Masjid Omar Ali Saifuddin Brunei
Masjid Omar Ali Saifuddin Brunei

#NorthBorneoTrip Part 1

 
Masjid Omar Ali Saifuddin Brunei

Masjid Omar Ali Saifuddin Brunei

 

Sebenarnya, keinginan mengunjungi negara Brunei Darussalam yang terletak di utara Borneo sudah muncul sejak jaman saya masih di bangku sekolah dasar. Ceritanya saya penasaran tingkat kecamatan gara-gara dalam pelajaran IPS disebutkan bahwa negerinya Sultan Hasanal Bolkiah ini katanya adalah salah satu negara yang paling kaya raya makmur sentosa sejahtera membahana.

 

Sampai akhirnya, setelah sekian puluh tahun waktu berselang, keinginan itu terwujud. Minggu, 18 Mei 2014 jam 9 pagi saya dan istri menginjakkan kaki di tanah sang Sultan untuk pertama kalinya. Terharu…

 

 

Kampong Ayer Bandar Seri Begawan Brunei

Kampong Ayer

Perjalanan ke Brunei Darussalam ini adalah rangkaian #NorthBorneoTrip. Start dari Yogya, transit semalam di Kuala Lumpur, lanjut menuju Bandar Seri Begawan, kemudian landtrip menelusuri jalanan diantara hutan Kalimantan bagian utara menuju Limbang, Lawas dan berakhir di Kota Kinabalu. Dari KK saya lanjut terbang ke Johor Bahru, lintas batas via Woodlands ke Singapura untuk kembali ke Yogyakarta. Hufftt… what a journey!

Tapi bagi saya, salah satu highlight #NorthBorneoTrip ini adalah untuk membuktikan berbagai informasi yang pernah saya dapatkan tentang negara kecil penghasil minyak ini. Maklum sudah memendam rasa penasaran itu sejak puluhan tahun.

 

***************

 

Beruntungnya kami. Ketika sedang celingak-celinguk menunggu purple bus di luar arrival hall Brunei International Airport, tanpa sengaja kami bertemu dengan Mas Marzuki, yang ternyata wong jowo, orang Magelang juga. Beliau sudah mukim disini belasan tahun. Begitu tahu kami juga orang Magelang, maka tanpa basa-basi Mas Marzuki malah menawarkan diri mengantar kami menuju Pusat Bandar. Pusat kotanya Bandar Seri Begawan. Kejadian ajaib ini semakin meyakinkan saya bahwa “Tuhan itu selalu ada bersama para pejalan”.

 

Nah, singkat cerita, Mas Marzuki tidak hanya mengantarkan kami sampai di Pusat Bandar saja, namun malah menawarkan diri menemani keliling Brunei dengan Vios-nya. Subhanallah. Rejeki apa lagi ini?

 

Kami lalu berkunjung ke Museum Teknologi Melayu, Museum Brunei, Museum Royal Regalia, Makam Sultan Bolkiah ke-5, Museum Kampong Ayer, Pasar Kianggeh, Istana Nurul Iman, Istana Nurul Izzah, Masjid Omar Ali Saefuddin, Masjid Jame Asr Hasanil Bolkiah, Masjid As-Solihin, The Empire Hotel & Country Club, Jerudong Park dan masih banyak lagi. Kapan-kapan diulas satu-satu deh, panjang ceritanya soalnya hehe.

Royal Regalia Museum Brunei

Main Hall Royal Regalia Museum

Jadi setelah jalan-jalan keliling Brunei, berikut fakta-fakta menarik seputar negara Brunei Darussalam yang saya dapatkan berdasarkan informasi dari masyarakat lokal :

 
  • Sepi. Iya, sepi. Itu kesan pertama yang saya dapatkan sesaat setelah landing di Brunei International Airport. Kompleks bandara tak terlalu besar. Mirip-mirip Adisumarmo Solo lah.

  • Semua jalan raya mulus, rapi dan tertib. Bahkan untuk highway/jalan raya antar negara sekalipun.

  • Pengendara mobil di Brunei sangat menghormati penyeberang jalan. Selama kita menyeberang di zebra cross, mau sekencang apapun mobilnya pasti akan berhenti untuk memberi kesempatan penyeberang jalan dahulu. Hebat! Tapi kalau kita menyeberang jalan tidak di zebra cross, ya no excuse! Tabrak mah tabrak aja haha.

  • Negara ini menganut sistem pemerintahan monarki absolut. Sultan rules!

  • Negara memberikan fasilitas kesehatan gratis. Bahkan apabila memang tidak bisa ditangani di rumah sakit Brunei dan harus dibawa ke luar negeri, ke Singapore, Inggris, Jerman misalnya, tetap semua dibiayai oleh negara. Kece yak! Tapi lebih pilih sehat lah…

  • Biaya pendidikan seluruh rakyat Brunei mulai dari TK sampai Universitas ditanggung oleh negara. Gratis!

  • Penduduk sipil yang berusia diatas 60 tahun mendapatkan tunjangan hari tua setiap bulannya.

  • Nggak ada itu namanya jalan tol berbayar. Semua akses jalan gratis. Lewat mah tinggal lewat aja. Padahal aspal jalanannya mulus dan lebar.

  • Brunei itu negara dzikir. Dimana-mana banyak papan lafadz dzikir untuk mengingatkan warganya agar tetap mengingat Allah SWT selama berkendara. Mungkin ini salah satu alasan mengapa disini sangat jarang terjadi kecelakaan kali ya.

  • Parkir mobil di hampir semua public space gratis. Nggak ada apa itu namanya… tukang parkir pake rompi kuning/biru terang bawa peluit. Nggak ada yang namanya pak ogah minta gopek di perempatan jalan. Semuanya rapi, tertib. Eh tapi ada juga sih beberapa gedung yang menerapkan parkir berbayar, karena dikelola oleh swasta, bukan pemerintah Brunei.

  • Ada yang unik mengenai parkir mobil disini. Di beberapa tempat, parkiran mobil disediakan kipas angin untuk mobilnya. Seriusan ini mobilnya dikipasin biar gak kepanasan? Yassalam !

Parkir Mobil Brunei

mobil parkir aja disediakan kipas angin. ckckck

  • Di Brunei Darussalam, mobil adalah kebutuhan. Bukan lagi barang mewah. Hampir semua orang disini punya mobil. Bisa jadi satu orang satu mobil. Bahkan saya melihat di halaman rumah lazim terparkir beberapa mobil. Nah, cara membedakan orang Brunei kaya/biasa-biasa saja adalah dengan melihat jenis mobilnya. Kalau cuma pakai mobil-mobil Jepang, Korea, itu orang biasa. Kalau ada yang naik mobil-mobil Eropa barulah itu biasanya orang kaya.

  • Orang Brunei jarang memiliki & menggunakan sepeda motor. Selama saya disini, bisa dihitung lah jumlah sepeda motor yang saya lihat. Tak sampai 10 motor. Malah kadang sekalinya lewat, jenis motornya Harley Davidson gitu. Kampret! Tapi ada juga sih yang bawa motor bebek gitu. Biasanya kalau nggak muka-muka Bangladesh, yaa… orang Indonesia yang bekerja disini hihihi.

  • Banyak orang bilang: “Mau ngapain ke Brunei? Nggak ada apa-apa di sana”. Memang sih, disini sepi, tidak banyak destinasi wisata. Hanya ada beberapa museum milik pemerintah. Dan beberapa situs makam kuno. Tapi bagi saya, setiap daerah tetap memiliki daya tarik tersendiri kok. Brunei pas untuk orang yang ingin mengetahui budaya Melayu, Dayak dan Kesultanan.

