ikan lele, ikan wader goreng, udang sungai goreng, opor ayam, dll. Termasuk favorit saya karena bumbu mangutnya pas di lidah & santannya kental.

    Lokasi:
    Jl. Magelang–Yogyakarta Km 14. Sebelah kiri jalan tepat sebelum jembatan sungai Pabelan.

    Mangut Lele Warung Purnama Magelang
    Mangut Lele Warung Purnama Magelang
  6. Kethak

    Lauk makan yang terbuat dari ampas pembuatan minyak kelapa. Biasanya dibumbu bacem, rasanya manis gurih. Cocok dimakan bersama buntil lumbu.

    Harganya sekitar Rp. 7.000,- per buah. Enak sih, tapi kolesterol tinggi, jadi jangan sering-sering hehe.

    Lokasi:
    Biasanya dijual bersamaan dengan penjual buntil di Pasar Ngasem, Pasar Rejowinangun, Pasar Tukangan, dll.

    Kethak Pasar Ngasem Magelang
    Kethak
  7. Bebek Enthok Pucang Setia Rasa

    Bebek & Entok dimasak rica-rica/opor/goreng disajikan dengan dengan sambal lombok ijo, lalapan daun pepaya & kuah rebusan dagingnya.

    Lokasi:
    Maaf saya kurang hafal nama jalannya, tapi berada di daerah Pucang, Secang. Kalau dari kota Magelang paling dekat lewat jalan Menowo arah ke Pucang.

  8. Gethuk Gondok Pasar Rejowinangun

    Ketela dikukus, dilumatkan lalu diberi gula pasir, vanili dan pewarna. Maka jadilah getuk cantik ini.

    Lokasi:
    Ada banyak yang jual, di pasar-pasar tradisional Magelang ada. Tapi yang terkenal yang di depan toko kain Panorama pasar Rejowinangun.

    Getuk Gondhok Magelang
    Getuk Gondhok Magelang
  9. Getuk Lindri Pasar Ngasem

    Hampir mirip dengan getuk gondhok, hanya beda bentuknya saja. Tapi getuk lindri pasar Ngasem ini favorit keluarga saya. Manisnya pas, tidak memakai pemanis & pewarna buatan. teksturnya kenyal kaya permen karet. 1 bungkus cukup Rp. 5.000,- berisi 10 getuk.

    Lokasi:
    Pasar Ngasem Magelang

    Getuk Lindri Pasar Ngasem Magelang
    Getuk Lindri Pasar Ngasem Magelang
  10. Es Krim Mahkota

    Pernah saya ulas disini. Es krim legendarisnya Magelang. Unik lah pokoknya.

    Lokasi:
    Toko Roti & Salon Mahkota, Jl A Yani Poncol Magelang. Setelah perempatan RINDAM-Plengkung, tengok kanan jalan yes. Tapi jangan nengok terus, tetap lihat jalan biar nggak nabrak tiang listrik. #apasih

    Es Krim Mahkota Magelang
    Es Krim Mahkota Magelang
  11. Es Dawet Pasar Ngasem

    Es dawet dipadukan dengan cincau hijau, tape ketan dan potongan roti. Disajikan pakai mangkuk besar dan haranya murah merintih, cuma Rp. 2.500,- saja per porsi. Silakan minum sampai puas.

    Lokasi:
    Lagi-lagi pasar Ngasem. Disini semua jajan tradisionalnya enak!

    Es Dawet Pasar Ngasem Magelang
    Es Dawet Pasar Ngasem Magelang
  12. Tongseng Kambing

    Daging kambing muda dipotong kecil-kecil dimasak bumbu tongseng kuah nyemek bersama irisan cabai rawit dan kubis. Dijamin bikin greng!

    Lokasi:
    Meski ada banyak penjual tongseng yang katanya enak, tapi favorit saya yang ada di Jl Mayor Kusen No. 77A Mungkid (seberang SPBU Mendut) & Warung Sate & Tongseng Meriah di pusat kuliner malam Jl Jend Sudirman Magelang (depan pasar Rejowinangun).

  13. Cenil Pasar Tarumanegara

    Jajan pasar ini terbuat dari tepung kanji/tepung sagu. Teksturnya kenyal dan rasanya manis gurih berbalut parutan kelapa. Cocok untuk cemilan di pagi hari sambil minum teh.

