Lukisan Raden Saleh penangkapan Pangeran Diponegoro

6 Museum di Magelang, Alternatif Wisata di Kota Magelang

Magelang, merupakan kota kelahiran dan tempat saya tumbuh besar. Kota kecil yang terletak ditengah-tengah Provinsi Jawa Tengah. Tak banyak yang bisa saya ceritakan tentang kota kecil saya ini. Walau begitu tak ada salahnya kalau mampir di Magelang, luangkan waktu sejenak untuk berkeliling. Kota Magelang itu kecil, koq.

Nah, kalau sebelumnya sudah membahas tentang rekomendasi untuk wisata kuliner di Magelang, kali ini saya pengen kasih rekomendasi museum di Magelang. Tentu, buat kamu yang suka dengan wisata sejarah, 6 museum di Magelang ini bisa menjadi alternatif buatmu yang sedang mampir atau liburan ke Magelang.

Baca juga: Gunung Tidar Magelang, Legenda Dibalik Hutan Cemara

Namun perlu diingat, kondisi beberapa museum di Magelang ini memang agak ‘memprihatinkan’. Terkesan kurang terawat, sepi pengunjung or even li’l bit spooky. Bahkan yang orang Magelang sendiri pun, jarang banget main ke museum (karena saya pun dulu begitu hehe…).

So, jangan set ekspektasi berlebih ketika berkunjung ke museum-museum tua ini, ya! Just feel the ambiance & enjoy!

Kalau masalah how to get there, jangan khawatir. Kota Magelang itu kecil banget, hanya 3 kecamatan. Kamu nggak bakal nyasar disini. Jangan bingung juga dengan banyaknya jalan dengan sistem one way traffic. Kalau terlanjur salah jalur, tenang saja, semua jalan di Magelang itu berhubungan, koq!

Nah, kalau masih nyasar juga? Just ask the locals, pasti dengan senang hati akan ditunjukkantempat yang dimaksud. Orang Magelang ramah-ramah, koq. Selain itu, didalam daftar berikut sudah saya tuliskan transportasi.

Berikut daftar 6 museum di Magelang yang bisa kamu kunjungi.

  1. Museum Diponegoro

    Bumi Magelang telah menjadi saksi peristiwa sejarah peradaban manusia di tanah Jawa sejak lebih dari seribu tahun lalu. Termasuk ketika era perang Diponegoro pada tahun 1930-an.

    Seperti yang tercantum dalam literasi sejarah, kala itu Pangeran Diponegoro ditangkap oleh Belanda yang dipimpin oleh Jenderal De Kock dalam sebuah perundingan ‘jebakan’ di kediaman rumah dinas Residen Kedu pada tanggal 20 Oktober 1830.

    Untuk mengabadikan peristiwa tersebut, kini ruangan tempat penangkapan Pangeran Diponegoro dijadikan museum. Di dalamnya ada meja kursi yang di bagian pegangannya terdapat sedkit congkelan kuku bekas kemarahan Pangeran Diponegoro karena merasa ditipu.

    Benda-benda lainnya yaitu Jubah, balai-balai tempat shalat, Kitab Takrib dan 1 set cangkir. Peristiwa ini lalu diinterpretasikan dengan agung oleh pelukis maestro, Raden Saleh.

    Lokasi:
    Kompleks Karesidenan Kedu Magelang,
    Jl Diponegoro No 1 Magelang 0293-362220

    Waktu kunjung: Senin-Jumat jam 08.00 – 15.00 WIB
    Admission: free
    Transportasi: angkot jalur 7, 8

    Museum Diponegoro, Museum di Magelang
    Museum Diponegoro Magelang
    Lukisan Raden Saleh penangkapan Pangeran Diponegoro
    Lukisan Raden Saleh penangkapan Pangeran Diponegoro
  2. Museum Badan Pemeriksa Keuangan

    Museum ini menyimpan berbagai benda bersejarah berdirinya Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) pada 28 Desember 1946. Kantor pertama BPK dibuka di Kota Magelang. Lokasinya masih satu kompleks dengan Museum Diponegoro.

    Museum BPK Magelang

  3. Museum Taruna Abdul Jalil

    Magelang ini kota tentara. Dimana-mana basecamp tentara. DI utara ada ARMED 3/105 Nagapakca, di Timur ada markas Rindam IV Diponegoro, di Barat ada SECABA, dan di selatan ada kompleks AKMIL, Panca Arga & SMA Taruna Nusantara.