  • Akhir pekan adalah waktu bagi warga untuk keluar rumah menghabiskan waktu dengan liburan di pantai. Ada pantai tungku, muara, jerudong dan beberapa pantai lain. Bahkan saya melihat sendiri panjangnya antrian mobil-mobil di pinggir jalan raya trans-nasional yang akan belok ke arah pantai.

  • Fasilitas perumahan rakyat dengan kredit lunak dari Sultan.

Istana Nurul Iman Brunei Darussalam

Istana Nurul Iman Brunei Darussalam

  • Ada banyak istana di Brunei. Istana Nurul Iman adalah istana utama tempat tinggal Sultan dan keluarga intinya. Ada juga istana-istana lain untuk istri dan putra-putri pangeran Sultan. Diantaranya Istana Nurul Izzah, Istana Azzahra, Istana Darul Hana (Istana Lama), Istana Edinburgh yang biasa digunakan untuk para tamu negara, dll.

  • Sultan menjabat raja, kepala negara, perdana menteri, menteri keuangan sekaligus menteri pertahanan.

  • Jabatan menteri di Brunei Darussalam adalah seumur hidup.
  • Pada hari Jumat, ketika tidak sedang melakukan kunjungan ke luar negeri, Sultan kadang melakukan shalat jumat di masjid kampung-kampung untuk membaur dengan rakyat.

  • Sultan mengadakan open house setiap hari raya Idul Fitri hari ke 2 di Istana Nurul Iman. Terbuka untuk siapa saja. Kapan-kapan pengen ikutan ah!

  • Setiap Maulud Nabi, ada acara Perarakan Agung namanya. Digelar di lapangan Sir Muda Omar Ali Syaifudin, alun-alunnya pusat bandar. Sultan pun akan berjalan kaki keliling kota bersama masyarakat.

  • So far, hanya ada 2 pusat perbelanjaan besar di Brunei, yaitu The Mall Gadong dan Mall Yayasan Sultan. Jauh lah kalau dibandingkan dengan Grand Indonesia, PIM, Pacific Place, dll. Lebih menarik mall-mall di Jakarta.

Pasar Kianggeh Bandar Seri Begawan Brunei

Pasar Kianggeh Bandar Seri Begawan Brunei

  • Makanan dan jajanan khas Brunei akan banyak ditemui di Pasar Kianggeh. Mau makan kenyang murah meriah hanya dengan 1 $ Brunei? Makanlah Nasi Katok. Yaa cuma nasi ayam goreng dengan sambal yang cenderung manis gitu doang sih. Tapi enak kok.

  • Secara kan ya, ini negara penghasil minyak, jadi wajar lah kalau harga BBM disini murah. Untuk yang kualitas bagus 1 liternya sekitar 50cent atau Rp. 4.000,-

  • Rokok adalah barang mahal di Brunei. Jangan merokok sembarangan!

  • Transportasi publik di Brunei menggunakan bus. Namun bentuknya tidak mirip dengan yang di Indonesia. Lazim disebut purple bus disana. Karena warnanya ungu. Berikut penampakannya

Purple Bus Brunei Darussalam

Purple Bus Brunei Darussalam

  • Brunei adalah negara yang multi etnis. Ada melayu, dayak, tionghoa, tamil dan beberapa etnis lain. Semua rukun dan saling menghargai.

  • Mata uang resmi Brunei Darussalam adalah $ Brunei atau biasa disebut dengan kode BND. Tapi masyarakat disini tidak menyebut dengan Dollar, melainkan Ringgit. Jadi ketika transaksi meskipun disebutnya Ringgit, tapi bukan kurs Ringgit Malaysia ya, karena nilai kurs nya beda jauh hehe.

  • Jangan kaget kalau ketemu banyak orang Jawa disini hahaha. Saya cukup kaget ketika ke pusat bandar mau tukar uang di money changer ketemu orang Madiun. Ketika mau cari makan, banyak warung masakan Jawa. Pas mau sholat di masjid Omar Ali Syaifudin ketemu orang-orang dengan logat “ngapak” Banyumasan. #yasalam

  • Kalau bingung bagaimana memanggil warga lokal, untuk orang tua panggil saja “Haji atau Hajjah”. Untuk yang lebih tua, panggil saja dengan “Kakak”.

  • Jangan bicara pakai kata “cocok” dan “butuh”. Tabu disini. Konon artinya agak jorok. Pakailah kata lain seperti “pas” dan “ingin”.

  • Jangan asal nunjuk-nunjuk sana-sini pakai jari telunjuk karena dianggap kurang sopan. Kalau ingin menunjuk sesuatu gunakanlah jempol. 

  • Hari besar lainnya bagi ultah sultan 15 Juli, banyak acara seru yang digelar. Jadi ini adalah saat yang tepat untuk berkunjung ke Brunei.

    Cari Hotel Murah Di Brunei Darussalam? Klik Disini

Bersambung ke #NorthBorneoTrip Part 2

 

Nah, itu beberapa fakta menarik tentang Brunei Darussalam. Ada yang mau menambahkan? Atau sharing pengalaman ketika berkunjung kesana? Feel free lho ya 😀

Fahmi Anhar
Indonesian expatriate living in Dubai UAE. I started blogging in January 2011. Awarded as 2nd runner up Skyscanner Travel Bloscars Award Indonesia on 2014. I mostly shares my travel experiences and tips for my readers through write up, photos and videos. Interested in hotel & airlines review, adventures, beaches, cultural festival, architectures, heritage sites, and foodies.

Giveaway Voucher Tune Hotel Kuta Dan Legian Bali

Previous article

Museum Teknologi Melayu Brunei Darussalam

Next article

You may also like

164 Comments

  1. kak fahmi hiu… sepertinya brunei sangat menarik >,< aku jadi sangat berminat dateng kesana! Yang paling minat datang ke open housenya sultan ketika idul fitri itu 😀 *skedulin lebaran di brunei deh*

    1. kak fahmi kucing… brunei seru kok, walau memang agak sepi dan kulturnya juga mirip dengan indonesia, tapi so far menyenangkan. kalau cuma mau explore kilat, sehari juga udah khatam 🙂

      aku juga pengen banget ikutan open house pas lebaran kedua di istana nurul iman. ketemu sultan, makan-makan dan dapat souvenir dari kerajaan. tapi ya itu, harus mengorbankan moment lebaran bersama keluarga di tanah air to?

      1. salam *ENVY* buat istrimu kak, sudah cukup begitu sajah ;))))))))

        1. hahahaha bisa aja si putri ini… makanya buruan aja kalian ke KUA biar ke Turkey berdua nya segera terlaksana 😀

  2. Duitnya Brunei bisa dipakai di Singapore!

    1. eh ada tamu agung rupanya. thanks kak udah mampir & menambahkan info. yup, krn kurs $ sgd dan $ bwn sama, jadi duit sinjiapoh bisa buat transaksi di brunei

  3. aaaakk Brunei.
    Semacam negara antah berantah yang emang gak begitu terdengar di dunia (selain karena kekayaan dan minyaknya tentunya), negara yang aman, damai, sentosa. 😀
    ditunggu mas, tulisan obyek wisatanya.
    pengen tau seperti apa sih obyek wisata yg ada di Brunei.
    dulu pernah denger katanya jadi guru di sana gajinya gede banget.
    di sana bangunan-bangunannya pasti bagus-bagus ya? kehidupan sosialnya gimana?

    1. pas otw brunei, masih males2an, mau ngapain disana
      pas udah di brunei, mulai kerasan, nyaman
      pas mau balik dari brunei, berasa berat banget
      pas udah balik rumah, pengen jadi orang brunei aja hahaha
      #yasalam !!

