Pengalaman Pertama Upacara di Istana Merdeka

Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi 17 Agustus di Istana Merdeka
Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi 17 Agustus di Istana Merdeka

Halte busway sentral Harmoni, Jakarta Pusat, begitu ramai minggu pagi itu. Banyak bapak-ibu berseragam KORPRI yang terlihat kebingungan menuju kantornya karena jalan-jalan protokol sekitar istana sudah mulai ditutup. Padahal hari semakin siang, sementara mereka harus segera ikut upacara bendera di kantornya. Kalau tidak, hukuman menghadang.

Saya tinggalkan hiruk pikuk halte busway Harmoni. Berjalan santai menyusuri jembatan layang lalu turun ke trotoar menuju kompleks gedung Sekretariat Negara yang lokasinya tak begitu jauh. Berjalan kaki sambil merenung. Saya masih nggak habis pikir. Angin apa yang tiba-tiba membawa saya jauh-jauh dari Semarang dan sepagi itu sudah tiba di Jakarta. Kali ini memang bukan perjalanan biasa.


Mengenakan kemeja putih, setelan blazer abu-abu, dasi dan sepatu pantovel, saya merasa sangat percaya diri pagi itu. Pokoknya sudah rapi jali. Tak ada hambatan berarti ketika melewati pos pemeriksaan X-ray dan metal detector di gerbang utama Setneg. Saya lalu kembali berjalan kaki melewati area parkir menuju kompleks Istana Negara di belakang gedung Setneg.

******************

Musik Degung PT Jasa Marga
Musik Degung PT Jasa Marga di halaman Istana Negara

Dari kejauhan terdengar petikan suara siter mengalun merdu, berpadu dalam harmoni dengan aneka gamelan. Saya dekati. Ternyata sekelompok pemusik tradisional sunda yang sedang beraksi di bawah tenda putih di halaman Istana Negara. Usut punya usut, mereka adalah kelompok musik Degung binaan PT Jasa Marga (Persero) yang memang ditempatkan disitu untuk menyambut para tamu. Sang sinden terus berdendang tak peduli tamu undangan yang terus lalu lalang.

Ini adalah pertama kalinya saya menginjakkan kaki di kompleks Istana. Saya datang jauh-jauh untuk mengikuti jalannya upacara bendera peringatan detik-detik proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia ke 69. Sebuah impian yang menjadi kenyataan. Sudah lama saya penasaran dengan moment sakral ini. Terlebih sebagai mantan anak Paskib jaman SMA dulu, upacara peringatan HUT RI di Istana memiliki makna khusus di hati… #tsaah

Hall Untuk Jamuan Kenegaraan di Halaman Tengah Istana Merdeka
Hall Untuk Jamuan Kenegaraan di Halaman Tengah Kompleks Istana

Istana Negara yang dibangun pada masa pemerintahan Gubernur Jenderal Pieter Gerardus van Overstraten pada awal abad 18 ini terlihat masih sangat kokoh. Semua yang ada di sekitarnya begitu rapi dan terawat. Taman, air mancur, patung-patung, pepohonan, bahkan ketinggian rumput pun sejajar. Saya berjalan melewati halaman tengah yang asri. Ada lagi sekelompok pemusik tradisional yang sedang menghibur para tamu di Kupel. Halaman luas antara Istana Negara dan Istana Merdeka ini juga sudah bersolek cantik untuk resepsi jamuan kenegaraan pada malam hari usai upacara penurunan bendera.

******************

Tamu undangan sudah terlihat memenuhi tribun-tribun di sayap kiri dan kanan halaman Istana Merdeka. Begitupun saya. Sudah duduk manis di tribun BB, tepat di samping jalan keluar-masuk Paskibraka. Sangat strategis karena bisa melihat moment ketika satu persatu orang-orang penting di negeri ini datang ke Istana sebelum mengikuti upacara bendera. Berikut beberapa kejadiannya:

Jusuf Kalla Upacara di Istana Merdeka
Kehadiran Bp Jusuf Kalla & Ibu Mufidah
Purnomo Yusgiantoro dan Istri
entah apa yang diobrolkan Pak Purnomo Yusgiantoro ini ๐Ÿ™‚
Hatta Rajasa Upacara di Istana Merdeka
Ibu-ibu protokoler ini terlihat super hectic ketika Pak Hatta Rajasa hampir terlambat datang upacara

Suasana yang tadinya ramai mendadak senyap ketika seorang petugas meniup terompet tanda upacara segera dimulai. Disini saya mulai merinding. Tak berapa lama, terompet kedua pun dibunyikan. Gerbang utama Istana Merdeka dibuka. Pasukan peserta upacara dari berbagai matra memasuki halaman. Berbaris rapi tanpa cela. Upacara kenegaraan ini begitu agung.

Upacara dimulai…

…………………………

Ahh… Saya tak sanggup lagi bercerita….

Biarlah sedikit foto-foto ini yang berbicara.

Yang pasti, saya sangat bersyukur mendapatkan kesempatan ini. Hari itu, Minggu 17 Agustus 2014, saya begitu menikmati setiap detik selama 10 jam di Istana. Mulai dari upacara penaikan bendera, parade senja, hingga upacara penurunan di sore harinya.

Salah satu momen terbaik dalam hidup saya, inilah cerita pengalaman pertama upacara di Istana Merdeka.

