Fernloft Hostel Kuala Lumpur Review

Fernloft Hostel Kuala Lumpur Review

Setelah browsing survey singkat di Hostel Boookers, Hostel World dan Agoda untuk akomodasi selama perjalanan saya ke Kuala Lumpur, singkat cerita akhirnya memutuskan untuk memilih menginap di Fernloft Hostel Kuala Lumpur. Mengapa Fernloft? Karena saya jatuh hati dengan tampilan website nya yang informatif, lokasinya yang strategis dan beberapa award yang pernah mereka terima. Jadi, saya booking bed mixed dormitory. Selain karena harganya lebih murah daripada private room, tinggal di dorm bisa sekalian nambah kenalan dengan backpackers lain, pikir saya.

Fernloft Hostel KL Dormitory
mirip panti asuhan? beginilah dormitory room hehe

Read moreFernloft Hostel Kuala Lumpur Review

Hostel Review: Beary Nice Hostel Singapore

Hostel Review: Beary Nice Hostel Singapore

Hostel Review: Beary Nice Hostel Singapore

Reception
Reception

Jalanan di kawasan Chinatown sudah sangat sepi. Tak ada lagi keramaian pedagang souvenir bak pasar malam, tak terdengar lagi riuh rendah tawar menawar, tak terlihat lagi lampion warna-warni yang menyala semarak, toko-toko sudah tutup semua. Aroma kurang sedap muncul dari gang sempit dekat sebuah restoran chinese. Rupanya ada tumpukan sisa makanan di tong sampah, sementara beberapa ekor anjing masih berkeliaran kelaparan.

Read moreHostel Review: Beary Nice Hostel Singapore

Review Eighty8 Backpackers Hostel Phnom Penh

Review Eighty8 Backpackers Hostel Phnom Penh

Perjalanan malam nan panjang dari Siem Reap ke Phnom Penh akhirnya berakhir. Bus Virak Buntham yang saya tumpangi akhirnya sampai di kawasan Riverfront Phnom Penh, ibukota Kamboja. Antrian penumpang turun ke dek bawah sedikit melambat. Maklum, semua berusaha mengecek barang bawaannya masing-masing di dek bawah. Saya memilih turun terakhir agar tidak berdesakan.

Begitu turun dari bus, para penumpang disambut belasan supir tuk-tuk yang menawarkan jasa pengantaran. Ada yang ngoceh dalam bahasa Khmer, ada juga yang cukup fasih berbahasa inggris. Semua berlomba mencari rejeki pagi itu. Sambil sibuk menolak tawaran dengan senyuman, saya melayangkan pandangan ke sekitar. Mata saya tertuju pada sebuah tuk-tuk hitam berhiaskan tulisan “Eighty8 Hostel Backpackers”. Ya, itulah tuk-tuk yang saya cari. Pihak hostel memberikan fasilitas free pick up service untuk para tamunya. Lumayan 🙂

pool - Eighty8 Hostel Backpackers
pool – Eighty8 Hostel Backpackers

Read moreReview Eighty8 Backpackers Hostel Phnom Penh