    Lokasi:
    Dari sekian banyak penjual cenil, favorit saya yang ada di pasar Tarumanegara. Sayang penjualnya pakai sepeda motor, jadi agak sulit memastikan keberadaanya. Biasanya pagi-pagi mangkal di pinggir irigasi kali Manggis Jl Tarumanegara. Besok lagi motornya akan saya tempelin GPS deh biar gampang nyarinya. #Okesip.

    Aneka Jajan Pasar Magelang
    Cenil, Sawut, Tiwul, Klepon, Gatot, Ongol-ongol, Ketan Lupis dan sebangsanya
  14. Sop Empal Bu Haryoko Muntilan

    Irisan daging empal yang empuk dibuat lauk nasi sop hangat plus sambal tomat. Segerrr!

    Lokasi:
    Jl Veteran no 9 Sayangan Muntilan. Buka mulai jam 7 pagi.

  15. Ikan Bakar Pancingan Ninit

    Suasana pemancingannya sih biasa saja, tidak ada yang spesial. Tapi yang saya suka disini adalah ikan patin bakarnya yang fresh from the kolam. Jadi ikan patin segar digoreng setengah matang lalu dibakar bumbu kecap manis gurih. Dimakan pakai nasi hangat, sambal dan lalapan.

    Bonusnya, lesehan sambil digigitin nyamuk karena dekat dengan sungai haha.

    Lokasi:
    Jl Sindas, dari Menowo ke arah Tegalrejo.

    Patin Bakar Pancingan Ninit Magelang
    Patin Bakar Pancingan Ninit Magelang
  16. Soto Mbah Mul

    Diantara sekian banyak penjual soto di Magelang, salah satu favorit saya adalah Soto Mbah Mul.

    Kuahnya berbumbu, irisan ayamnya banyak dan spesialnya disini, ada topping perkedel talas yang renyah. Tapi kalau mau tahu soto idola saya adalah, Soto Mbok Gentong yang melegenda di kalangan anak-anak Smansa Magelang kala itu. Sayang, beliau sudah almarhumah dan tidak ada penerusnya.

    Lokasi:
    Jl. Cepaka, seberang pendopo rumah dinas Walikota Magelang, bawah parkir SMAN 1 Kota Magelang, SMA idola para kawula muda. #hazeg

    Wisata Kuliner Magelang - Soto Mbah Mul
    Soto ayam + perkedel talas
  17. Wedang Kacang Kebon

    Kacang tanah direbus bersama gula jawa & gula pasir sampai empuk. Setalah jadi, disajikan dalam mangkuk kecil bersama segumpal ketan. Bulir-bulir kacang tanah langsung lumer di mulut. Buka dari sore hari hingga malam. Tapi cepat habis, jadi jangan kemalaman. Cobain juga jajanan sate pisang, tahu susur dan tahu bacemnya yang berukuran raksasa.

    Lokasi:
    Jl Pajang sebelah Bonds cafe. Warungnya kecil di pinggir irigasi Boog Kotta-Leiding. Siap-siap antri tempat duduk kalau pas ramai.

    Baca selengkapnya: Wedang Kacang Kebon Magelang

    Wedang Kacang Kebon Magelang
    wedang kacang & sate pisang nan creamy!
  18. Kupat Tahu

    Ketupat disajikan dengan tahu goreng yang dipotong dadu, sayuran kubis, taoge, seledri, bawang goreng lalu disiram bumbu kacang. Rasanya manis, asin, pedas, gurih.

    Semua orang sudah tahu lah makanan khas Magelang ya kupat tahu. Dari sepengamatan saya, ada 2 aliran kupat tahu, yaitu yang bumbu kacangnya diuleg kasar dan yang diuleg halus. Ada juga yang model kubisnya mentah atau digoreng setengah matang.

    Enak yang mana? Enak semua sih, kembali ke selera masing-masing. Referensi warung tahu kupat yang terkenal diantaranya Kupat Tahu Pojok yang langganan #PakBeye, Pak Pangat, Pak Slamet, kawasan Blabak dan masih banyak lagi.