      BTW ditunggu aja cerita selanjutnya tentang brunei, insyaallah diulas satu per satu (kalau sempat hehe)

  4. Guru SD ku bilang, Brunei itu negara minyak, dulu juga kebayang kalo tinggal di sana bakal nemu minyak, minyak dan bahkan bayangin minyak pun bisa diminum #emangFirdausOil hahaha
    Poin-poinnya komplit banget…. tapi kenapa nggak ada poin ttg orang asli sana, Mi?

    Request foto penduduk lokal donk ( bukan perantau ) yang kenapa bisa salah satu kerabat rajanya pilih Nia Daniaty jadi bininya, trus bahkan Jupe pun niat dipersunting salah satu bangsawannya #penting 😀

    1. ih comment situ kok malah nggosip lim? hahaha pake bawa2 nia daniaty & jupe segala. yang jelas, banyak cerita mengenai kehidupan istana yg aku dapatkan selama jalan di brunei, tapi itu bukan untuk konsumsi publik to? secara juga aku bukan siapa2 haha. ntar jatuhnya malah ghibah, jadi sengaja gak aku tulis disini.

      penduduk lokal wajahnya ya sama kaya kita, rumpun melayu & dayak. insyaallah aku akan posting per destinasi kok 🙂

  5. Ah, Brunei, one of my top wishlists. Brunei itu nggak cocok buat turis atau wisatawan yang mendamba objek wisata berlimpah. Brunei itu tempatnya traveler dan penjelajah yang haus akan tempat-tempat baru yang belum dikenal. Alasan utama gue pengen ke Brunei adalah karena tertarik akan ketenangan dan kedamaiannya. Perfect getaway to escape from daily routine 🙂

    1. kalau nugie cari tempat yang tenang, damai, smooth ya tepat datang ke brunei. sedikit saran, sempetin stay barang semalam di Temburong, another part of brunei. kota kecil di tengah belantara Kalimantan. kalau pagi, kabut tipis masih menyelimuti sungai & pucuk2 pinus gitu. hmmm relaxing

  6. Momenmu menginjak Brunei pas ulang tahunku *halah. Pokonya kenalin mas marzuki…biar nanti kalau ada rezeki bisa main ke Brunei dengan lancar dan bahagia :))

    1. aamiin, semoga segera kesampaian ke brunei kak 😀

    2. Jummm pergi brunei boleh laaa saya tolong nanti +6738636817

      1. wah thanks a bunch bro! 🙂

      2. alhamdulillah! thanks in advance 🙂

  7. dreams do come true ya Mi, glad to read your journey!

    1. yup! satu list dicoret hehe. brunei cukup menyenangkan kok 🙂

  8. Hmm, Brunei Darussalam ..

    Dari dulu penasaran dengan negara tetangga ini, tiap pengin kesana, ngga ada temen yang mau diajak, katanya ngapain, ngga ada apa-apa juga. Hahaha. Mau berangkat sendiri ngga berani, cemen deeehhh ..
    Giliran Mimi berangkat, berdua sama istri, kan ya ngga mungkin ngerusuhin. Ya sudah, sementara baca postingan ini dulu, buat bekal kalo nanti beneran bakal berangkat kesana .. 😀

    Nice post, Mimi ..

    1. modalnya nekad kak hehe. semoga segera nyusul menginjakkan kaki di negerinya sultan ini ya. btw, pengen kesini nya sama wakaji dullah apa sama kak meimei?

  9. Ah brunei … andaikan saja pendidikan semua gratis, kesehatan gratis sampai keluar negeri berlaku di indonesia ihik ihik ihik. Negara ini kejam, aku mau pindah kesana aja 🙂

    1. mari kita pindah ke brunei !! 🙂

  10. Ternyata ketje yaaaaa
    *krn bukan thomas djorgie yg tinggal nunggu order nyanyi di brunei, maka nabung ah buat ke sana pas ultahnya sultan*

    ;p

    1. hahaha kang sapar bawa-bawa nama Thomas Djorgie. agak sensitif nama itu kalau disebut di brunei :p

  11. Jabatan mentri seumur idduupp???? gileeee…… keasikan mentri2 korup di Indonesia tuh 😀

    Btw, Jd intinya di Brunei aku ga bakal bisa nemuin tempat di mana aku mw ngelakuin something extreme ya mas?? Kayak bungy jumping gitu….soalnya tiap ke negara2 baru, aku cm mw nyobain rollercoaster ato bungy jumping yg ada di situ 😀

    Tp sprtinya demi bisa mngkhatamkan negara2 ASTENG, ttp ini negara imut2 harus divisit 🙂

    1. something extreme di Brunei? i don’t think so bakal nemuin disini mbak fan hahaha… kalau mau naik roller coaster ada di Jerudong Park, tapi ya gitu doang, nggak serem-serem amat. namanya juga wisata keluarga 🙂

  12. Fahmi, jadi Sultan sibuk juga ya? Jabatannya banyak bener.
    Thanks untuk sharing fakta-faktanya. Banyak yg unik dan baru tau. 🙂

    1. haha iya, sultan super sibuk. mau bantuin? 🙂

      #kode

  13. Buset deh jabatan sultannya banyak bener, Bang. Setelah baca tulisan ini malah jadi penasaran pengen liat langsung pusat bandarnya. 😀

    1. hahaha yoi, secara itu kan jabatan-jabatan strategis yang mungkin perlu dihandle langsung oleh beliau 🙂

  14. Kalo baca ttg kehidupan di Brunei, aku kok kadang mikir pengen cari kerja dan tinggal di sana ya :S kayake tentrem bgt :S

    1. sama Win, aku juga mau kok hidup di Brunei. sepertinya tenang & damai 🙂

  15. Salah satu yang paling berkesan buat saya ya mengenai perilaku pengendara mobil di sana. Saya, yang terbiasa nyebrang jalan ala Indonesia, keliatan ragu-ragu pas liat ada mobil ngebut dari jauh. Eh tiba2 dia berhenti aja gitu sebelum zebra cross. Amazed! Terus ada satu pertigaan, ada rambu dengan tulisan Yield atau Give Way, agak lupa saya. Beneran lho, pengemudi mobil saling gantian give way. Kalo di sini kan siapa cepat dia dapat. Satu lagi yang bikin saya kagum adalah betapa semua orang di sana bisa berbahasa Inggris dengan baik, termasuk ibu-ibu petugas parkir/lalu lintas. Tapi kalo ditanya mau hidup di sana atau enggak… sepertinya jawabannya enggak. 🙂

    1. sepakat! kagum dengan kepatuhan warganya dalam berlalu lintas. semuanya tertib, di setiap persimpangan jalan ada rambu-rambu “beri laluan”. kenapa nggak mau hidup di brunei? terlalu “flat” ya ritme-nya? hahaha

      1. Terlalu sepi.. hahaha. Dasar manusia, hidup di Jakarta complain karena terlalu sumpek, tapi hidup di tempat sepi juga ga mau. #bergumamsendiri

  16. Selalu ingin ke Brunei sejak SD juga Mas.
    Ingin mengunjungi negara Islam nan kaya namun masih kental budaya Timurnya
    Apalagi pas baca postingan ini, Brunei SEPI! aaaargggghhh inginnya ke kota yang sepi.
    Apakah ada spot yg wajib bgt dikunjungi ketika di sana?
    Ada semacam Dufan gitu gak disana? :p

    1. setahu saya, satu-satunya theme park di Brunei adalah Jerudong Park, agak jauh kalau dari pusat bandar. bisa dijangkau dengan mobil pribadi ataupun bus umum. tapi jangan bandingkan dengan Dufan ya, wahan-wahana nya nggak selengkap Dufan. Semoga bisa segera kesampaian traveling ke Brunei 🙂

      1. Tapi katanya kalau di Brunei nunggu bus umum itu bisa sampai 1 jam ya?
        Sangking pada tajirnya udah punya mobil semua jadi bus umum sedikit *ceritanya menganalisa.
        Bener gak tuh mas?