    Museum Taruna Abdul Jalil memang tidak dibuka untuk umum. Untuk berkunjung diperlukan reservasi dengan mengirimkan surat resmi kepada Gubernur Akmil. Museum ini menyimpan segala macam pernak pernik taruna & sejarah berdirinya AKMIL.

    Museum Taruna Akmil Magelang
    Museum Taruna AKMIL Magelang

    Lokasi:
    Kompleks Akademi Militer,
    Jl Gatot Subroto Magelang 0293-363002-09

    Waktu kunjung: Senin-Minggu jam jam 07.00 – 14.45 dan dibuka lagi pukul 19.00 – 21.00
    Admission: free
    Transportasi: angkot jalur 2

  4. Museum Jenderal Sudirman

    Beliau kita kenal sebagai Panglima Besar Tentara Republik Indonesia kala perang mempertahankan kemerdekaan. Ketika perang gerilya, beliau jatuh sakit dan akhirnya meninggal di sebuah rumah peristirahatan tentara kala itu di Magelang.

    Rumah itu kini dijadikan sebagai museum. Di dalamnya terdapat tempat tidur ketika Jenderal Sudirman wafat. Ada juga meja yang digunakan untuk memandikan jenazah beliau. Sebuah replika tandu dan beberapa lukisan. Jenderal Sudirman dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kusumanegara Yogyakarta.

    Museum Jendral Sudirman Magelang
    Museum Jendral Sudirman Magelang

    Lokasi:
    Taman Badakan, Jl Ade Irma Suryani No C 7,
    Magelang

    Waktu kunjung: Setiap hari jam 08.00 – 15.00 WIB
    Admission: free
    Transportasi: angkot jalur 1, 3,5, 6, 10

  5. Museum Bumiputera

    Di kota kecil ini lahirlah sejarah asuransi di Indonesia. Pendirian Asuransi Jiwa Bersama Bumiputera 1912 diprakarsai oleh R. Widjosoewodjo, MKH Soebroto & M Adimidjojo yang patungnya terdapat di halaman depan museum.

    Dulunya, kompleks museum ini merupakan kantor pusat AJB Bumiputera. Di dalamnya tersimpan mesin ketik, mesin hitung, mesin kalkulator, mesin pencetak kuitansi, uang kuno, dll. Kalau mau berkunjung kesini ada baiknya melakukan koordinasi dulu by phone dengan pihak museum.

    Museum Bumiputera Magelang
    Museum Bumiputera Magelang

    Lokasi:
    Jl Ahmad Yani No 21 Poncol,
    Magelang
    Telp 0293-362610

    Waktu kunjung: Senin-Sabtu jam 08.00 – 15.00 WIB
    Admission: free
    Transportasi: angkot jalur 1, 3, 4, 5, 6, 9, 10

  6. Museum Oei Hong Djien

    Terdapat 2 Museum Oei Hong Djien, OHD 1 menyimpan karya seni sebelum & saat kemerdekaan, sedangkan OHD 2 menyimpan karya seni kontemporer. Total ada lebih dari 1500 karya seni baik dari seni lukis, patung, pahat, keramik, dan lainnya.

    Museum Oei Hong Djien Magelang
    Museum Oei Hong Djien Magelang

    Lokasi:
    OHD 1 Jl. Diponegoro No 74, Magelang
    OHD 2 Jl. Jenggala No 14, Magelang
    Telepon: 0293-363420

    Waktu kunjung: Senin-Minggu jam 10.00 – 17.00 WIB kecuali Rabu tutup
    Admission: Rp. 100.000,-
    Transportasi: angkot jalur 1, 4

***

Nah, lebih seru kalau main ke museum-museum ini pake sepeda onthel sambil mampir wisata kuliner di Magelang. Seperti jajan Kupat Tahu Pojok/Pak Pangat, Es Semanggi di basement Matahari, Mie ayam Lek Wie dekat Lapas, Es Krim Mahkota yang rasanya jadul, dan aneka jajanan tradisional di Pasar Ngasem.

Baca juga: Wedang Kacang Kebon Magelang

Ayo ke museum!

Written by
Fahmi Anhar