    Lokasi:
    Tahu Pojok Jl Tentara Pelajar sebelum Masjid Agung Alun-Alun Kota Magelang, kupat tahu Pak Pangat Jl Diponegoro samping SMA 4, daerah Mertoyudan juga ada, lebih banyak lagi di daerah Blabak, Mungkid.

    Kupat Tahu Pak Pangat Magelang
    Kupat Tahu Pak Pangat Magelang
  19. Es Semanggi

    Beragam menu es tradisional ada disini. Es plered, es klamud, es roti, es tape dan es aneh-aneh lainnya yang rasanya mak nyuss menyegarkan. Yang selalu saya pesan adalah es kelapa muda yang disajikan dengan santan cair dan sirup gula pasir sembari ngemil aneka gorengan.

    Lokasi:
    Jl. A. Yani seberang radio Polaris & basement Matahari Alun-alun kota.

    Es Semanggi Magelang

  20. Bakso Urat & Mie Ayam Pak Sholeh Bandongan

    I can’t describe lah, hanya satu kata “juwarak!!”. Nggak rugi jauh-jauh ke Bandongan untuk jajan bakso & mie ayam Pak Sholeh ini. Wajib coba!

    Lokasi:
    Kompleks kios pasar Bandongan, kalau dari arah kota, kanan jalan sebelum SPBU & Polsek Bandongan.

    Bakso Urat Pak Soleh Bandongan Magelang

  21. Es Murni & Es Eny

    Meski namanya mirip, tapi beda tipe menunya. Es Murni terkenal dengan es teler spesialnya, sedangkan Es Eny terkenal dengan beragam variasi es kekinian.

    Selain aneka es, kita juga bisa sekalian makan besar disini. Ada lontong opor, bakmoy, gado-gado dan masih banyak lagi pilihannya.

    Lokasi:
    Es Murni di Jl. Sriwijaya dan Es Eny di Jl. Jenggolo & Jl. Gatot Subroto Mertoyudan.

  22. Martabak Telur Muntilan

    Ya cuma martabak telur seperti pada umumnya. Bedanya, yang di Muntilan ini enak pake banget! The best martabak menurut saya. Buka pada sore hingga malam hari. Harga bervariasi tergantung jumlah telur.

    Tips dari saya, mending sekaligus pesan yang paling besar & tebal agar benar-benar dapat merasakan sensasi lezatnya martabak Muntilan ini.

    Lokasi:
    Ada 2 penjual martabak telur enak disini. Yang pertama di traffic light pasar Muntilan yang arah ke Klangon/Kali Bawang. Ada juga martabak Pak Mun yang lokasinya tak jauh dari Klenteng Hok An Kiong Sayangan Muntilan.

  23. Nasi Soto Lesah

    Warung Pak Badut ini menjual nasi soto lesah. Kuahnya kuning bersantan gitu. Cocok sebagai kuliner malam karena baru buka selepas magrib sampai dini hari. Murah meriah pokoknya.

    Lokasi:
    Jl. Tarumanegara, Malanggaten Magelang.

    Wisata Kuliner Magelang - Nasi Soto Lesah
    Nasi Soto Lesah Magelang

Ternyata panjang juga ya daftar rekomendasi wisata kuliner Magelang dan sekitarnya ini. Padahal belum semua saya masukkan. Tujuan saya merekap daftar wisata kuliner Magelang ini semata ingin berbagi informasi sekaligus support sektor pariwisata Kota & Kabupaten Magelang dari sisi penyebaran informasi kuliner.

Alhamdulillah lagi kalau ternyata secara tidak langsung juga bisa membantu pemasaran para pelaku usaha kuliner di wilayah kota kelahiran saya ini. Tidak ada yang perlu dikhawatirkan soal harga makanan di Magelang. Masih sangat terjangkau oleh semua kalangan pastinya.

Lalu, kalau ada masukan dari teman-teman pembaca berupa tambahan rekomendasi buat wisata kuliner Magelang, koreksi data, atau mau sharing pengalaman wisata kuliner di Magelang, silakan saja sampaikan di kolom komentar dibawah ini. Yang jelas, semua orang punya selera masing-masing. Tidak bisa dipaksakan bilang ini enak–itu nggak enak. Suka-suka saja lah ya.

Selamat menikmati wisata kuliner di Magelang! #AyoKeMagelang