        1. Betul, bus umum di brunei memang tidak banyak dan rentang waktu menunggu bisa sangat lama. Kebanyakan warga brunei lebih memilih mobil pribadi. Yang pakai bus umum itu kebanyakan para tenaga kerja asing misal dari indonesia, filipina, bangladesh, dll 🙂

  17. waaah ternyata brunei yang tak acap kali diberitakan memiliki pesona tersendiri, sy kebenaran ditawari beasiswa s2 di sana, sempat ragu karna jarang yang punya ambisi kesana. menurut kang fahmi pendidikan di brunei seperti apa, khususnya perguruan tingginya? jzk

    1. Kebetulan saya sempat keliling kampus Universiti Brunei Darussalam & Institut Teknologi Brunei. Suasana kampusnya mirip-mirip lah dengan UGM, UNS, UNDIP walau terkesan agak lebih sepi. Disediakan juga asrama bagi mahasiswa-mahasiwa asing. Nggak ada salahnya kalau mau coba diambil S2 di Brunei, seru juga kok. Sukses ya 🙂

  18. Asslmkm., mau tanya” nih sama kakak” dsini yg udah pengalaman kerja dbrunei.!
    Insya allah akhir tahun ini saya akan berangkat ke brunei untuk bekerja dsana., tp saya masih bingung dengan living cost disana, seperti housing, transportasi, makan dll.! Apa ada yg bisa share pengalamanya.??

    1. waalaikumsalam, replied via email ya mas.
      maaf nggak bisa kasih banyak info karena saya kesana kemarin untuk jalan2, bukan bekerja, jadi belum bisa jawab pertanyaan2 tentang bekerja di brunei. semoga sukses!

  19. lia pngn kuliah dsna

    1. aamiin, semoga kesampaian kuliah di Universiti Brunei Darussalam, pengen jurusan apa Lia?

  20. ya iyalaah ms fahmi syiuk kl cuma jln2 saja d brunei terasa nyaman, lain cerita kl d sni krj mgkin heheee

    tp yg jelas ada point pnting yg tdk trdpt d indon

    1. hahaha iya mas, seru karena ke brunei cuma buat jalan-jalan saja, bukan untuk bekerja. tapi bisa jadi bekerja di brunei juga menyenangkan asal di sektor formal dan sesuai passion.

  21. Selamat ya Mas Fahmi, impian masa kecil akhirnya tercapai juga. Saya kebetulan salah satu orang yang kebetulan beruntung sempat tinggal di sana di jaman muda (jiahhhh…..) saya dulu, ikut orang tua yang bertugas membuka KBRI pada saat pertama berdiri di sana. Tinggal di sana selama kurang lebih 3 tahun memang jauh berbeda dari kondisi di Indonesia. Terutama dari segi pendidikan, mulai dari bahasa pengantar yang Inggris semua kecuali untuk mata pelajaran Ugama dan Bahasa Melayu, semua serba gratis (kecuali buat kami yang bukan warga negara sana ya), bahkan kalau tinggal di asrama sekolah malah dikasih uang saku. Perbedaan lainnya ya sepiiiii banget, apalagi dibandingkan dengan Jakarta ya. Jaman saya tinggal di sana, orang Indonesia-nya masih sedikit, di sekolah aja saya satu-satunya anak Indonesia di SMP itu, jadinya kita lumayan dikenal deh, hehehe, soalnya di mana-mana ya orangnya cuma kita-kita aja, semua dirangkap: penari tradisional, paskibra, pramuka, semuanya deh…..

    Januari lalu saya sempat napak tilas ke sana, dan to my surprise lumayan pesat juga perkembangannya. Kalau dilepas sendiri untuk nyetir misalnya, pasti saya udah nyasar deh. Dulu roundabout cuma ada di depan bandara, sekarang roundabouts are everywhere, dan semua jalanan udah jadi highway….hebat!

    Sekolah lama saya di STPRI masih ada, begitu juga rumah tempat kami tinggal (tapi sudah direnovasi sedikit bentuknya). Daerah perkantoran pemerintahannya sekilas mirip di Malaysia, sangat rapi dan teratur. Enaknya di sana, ngga ada yang merokok di tempat umum, plus kalau jadi pejalan kaki, mau nyebrang enak banget, tinggal nunggu di zebra cross, mobil yang dari jauh pun otomatis melambat memberi kesempatan buat kita nyebrang dengan aman. Salah satu hal lain yang bikin pengen tinggal di sana selain pendidikan dan kesehatan gratis, kerja di sana ngga kena pajak pendapatan, jadi gaji yang kita terima udah nett/bersih. Selain itu, punya mobil gampang banget di sana, makanya transportasi umum kurang laku di sana, taxi aja Cuma ada sekitar 30an buat satu Negara. Kalau mau beli mobil, ngga perlu pakai DP, malah dikasih bonus cash yang terserah kita mau pakai sebagai pembayaran cicilan pertama atau kita pakai buat hal lain, enak banget kannnnnn…..

    1. WOW! senang sekali mendapatkan kunjungan & cerita dari mbak Ann. Saya bisa membayangkan bagaimana serunya jadi anak diplomat. Pasti sangat mengesankan bisa ikut menjadi saksi pembukaan KBRI Brunei Darussalam pertama kali dulu. Menjadi utusan delegasi kebudayaan, kepanduan, organisasi, dll tentunya menambah pengalaman hidup. Kapan-kapan kalau napak tilas lagi, boleh lah ajak-ajak hehehe

      Terima kasih sudah berkenan cerita banyak disini, saya sangat senang dapat teman baru 😀

    2. WOWwwwww.. ini keren banget pengen kesana lagi .. dulu saya kesana hanya numpang lewat hiks hiks hiks.. pengen juga bisa tinggal disana tp tetap WNI ya wkwkwk Indonesia tetap di hati 🙂

      1. jelas dong mas, indonesia tetap dihati hehe. saya juga pengen main kesana lagi, kangen dengan suasana sepinya…

        1. Ada travel agen untuk liburan kesana gak ya?

          1. mungkin ada mas, tapi saya kurang tahu. menurut saya, liburan di brunei bisa dilakukan mandiri kok, nggak pakai travel agen pun bisa karena relatif mudah

    3. Ann skrg dimana??di brunei darussalam…
      Selamat datang
      Smpai bila stay kat brunei???

      1. Thank you Mamat sudah bawa keliling kota, terutama ke my old house ya. Mohon maaf sudah merepotkan yaaaaaaa. Fahmi, Mamat baik lho, ayo ke sini lagi yukkkkkk

        1. glad to hear that mbak, senangnya bisa nostalgia ke rumah lama di Brunei. semoga ada kesempatan main ke Brunei lagi dan ketemu Mamat

      2. thank you mamat, for having mbak ann & diba di bandar seri begawan. they are so happy! 😀

  22. Mas Fahmi,
    Aku lagi di Bandar nih…..berhubung mas Marzuki udah ngga ada kabar, siapa dong yg mau ajak kita keliling???