 

Paskibraka Istana Merdeka
Paskibraka Bersiap Melaksanakan Tugas
Paskibraka Nasional 2014
hebat! lihat langkah kaki nya!
Upacara Bendera 17 Agustus di Istana Merdeka Jakarta
Pasukan Paskibraka Memasuki Lapangan Upacara
Jet Tempur TNI AU Melintas di atas Istana Merdeka
Jet Tempur TNI AU Melintas di atas Istana Merdeka
Marching Band TK Annisaa di Istana Merdeka
Parade Senja – Marching Band TK AnNisaa
Marching Band Bahana Cendana Kartika Duri Riau di Istana Merdeka
Parade Senja – Marching Band Bahana Cendana Kartika – Duri Riau
Paskibraka Penurunan Bendera di Istana Merdeka
Paskibraka Upacara Penurunan Bendera di Istana Merdeka
Jokowi Prabowo di Istana Negara
Jokowi & Prabowo di lorong Istana
Goodie Bag Upacara Istana Merdeka
yang penasaran, ini isi goodie bag upacara di istana merdeka
Goodie Bag Upacara Istana Merdeka
best moment! narsis dikit boleh lah ๐Ÿ˜€

Cari Promo Rate Hotel Di Jakarta?

About the author

Indonesian expatriate living in Dubai UAE. I started blogging in January 2011. Awarded as 2nd runner up Skyscanner Travel Bloscars Award Indonesia on 2014. I mostly shares my travel experiences and tips for my readers through write up, photos and videos. Interested in hotel & airlines review, adventures, beaches, cultural festival, architectures, heritage sites, and foodies.
47 Responses
  1. aaaak jadi kangen pengen ke istana lagi.. wahaha itu oleh2nya banyak bener mas,, tapi jujur aku lebih suka pas penurunan bendera banyak tari2an dari daerah dan nyanyian dari ciptaan sby tentunya :p

    1. upacara penaikan bendera memang terkesan sangat formal, protokoler dan sakral. tapi disitulah “agung” nya. kalau upacara penurunan memang lebih santai & seru lihat aneka pertunjukan kesenian saat parade senja. cuma nggak enaknya… panas & hectic nabrak sholat ashar, kecuali di jamak sih kalau musafir hehe

  2. jadi, lo diundang upacara karena lo mantan paskib, atau krn lo atlet sepak takraw internasional? ๐Ÿ˜›

    btw dekor hall jamuannya simpel tapi bagus dan berkelasss.. suka!

    trus yg di kolase itu lo berfoto sama siapa aja sik? (cuma tau William Wongso..krn pernah lo twitpic..hihihi)

    1. hahaha pertanyaan ini nggak akan terjawab. biarkan jadi misteri dibalik tembok istana… | #halah #pret

      kolese foto bareng: dian pelangi, muhammad assad, 2 jenderal dari Brazil, paspampres, william wongso, santhi serad & sofie (temen di kompas tv)

    1. kritis! ๐Ÿ™‚
      foto pembentangan bendera itu diambil beberapa detik sebelum kita semua hormat bendera. jepret! lalu taruh kamera & hormat. mengejar moment.

      rangkaian acaranya panjang, mulai dari aubade, penaikan bendera, ramah tamah dengan para veteran, parade senja, penurunan bendera lalu resepsi jamuan makan malam kenegaraan di halaman tengah istana.

      1. hehe
        mantan anggota paskib jg soalnya,tp di SMA doang, (blushh) .. samaan lah kita mas,hahaha
        owh yaya acaranya berarti memang hari itu ya hari itu ya., *opotoh
        kukira di lapangan itu ada kegiatan lain setelah penurunan, berarti bubar jalan yah lanjut maghriban ๐Ÿ˜€

  3. Masih kekeuh nanya, “Kok bisa ikutan upacara di Istana Negara, gimana caranya ?”, walopun tau ngga bakal dijawab. Dasar Fahmi Anhar congkak, ga mau bagi2 resep sukses ..

    *ttd : Anggota Traveler Congkak, yang diketuai oleh Fahmi Anhar*
    *lalu mlayu ngibrit, ndak dikeplak cowek*

  4. Dian Rustya

    Mi, itu goodie bag-nya yg ada batik2nya itu ga kepake kan?
    Daripada menuh2in lemari, mending dilempar ke sini #Eh

  5. iriiiiii sama goodie bag nyaaaa
    kak jawab kak, kok bisa sih upacara disini? tampar aku aja kak *njuk ditampar beneran*
    jadi pengen juga, padahal aku upacara di kantor aja sering bolos ๐Ÿ˜€

    1. ah ini mah goodie bag rakyat jelata. aku masih penasaran dg goodie bag item jatah para petinggi negeri.

      kok bisa upacara di istana? pakai pintu kemana saja nya doraemon :p

  6. Coba ya waktu sekolah dulu pas upacara dikasih goodie bag kayak gini. Pasti aku dulu selalu semangat kalau upacara *mantan siswa yang males banget upacara karena biasanya pembina upacaranya lama banget durasi ngomongnya*

  7. ekasans

    ko bisa upacara di istana mas? kebetulan saya juga ke sana hehe.. goodie bag item isinya tas laptop, buku, binder kulit, kain batik, taplak meja batik, dll.. ga ada makanannya

    1. hehe iya tahun kemarin upacara di istana, ikut dari penaikan sampai penurunan. betah banget seharian nongkrong disana. semoga tahun ini bisa ikutan lagi ๐Ÿ™‚

  8. hendy

    wah momentum yg luar biasa ya mas fahmi, apalagi upacara 17 agustus ke-72 ini dikemas sangat berbeda dari perayaan2 sebelumnya…

Leave a Reply