Pesanggrahan Ambarukmo Yogyakarta

Pesanggrahan Ambarukmo merupakan bangunan milik Kraton Yogyakarta yang dibangun pada masa Sultan Hamengku Buwono V (1823-1855) dan diselesaikan pada masa Sultan Hamengku Buwono VII (1877-1921).

Pada awalnya, bangunan ini digunakan tamu kerajaan menanti kedatangan Sultan. Di situlah biasanya Sultan menerima tamu dari Keraton Kasunanan Surakarta. Terletak diantara dua buah bangunan megah dan tinggi, di sebelah timur terdapat Ambarukmo Palace Hotel dan di sebelah baratnya terdapat pusat perbelanjaan Ambarukmo Plaza. Bahkan, tak jarang banyak orang yang tidak menyadari ada cagar budaya unik yang berada diantara hingar bingar aktifitas kedua bangunan di kiri kanannya ini.

Pesanggrahan ini merupakan salah satu dari beberapa pesanggrahan milik Kraton Yogyakarta yang masih tersisa, sedangkan menurut kabar, banyak pesanggrahan lainnya saat ini telah lenyap tak bersisa. Konon Pesanggrahan Ambarukmo ini dulunya merupakan tempat kediaman Sultan Hamengku Buwono VII sesaat setelah beliau turun tahta.

Dibalik banyaknya mitos dan cerita mistis yang beredar di masyarakat Yogya, pesanggrahan ini kini sudah tampil cantik nan menarik setelah direnovasi. Banyak perhelatan maupun hajatan digelar di pendopo. Mulai dari gala dinner, resepsi pernikahan sampai sarasehan dilaksanakan di tempat yang asri ini. Cagar budaya ini sempat mangkrak dan tak terurus selama beberapa tahun.

Pendopo Pesanggrahan Ambarukmo
Pendopo Pesanggrahan Ambarukmo

Sekarang, Pesanggrahan Ambarukmo tinggal terdiri dari halaman, pendopo, pringgitan, ndalem dan Taman Balekambang yang ber-arsitektur unik. Apabila kita berjalan mengitari bangunan pendopo maupun Taman Balekambang, aura kejayaan dan keagungan bangunan ini masih terasa hingga saat ini.

Sesekali berkunjung ke Yogyakarta, mampirlah ke cagar budaya ini. Indah kawan.

6 thoughts on “Pesanggrahan Ambarukmo Yogyakarta”

    • indeed !! aku main kesini waktu ada kerjaan kantor di hotel sebelah, which is masih masuk wilayah do’i. ketika ngobrol dengan pegawai hotel & petugas di pesanggrahan, sebenarnya restricted area

      tapi, 2 minggu lalu aku iseng jalan kesini dari mall sebelah, ternyata bisa² aja kok, asal jangan mencolok rame² mungkin ya…

      *semoga comment ini gak dibaca pengelolanya*

      Reply
    • Boleh kok, asal kita ttp jaga manner aja koh, krn ini jg dianggap tempat “wingit” oleh bbrp pihak 🙂

      Reply
      • Ahh iyaa ya kan deket ama Hotel Ambarukmo… semoga nggak ketemu sosok yg nggak ingin dilihat #telenludah

        Reply
  1. wah, ternyata bangunan paling tua di komplek ambarukmo ya, kirain bangunan biasa yang seumuran dengan hotel. menarik

    Reply

Leave a Comment