    1. Salam ann
      Mamat boleh bwa keliling brunei tp bila ann nak jalan2
      Boleh whatapps terus +6738636817

      1. terima kasih mamat! 🙂

      2. salam kenal mas Mamat saya ada rencana mau ke Brunei tgl 31 Oktober ini tp masih bingung transportasi disana bagaimana ..mungkin bisa membantu …

        salam kenal juga untuk Mas Fahmi terimakasih mas ulasan tentang bruneinya jd ada bayangan besok mau kemana saja

        1. Salam 31 oktober.. wat time datang brunei mungkin dpt terus whatapps saya..in shaa Allah saya akan bantu

          1. subhanallah, mamat masih response reader blogpost ini meski sudah sejak november 2014 comment. hebat! thanks mamat, semoga next time saya ke Brunei lagi bisa silaturahmi

          2. Saya sampai di bandara pukul 4 sore langsung menuju hotel, rencana saya dengan teman menginap di Ginasuite Kompleks27 Hotel, boleh tau jika hendak ke hotel naik apa ya dari bandara? terimakasih Kak Mamat ^_^

          3. Boleh whatapps mamat sebab nak pastikan …mamat boleh bawa ronda2 sekitar brunei

  23. Makasih Mamat yg udah baik banget ngajakin kita keliling, maaf ya sudah merepotkan. Fahmi, kapan ke sini lagi, Mamat baik banget lhooooo….

  24. Kak Fahmi, aku mahasiswa komunikasi, aku ada persentasi mengenai Komunikasi Antar Budaya Negara Brunei Darusallam, Nah yang saya ingin tanyakan, saat berkomunikasi Pertama dengan orang Asli brunei Bagaimana, Konteks nya, dalam Komunikasi Secara Verbal dan NOn verbalnya gimana
    Satu lagi selain gak boleh menunjuk menggunakan jari tengah apa lagi yang gak di bolehin saat bersama orang brunei
    Terimakasih, mohon jawabanya

    1. hi luthfie, jawaban sudah saya reply via email ya 🙂

  25. Mas Fahmi, terimakasih informasinya.

    Saya mau tanya, klo di brunei harga2 gmana? makanan dll mungkin mas Fahmi tahu, saya ada keinginan insyaAllah kuliah di Brunei soalnya..

    1. harga-harga makanan variatif mas, tergantung tempat makannya juga. ada yang jual nasi goreng, mie goreng, nasi katok/nasi ayam cuma 1 BND,tapi ada juga makanan2 yang lebih mahal kalau di cafe/hotel. semoga tercapai keinginan kuliah di brunei nya, semoga dapat beasiswa ya 🙂

  26. mas fahmi, mau tanya biaya keliling-keliling diantar sama pak marzuki berapa ya? dan punya contact no. nya kah mas? saya hendak travelling kesana mas..terimakasih

    1. kebetulan saya lose contact dengan mas marzuki mas. sekedar info saja, waktu itu beliau cerita, harga tour tergantung durasi dan destinasi mana saja yang ingin kita kunjungi. kalau hanya dalam kota bandar seri begawan, terjangkau lah. tapi kalau sampai ke kilang minyak di luar kota dan memakan waktu seharian bisa sampai BND 100, kira-kira begitu mas

  27. Mas Fahmi, salam kenal
    Assalamu’alaikum wr wb…
    Senangnya baca info tentang Brunei. Saya dan beberapa teman ada rencana mau jalan2 ke Brunei.
    tahun 2015. Kalau via Pontianak, lewat jalan daratnya bagus gak ya? berapa lama perjalannya?
    Butuh berapa hari untuk menikmati Brunei secara keseluruhannya? Mohon infonya ya Mas.
    Boleh kenalkan dengan pak marzuki, atau tour guide lain yang baik.
    Salam,
    Renie

    1. Waalaikumsalam mbak renie, sudah saya reply via email ya. Pontianak – Kuching – Bandar Seri Begawan ada bus Damri, it takes 26 hours kata orang lokal Brunei. Jalanan kalau di wilayah Malaysia-Brunei sih sudah highway katanya. Nanti bus akan berhenti di depan Royal Regalia Building.

  28. ass.
    salam kenal. sekalian mau gabung kalo mau lebaran di brunei hehehee
    gmn kalo pake rute dr tarakan ?

    wass
    rino

    1. halo mas rino, waalaikumsalam. wah ada rencana ikutan open house idul fitri di istana nurul iman dengan sultan? seru tuh! tapi maaf saya kurang tahu kalau rute jalur darat dari Tarakan.

  29. trims infonya. sy brncana lanjut s3 di UBD. tp masi “gelap” info ttg brunei. trutama biaya hidup disana. krn sy rencana mmbawa kel. jd perlu sewa rumah min. dg 3 kamar. besarkah biaya hidup di sana? trims skali lg.

    1. replied via email ya pak, semoga sukses & diberikan kelancaran untuk rencana S3 di UBD nya 🙂

  30. Mas brrti kalau dr batam – malaysia dl langsung brunei. Saya jd ingin kesana. Oh ya pantesan waktu di sing, transaksi pake mata uang brunei dterima sm penjual dsingapore. Mas mnta emailnya donk, mau nanya banyk

    1. EFRI, saya orang Brunei dan ingin berkongso info utk Eri… kalau hendak datang Brunei caranya dari Batam then Singapore, from Singapore kamu bisa gunakan pesawat untuk menuju ke Brunei.
      Memang matawang Brunei boleh di gunakan di singapore, ini di sebabkan nilai matawang Singapore dan Brunei adalah sama. Untuk makluman, kalau ingin memggunakan wang singapore pastikan tidak koya., kerna wang kertas yang koyak tidak akan di terima oleh di mana2 saja gedung perniagaan.

      #saya pergi pergi Batam pada bulan Mac 2014 untu berbelanja. yang pasti saya amat berpuas hati ketika berbelanja kerna brg2 semuanya murah.

      1. hi Faizal, thanks for info, senangnya ada teman lagi dari Brunei Darussalam 🙂

      2. @Faizal Ramli… Assalamu’alaikum. I am going to Brunei on Jan 16, 2016, visiting an uncle of mine (and his family) who’ve been living there for years. What i wanna ask you, are there any scholarships awarded for foreign students? I hope i can be awarded a scholarship for a Master Program in TESOL or Applied Linguistics and also get a chance to work as part timer there (as an English teacher). I’ve been an English teacher here in Indonesia for 11 years. Looking forward to your reply thru my email address.. Thanks a lot. wassalam

        @Fahmi: terima kasih info tentang Bruneinya, Mas. Salam kenal dari Jambi 🙂

        1. Salam kenal Mbak Rida, salam dari Magelang 😀

    2. dari batam bisa via singapura atau malaysia, baru lanjut terbang ke brunei, maaf late reply, email saya ada di page contact diatas

  31. Siang kak Fahmi, saya mahasiswi komunikasi dan dapat tugas untuk mengetahui tentang konsep lintas budaya di Brunei, saya ingin bertanya mengenai komunikasi di Brunei secara verbal dan non verbal seperti apa?gaya komunikasi verbalnya, penggunaan isyarat non verbal serta bagaimana konsep komunikasi lintas budaya yang ada di Brunei? Semoga berkenan menjawab ya kak, terima kasih:)

    1. Halo Nadya, salam kenal. komunikasi secara verbal di Brunei Darussalam seperti di Indonesia, menggunakan bahasa melayu campur inggris. FYI, bahasa melayu Brunei lebih mirip dengan bahasa Indonesia, daripada logat Malaysia. Isyarat non verbal disana misalnya lebih sopan jika menunjuk segala sesuatu menggunakan jempol, bukan jari telunjuk. Dan beberapa hal lainnya lagi. Sekilas, menurut pengamatan saya, disana serba lebih santun daripada di Indonesia secara general.

  32. Salam kenal mas Fahmi.
    Saya ada rencana ke Brunei, yaaa menuntaskan kunjungan ke negara2 Asean biar tambah koleksi emblem lambang negara2 yg saya kunjungi. Hehehe. Tadinya mau batalin aja and mau putar haluan ke Aceh, krn setelah di google sedikit sekali destinasi wisatanya kecuali mesjid yg megah itu dan kampong ayer. Rata2 memang bilang sepiiiii…. plan nya juga mau sekalian ke Kota Kinabalu. Ada rekomendasi tempat nginep gak yg dekat2 keramaian di Brunei dan KK ?. tentunya yg murah dan nyaman khas negri minyak. wkwkwkw.
    Boleh juga siy dikenalin ke Mas Marzuki atau kenalan kawan di Brunei … ;).
    Thanks,… Fakta Bruneinya ternyata menarik sekali.

    1. salam kenal Mas Alee, rekomendasi penginapan atau hotel di Bandar Seri Begawan Brunei sudah saya tulis di postingan selanjutnya mas, coba dirunut serial #NorthBorneoTrip. enjoy Brunei 🙂

  33. Assalamu’alaikum wr wb.
    Mas Fahmi, perkenalkan nama saya mas Qusnul Syamsudin, stay di Yogyakarta
    Senang sekali dapat membaca info tentang Brunei dan sangat menarik sekali ketika sudah membacanya. Saya bulan Agustus 2015 berencana jalan2 ke Brunei dari Yogyakarta transit via Kuala Lumpur.
    Insya Allah di brunei 3 hari, mohon info itinerary ya Mas?
    Disana ada tour guide yg bisa mengantar jalan2 di brunei gk?
    Terima kasih.

    Qusl Syamsudin

    1. Waalaikumsalam, salam kenal juga mas Qusnul, rute kita sama, Jog-Kul-Bwn. Cerita tengang Brunei trip saya cek saja rangkaian postingan #NorthBorneoTrip ini, dari mulai hotel, tempat makan, masjid dan tempat wisata di brunei yang saya datangi.

  34. Mas Fahmi, apa ada info ttg komunitas engineer indonesia yg di brunei? Penasaran ttg suasana kerja & dll nya 🙂

    1. kata teman saya yang di Brunei, ada komunitas masyarakat Indonesia di Brunei, tergabung dalam www [dot] permaibrunei [dot] org

  35. Mas Fahmi.. kalau kita ketemu dengan orang yang lebih tua atau keluarga dari Kesultanan, bgmn kita memanggilnya yaa?? Makasih

    1. mungkin bisa dipanggil haji/hajjah saja, lebih familiar disana. atau kalau tahu keluarga kesultanan, mungkin panggilannya datuk? mungkin lho ini 🙂

  36. Wow, cerita yang menarik.. Tergambar bagaimana situasi negeri aman tentram. Suatu hari nanti mudah-mudahan saya bisa visit ke negeri ini, amiin.
    Tapi yang paling keren adalah tempat parkir mobil yang ada kipas anginnya !! spechless lah…

    1. saya juga gagal paham kenapa ada kipas angin di parkiran mobil. sebegitu pentingnya kah mobil dikipasin? hahaha epic!

      1. mungkin itu kipas angin untuk driver yg lg nungguin kali yah?

        1. hahaha bisa jadi! bisa jadi!

  37. Salut mas cuman perjalanan bbrp hai udah bisa banyak bercerita ttg brunei. Saya kebetulan pernah kerja disana mas 1,5 tahun sbg tenaga Graphic Designer di sebuah Advertising. Kalau buat tinggal dan nyari ketentraman emang enak di Brunei. Saya tambahin dikit ya ttg Brunei : 1.) Di Brunei gak ada yg namanya Pub, Diskotik, Karaokean dan sejenisnya. Anak muda brunei kalau mau dugem ke kota MIri – Malaysia yg terletak dekat perbatasn Malaysia Brunei. 2.) Ane pernah berpapasan ama mobil BMW Sport sultan, yg driverin beliau sendiri tanpa Fore Raiders,,,aman khan ?? heheh 3.)

    Kalau mau lihat gimana bagusnya brunei coba deh pakai Google Earth ngeliatnya. Gila bener, itu rumah-rumah kayak maket, teratur bingitz. Bandingin ama tata letak rumah di kota-kota besar Indonesia.

    BTW, itu ke Bruneinya pakai Travel apa mas ? Saya baru tahu kalau paket tour wisata gitu ada juga yg ke brunei. Mohon infonya mas,,soalnya ada keinginan kesana lagi tapi dalam rangka berlibur bersama keluarga biar mereka bisa lihat tempat ane dulu mengadu nasib…hehehe

    1. Hi Mas Naga Bonar,

      Senang sekali mendapatkan informasi tambahan dari anda. Kebetulan saya backpacking ke Brunei-Kinabalu, jadi jalan sendiri, tidak menggunakan travel agent. Semua urus sendiri mulai dari tiket pesawat, penginapan, destinasi, makan, dll. Lebih fleksibel jadinya.

      Ada 2 option
      direct flight dari jakarta – brunei : Royal Brunei Airlines
      transit flight via KL : Air Asia

      Kalau selama di Brunei naik taksi mahal, bisa sewa mobil hotel saja, kemarin teman saya baru dari sana juga, sewa alphard hotel cuma 20 BND keliling2 kota. Murah juga

      Semoga infonya membantu.

  38. salaam…syukron atas informasinya.
    Saya juga salah satu dari sekian banyak orang yag bercita-cita ingin ke Brunei sejak kecil, tapi sampai sekarang Allah belum ngijinin saya untuk berkunjung ke sana. membaca postingan Ka Fahmi rasanya sudah ada di Brunei saja hehe. semoga suatu saat saya diberi kesempatan untuk dapat ke sana.

    1. waalaikumsalam, alhamdulillah, senang membaca responnya mbak, semoga segera kesampaian wisata ke brunei darussalam 😀

  39. Tadinya ga pernah kepikiran jalan2 ke Brunei. Tapi setelah punya temen2 org Brunei jd tertarik, krn mereka punya keunikan sendiri. Penasaran sm open house sultan! Btw bagian ini bikin ketawa: “Brunei itu negara dzikir. Dimana-mana banyak papan lafadz dzikir untuk mengingatkan warganya agar tetap mengingat Allah SWT selama berkendara. Mungkin ini salah satu alasan mengapa disini sangat jarang terjadi kecelakaan kali ya.”

    1. saya juga penasaran berat dengan open house sultan brunei di istana nurul iman kalau lebaran, pengen sekali-sekali kesana. tentang tanda pengingat agar orang selalu berdzikir, memang begitulah adanya, banyak ditemui di pinggir-pinggir jalan. konklusi tersebut hasil pemikiran saya haha

  40. Assalamualaikum Mas Fahmi..
    Wah menarik sekali negara Brunei Darussalam saat membaca tulisan nya mas Fahmi..
    Mas Fahmi msh punya contact person d brunei ga mas yg bs sy hubungi? sy boleh minta email nya mas Fahmi ga?
    Matur nuwun..

  41. Mas Fahmi saya tertarik dengan cerita mas Fahmi, ngomong ngomong kalo saya mau k sana biaya yang bakal dihabiskan itu sekitar berapa yah kalo sekalian sama hotel dan jalan-jalannya sekalian tiket pesawat pulang pergi hehe
    makasih Mas Fahmi

    1. Mbak Iis, biaya yang dikeluarkan jika traveling ke Brunei sangat subjektif, masing-masing orang berbeda,karena style travelingnya pun berbeda. Gambaran harga tiket bisa cek di website maskapai masing-masing saja. Untuk rute direct flight Jakarta/Surabaya/Denpasar ke Brunei bisa menggunakan Royal Brunei Airlines. Tapi kalau mau pilih LCC, bisa coba Air Asia transit via KLIA2. Hotel berbintang di pusat bandar sekitar 700ribu keatas.

  42. Selamat siang Bang Fahmi, maaf saya mau bertanya, apakah ada peluang loker utk mengajar di Brunei? lalu adakah honornya, berhubung katanya taj ada biaya pendidikan? mohon pencerahan suhu. ohya satu lagi, bagaimana cara menjadi warganegara Brunei, terimakasih

    1. halo mas cecep, mohon maaf saya belum bisa menjawab pertanyaannya, untuk lebih jelasnya mungkin bisa ke pihak yang berwenang, dalam hal ini kedutaan besar brunei darussalam 🙂

  43. Waaah, dapet banyak ilmu nih dari Mas Fahmi.
    Sepi-sepi seru ya mas kayaknya. Purple Busnya bikin keinget sama isuzu di kotaku mas. 😀

    1. brunei cocok untuk menyepi. btw emang masih ada suzuki kaya gitu sekarang? di kota mana? 🙂

  44. Waah seru ceritanya, jadi kepengen ke Brunei..
    Pas banget untuk menenangkan diri dari keramaian Indonesia. Ke negara yang sunyi tapi tetep keceh!!
    Semoga kesampean pergi ke Brunei..!!
    Amiin!!

    1. aamiin, tiket pesawat ke brunei juga terjangkau kok. atau mau coba landtrip naik damri dari pontianak via kuching lanjut brunei juga seru!

      1. oh bisa ya naik damri dari pontianak?? berapa jam gan sampai brunei?

        1. wahaha berasa di kaskus, dipanggil “gan”.
          bisa mbak, landtrip dari pontianak ke brunei darussalam naik damri. katanya sekitar 26 jam.

  45. wah-wah… berunai harus segara menjadi tujuan wisataku selanjutnya,,, subhanalloh…. makasih mas informasinya…..

    1. sama-sama mbak ifa. semoga segera kesampaian main ke brunei 🙂

  46. Mas Fahmi,

    Saya ada rencana ke Brunei, dan sedang mencari tau tentang akomodasi di Brunei.
    Untuk hotel, saya bisa deh via agoda, namun yang buat saya agak worry transportasinya ya….

    Boleh dapat info kah? untuk sewa kendaraan itu kemana ya? saya coba googling ndak dapat loh….. kalau Mas Fahmi punya kawan/teman yang bisa menyewakan mobilnya disana, boleh dong infonya bisa japri ke alamat email saya ya…
    karena biasanya saya kalau berkunjung ke LN supaya tidak pusing dan kebingungan, biasanya saya sewa kendaraan jadi dijemput dan diantar ke bandara. Lalu keliling kotanya juga dengan kendaraan sewa tersebut (kalau bisa dapat CP Mas Marzuki wong madiun boleh juga tuh…. heeee)

    atau tour lokal di Brunei ada kah? boleh infonya juga ya…

    Terima kasih sebelumnya…..

    1. halo mbak martha, untuk informasi tour guide di brunei & paket wisata brunei saya reply via email ya. happy traveling! 😀

  47. https://youtu.be/CtWw6-iORlI
    Atau twitter @permaibrunei jika ada apa2 persoalan tentang Brunei 🙂 thank u Indonesia for being a friendly neighbor, alhamdulillah, salam frm Brunei

    1. wow, alhamdulillah bertemu rekan-rekan dari PERMAI di dunia maya, semoga suatu hari nanti bisa bertemu langsung ketika saya traveling ke Brunei lagi 😀

    2. @ Armand: Assalamu’alaikum. I am going to Brunei on Jan 16, 2016, visiting an uncle of mine (and his family) who’ve been living there for years. What i wanna ask you, are there any scholarships awarded for foreign students? I hope i can be awarded a scholarship for a Master Program in TESOL or Applied Linguistics and also get a chance to work as part timer there (as an English teacher). I’ve been an English teacher here in Indonesia for 11 years. Looking forward to your reply thru my email address (rida_becks@yahoo.com).. Thanks a lot. wassalam

  48. Assalamualaikum Wr.Wb
    Sama dengan mas fahmi, saya selalu tertarik dengan Brunei Darussalam sejak saja duduk dibangku sekolah dan membaca tulisan mas fahmi semakin menambah ketertarikan saya akan negara tetangga kita ini.
    Sama dengan mbak martha, saya juga ingin informasi mengenai tour guide dan akomodasi selama di Brunei Darussalam, karena Insya Allah saya juga berencana melakukan perjalanan ke Brunei Darussalam tapi dengan backpaker. Apakah mas punya rekomendasi hotel dan destinasi buat backpaker seperti saya.

    Terima Kasih atas sharring dan ceritannya mas fahmi.

    1. Waalaikumsalam. Tulisan mengenai rekomendasi penginapan di brunei darussalam sudah pernah saya tulis di blog ini mas. Coba dibuka di kategori Hotel, postingan 2 Sept 2014.

  49. Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Fahmi 🙂

    Alhamdulillah, i’m a Bruneian (Chinese + Dusun to be exact)

    Dusun adalah salah satu puak daripada tujuh puak yang ada di Brunei (read all the comments and ada yang bertanya soal puak-puak asli di Brunei)

    Saya mengucapkan ribuan terima kasih kerana menulis blog perihal negara kami, negara tercinta Brunei Darussalam.

    Sultan of Brunei lahir pada tanggal 15 Julai. Baginda Sultan juga akan bercemar Duli di keempat-empat Daerah untuk meraikan hari jadi baginda bersama Rakyat bergilir-gilir.

    Istana terbuka Brunei pada Hari Raya Aidilfitri berlangsung selama 3 hari pertama bulan Syawal. Sekiranya saudara Fahmi dan rakan-rakan yang lainnya ingin bertemu face to face dengan Kebawah Duli Baginda Sultan waktu inilah waktu terbaik. In shaa ALLAH.

    Peluang mencari pekerjaan di Brunei in shaa ALLAH sentiasa ada jika memang sudah jodoh bekerja di Brunei. Syarikat-syarikat swasta Oil & Gas misalnya memang sudah tidak asing lagi mengambil sesiapa saja yang ingin mencari kerja.

    Alhamdulillah semoga info ini boleh membantu saudara dan sahabat-sahabat daripada Indonesia lainnya.

    Wassalam.

    1. Waalaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

      Subhanallah, terima kasih Ana Sumayyah. So glad to read your comment. Informasi tambahan jadi lebih jelas. Semoga ada kesempatan untuk berkunjung ke Brunei lagi dan bersilaturahmi dengan saudara-saudara disana. Aamiin.

      Selain ketika hari raya Idul Fitri, saya juga ingin ikut tadarus Al Quran di Istana Nurul Iman selama bulan Ramadhan. 🙂

    2. salam kak sumayyah.saya dr malaysia.boleh tak saya nak tau lebih lanjut mengenai ubd..saya nak no akak boleh supaya senang wassep nanti..penting sangat ni kak sumayyah…please.thank you..my number 01126635649..please kak sumayya or abang fahmi or abang mamat

      1. hi aini, thanks for dropping by. for more info about UBD bisa kontak kak ana sumayyah atau bang mamat ya karena mereka warga brunei jadi lebih tahu detail 🙂

      2. Wa’alaikumusalam Aini. Ya, kaka dah whatsapp kamu. Line Brunei whatsapp kamu tu kaka.

    3. @Sumayyah: Assalamu’alaikum. I am going to Brunei on Jan 16, 2016, visiting an uncle of mine (and his family) who’ve been living there for years. What i wanna ask you, are there any scholarships awarded for foreign students? I hope i can be awarded a scholarship for a Master Program in TESOL or Applied Linguistics and also get a chance to work as part timer there (as an English teacher). I’ve been an English teacher here in Indonesia for 11 years. Looking forward to your reply thru my email address (rida_becks@yahoo.com).. Thanks a lot. wassalam

    4. Kk sumayyah boleh Minta no watsup nya? Sy mau tanya Tanya tentang Brunei,,,

  50. Hi Fahmi,
    Putri saya akan ikut pertukaran pelajar di UBD selama 1 smst dimulai pd bln jan 2016.
    Kami akan ikut mengantar sekalian melihat2 Brunei Darussalam selama 5 hari.
    Boleh saya dpt info kemana saja kami bisa pergi dg apa & jg biayanya sekalian

    Tks.

    1. Hi Bu Risa, serial postingan lengkap tentang brunei sudah saya tulis di blog ini. Mulai dari wisata museum, kampong ayer, kubah makam diraja, istana, hotel, kuliner. Monggo di search di kolom kanan atas

  51. Kak,mau tanya dong tingkat keamanan disana bagus ga sih,tau kan kalau di indonesia begal,rampok,sampe kakek kakek mesum di transjakarta pun sering kita denger,makasih atas responnya

    1. Insyaallah tingkat keamanan di Brunei Darussalam terjaga. Karena warganya sudah makmur semua, jadi jarang ada tindakan kriminal.

  52. Kak Fahmi aku ada rencana mau kesana tahun ini.
    Boleh info ga guide dan paket tur disana ke email ku? Kemungkinan mau jadi solo traveler, stlh berhasil di Thailand dan SG hihi Biasa liburan sm kluarga soalnya..
    Makasi kak.. Waiting yours

  53. memang banyak yang beranggapan di Brunei tidak ada apa2nya. makanya mau ajak teman2 jalan kesana tidak ada yang mau. tapi aku pgn banget bisa pergi k sana. walaupun harus solo travelling. info penginapan murah dunk mas, apa, dimana dan berapa per malam? terus untuk lokasi antara istana yang satu dengan yang lainnya jauh g mas?

      1. thanks Sumayyah, keep in touch 🙂

  54. Kak Fahmi Permisi mau tanya tentang info kuliah disana untuk jenjang S1 gmna??

    1. http://www.mofat.gov.bn/Pages/BDScholarship.aspx

      Sila rujuk web yang diberikan. semoga membantu 🙂

      1. nice info Sumayyah, syukran. semoga teman-teman pembaca blog yang ingin mencari informasi beasiswa di Brunei Darussalam jadi tahu detailnya.

    2. sudah dibantu jawab Kak Sumayyah ya, beliau warga negara Brunei 🙂

  55. Ini negaranya Fakhrul Razi yg lg terkenal,

    1. hahaha iya, negaranya fakhrul razi

  56. Assalamualaikum Mas Fahmi. Membaca artikel mas tentang fakta di brunei seolah-olah saya melihat dari jauh brunei dari Indonesia. Saya ada niat untuk bekerja dan tinggal disana. Tapi sepertinya lama terwujud karena saya masih mengenyam pendidikan S1 di Univ swasta di Medan. Boleh mintak Kontak sosmednya mas? FB,line, WA, BBM dsb..?? Saya berharap saya bisa mendapatkan info lebih banyak tentang brunei dari mas. Mohon di Reply ya mas. Salam Sukses mas, semoga allah selalu memberkahi kehidupan mas dan keluarga. Amin

    1. Waalaikumsalam, aamiin semoga terwujud keinginannya. Info mengenai kuliah di Brunei sudah di share di comment diatas. Kontak & social media saya pun sudah saya cantumkan di blog ini.

  57. Assalamualaikum, hi mas fahmi salam kenal, awalnya tdk terpikir untuk ke Brunei tp tiba2 Ibu ku bilang dia pengen sekali ke Brunei, jadilah mulai cari-cari infonya dan senang sekali baca artikel mas fahmi. aku ada rencana inigin kesana disaat Libur lebaran tahun ini biar bisa salaman dengan Sultan :D, mkn bisa bantu mas kalau transportasi umum dan akomodasi disana apakah susah? mengingat disana juga sedang merayakan Idul Fitri. mas kalau ada kontak/kenalan yang memiliki jasa transportasi mkn aku boleh minta.

    Tks Mas Fahmi

    1. Wa’alaikumusalam Warahmatullahi Wabarakatuh

      Salam dari warga Brunei Darussalam.

      Perlu Oliel ketahui adalah apabila bersalaman dengan kerabat, hanya lelaki sahaja bisa bersalaman dengan Baginda Sultan dengan ahli kerabat Baginda yang lelaki yang lain di Istana.

      Sementara kaum perempuan akan bersalaman dengan Permaisuri dan ahli kerabat baginda yang perempuan di ruangan yang berlainan 🙂

      Kalau hotel yang ada khidmat shuttle saya sarankan hotel ini:

      Saya tidak pernah tinggal di hotel ini tapi membaca review tetamu-tetamu dari luar negara nampaknya mereka paling berpuas hati dengan hotel yang satu ini 🙂

      Semoga dipermudahkan kedatangannya ke Brunei Darussalam 🙂

    2. Waalaikumsalam, sudah dibantu jawab sama kak Sumayyah ya. Tentang transportasi dan akomodasi di Brunei sudah saya ulas di blog ini, coba ketik “brunei” di kolom search di sidebar. Semoga perjalanan ke Brunei Darussalam nanti menyenangkan 😀

  58. Assalamualaykum Mas Fahmi,

    Saya ada rencana ke Brunei tgl 2-5 nov 2016 via AirAsia dari SUB-KUL-BWN, dan sedang mencari tau tentang akomodasi di Brunei. Untuk hostel di Pusat Belia apakah bisa melakukan pemesanan ditempat h1 ? atau booking sebelum berangkat untuk menghindari full dorm. namun yang buat saya agak worry transportasinya ya….

    Mas Fahmi punya kawan/teman yang bisa menyewakan mobilnya disana, boleh dong infonya bisa japri ke alamat email saya ya di fahrieef@gmail.com

    atau tour lokal di Brunei ada kah? dan minta tlong info transportasi jalur laut dari muara brunei – Pulau Labuan – Kota Kinabalu, Sabah, Malaysia maupun jalur darat menggunakan bus, karena nanti rencananya selain ke brunei juga mau ke Kota Kinabalu, Malaysia.

    Terima kasih sebelumnya…..

    1. Wa’alaikumusalam Warahmatullahi Wabarakatuh

      Kalau mahu jalan-jalan, hotel ini ada menyediakan perkhidmatan mereka 🙂

      Semoga dipermudahkan urusan di Brunei Darussalam

      1. Barokallahufik, boleh tolong contactnya nombor fon Sumayyah, boleh hantar ke email ?

    2. Waalaikumsalam Mas Fahmi (juga)

      Maaf late reply, sudah dibantu dijawab juga sama Kak Sumayyah, kawan dari Brunei Darussalam ya. Setahu saya, Pusat Belia hanya bisa dilakukan pemesanan via telepon. Kalaupun full booked, masih ada hostel lain yang relatif murah di dekat Pasar Kianggeh, seberang The Brunei Hotel.

      More info tentang transportasi saya email ya.

      Ini list beberapa penginapan di Brunei Darussalam https://fahmianhar.com/pilihan-akomodasi-penginapan-di-brunei-darussalam/

      Ini info tentang transportasi Brunei ke Kota Kinabalu via jalur darat fahmianhar.com/2014/09/13/bus-dari-brunei-darussalam-ke-kota-kinabalu/

  59. Dear Mas Fahmy, Kak sumayah, Kak Mamat,
    Saya berencana pulang ied ini transit semalam di brunei dari Dubai. yang saya tanyakan apa yang bisa di kunjungi ? Sya brangkat tgl 24 june sampai 17.30 dan terbang lagi ke Jakarta 11.30 25 June.
    Untuk hotel saya sudah booking Badiah Hotel by Agoda.
    Bila ied 25 June : dimana tempat sholat ied yang recomend?
    Malam takbiran ramaikah?
    Saya bersama istri dan anak2 (3 anak) tranport ap yang bisa saya pakai/sewa?
    Thanks

  60. salam..boleh sy dapatkan contact number tour guide di brunei?terima kasih

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *