Cabin Royal Brunei Airlines
Cabin Royal Brunei Airlines

Medio 2014 lalu, seorang teman travel blogger dari Australia, NicoleTravelbug mendapatkan kesempatan untuk menikmati long haul flight Royal Brunei Airlines dari Melbourne ke Dubai via Bandar Seri Begawan dengan menggunakan pesawat terbaru milik RBA yaitu Boeing 787-8 Dreamliner. Business class pula! Saya cuma bilang ke dia:

“Lucky you, Nicole! Such a great trip.”

“Haha thanks, I’m so excited.” Jawabnya.

Mupeng? Pastinya! Jadi, saya cuma bisa berdoa saat itu. Suatu hari nanti Insyaallah saya juga bisa kesampaian terbang bersama Royal Brunei Airlines.

Waktu berlalu, tahun pun berganti. Hingga tiba-tiba pada suatu siang yang panas di bulan Juni 2015, sebuah email berjudul “Trip With Royal Brunei”. Saya mendapatkan invitation dari Royal Brunei Airlines, maskapai kebanggaan rakyat & kerajaan Brunei Darussalam untuk traveling ke beberapa pilihan destinasi di Asia Tenggara.

Ya Allah, rejeki apa lagi ini?

Tuhan mendengar doa anak sholeh :p

*benerin peci*

Mengapa saya begitu penasaran dengan Royal Brunei Airlines? dari namanya saja–Royal Brunei Airlines–maskapai Diraja Brunei ini sudah terdengar begitu berwibawa. Lalu bagaimana kisah selanjutnya?

Berikut cerita singkat pengalaman saya terbang 9 jam bersama Royal Brunei Airlines pada 21-24 Juni 2015 lalu dari Jakarta ke Ho Chi Minh City Vietnam via Bandar Seri Begawan PP.

 

Keramahan Khas Brunei

Belum ada antrian di check in counter Royal Brunei Airlines Terminal 2 bandara Soekarno Hatta siang itu karena saya datang lebih awal. Untuk connecting flight, secara otomatis petugas akan memberikan 2 boarding pass langsung, termasuk penerbangan selanjutnya. Praktis.

Ketika memasuki boarding room, saya cukup terkesan dengan sistem boarding yang diterapkan. Penumpang diberikan penanda warna-warni sesuai nomor tempat duduknya. Warna tersebut merupakan kode tertentu untuk urutan masuk ke pesawat. Jadi penumpang tidak perlu berdesakan & berebut masuk ke pesawat duluan. Rapi.

Di ujung garbarata, tepat di depan pintu pesawat Airbus A 319 dua orang pramugari Royal Brunei Airlines yang mengenakan hijab ala mbak-mbak group nasida ria melayangkan salamnya.

“Assalamualaikum, selamat datang di Royal Brunei.” Senyum mengulas di bibir mereka.

Wow! Baru masuk ke kabin pesawat saja sudah langsung terasa keramahan khas Brunei nya.

Satu hal lagi yang berkesan bagi saya, setiap akan take off maupun landing, diputarkan musik instrumen gulintang khas brunei. Hal ini membuat penumpang merasa lebih rileks dan nyaman. 🙂

 

Jenis Pesawat Yang Dipakai Royal Brunei Airlines

“Flight attendant, prepare for cross check.” Terdengar suara pilot memerintahkan anak buahnya untuk menutup pintu & persiapan take off.

Saya duduk di window seat bagian agak belakang. Celingak-celinguk ke sebelah, kok nggak ada orang. Ternyata 2 kursi di sebelah saya kosong! Beruntungnya saya jadi punya space pribadi yang luas, bisa sambil latihan sepak takraw! Dan anehnya, hal ini terjadi selama 4 kali penerbangan saya saat #TripWithRoyalBrunei ke Vietnam via Bandar Seri Begawan, haha!

Royal Brunei Airlines Airbus A 319 CGK-BWN

Terbang ditemani @itong_hiu – Royal Brunei Airlines CGK to BWN

Untuk rute pendek sekitar ASEAN, Royal Brunei Airlines mengoperasikan Airbus A 319 & A 320. Formasi seat 3-3. Leg-nya cukup luas bila dibandingkan dengan maskapai LCC. (ya iyalah). Meskipun pesawat yang digunakan tidak lagi muda, namun terlihat bahwa perawatannya diperhatikan dengan seksama. Kursinya pun empuk, dilengkapi dengan bantal kecil. Jika kedinginan bisa request selimut ke awak kabin.

Royal Brunei Airlines juga memiliki pesawat kece seperti Boeing 787-8 Dreamliner untuk rute jarak jauh seperti Melbourne – Bandar Seri Begawan – Dubai – London. Duhh, semoga kapan-kapan bisa kesampaian merasakan kenyamanan long haul flight dengan Dreamliner ini, aamiin.

 

Flight Blessing Royal Brunei Airlines

Sesaat setelah push back sebelum take off, ada pemutaran video Shalawat Nabi & doa bepergian. Inilah yang membuat Royal Brunei Airlines berbeda dengan maskapai lain dan begitu spesial. Bagi saya, dengan adanya pre-flight prayer ini, terbang menjadi lebih tenang dan lebih berserah diri. None of us knows what might happen even the next minute, right?

 

Inflight Entertainment Royal Brunei Airlines

Agar penumpang tidak jenuh selama penerbangan, Royal Brunei Airlines memberikan beberapa pilihan inflight entertainment untuk penerbangan yang menggunakan Airbus A 319 & A 320. Diantaranya layar monitor yang terintegrasi dengan rak kabin yang memutarkan film, tv series, ataupun program komedi.

Ada juga saluran radio yang memutar musik jazz, top 40, musik Melayu, lagu-lagu arab dan murattal Al Qur’an. Nah, bagi yang suka membaca, ada majalah Muhibah dan koran lokal Brunei yang disediakan. Tinggal pilih saja inflight entertainment mana yang kamu suka.

Tapi kalau saya sih lebih memilih cuci mata lihat mbak-mbak pramugari nan sholihah itu wara-wiri di kabin. | #eaaa | *lalu dijewer istri*

Cabin Royal Brunei Airlines

Cabin Royal Brunei Airlines

Muhibah - Inflight Magazine Royal Brunei Airlines

Muhibah – Inflight Magazine Royal Brunei Airlines

 

Hot Meal Royal Brunei Airlines

“Sir, chicken oriental with potatoes or beef curry with rice?” tanya Daphne, seorang pramugari yang sedang menawarkan makanan.

“Thank you, I’am fasting.” Jawab saya nyengir sambil elus-elus perut menahan lapar siang itu. Aroma wangi bumbu kari sapi yang menyengat menyeruak ke seisi kabin. Kampret memang cobaan puasa kali ini haha.

“Oh don’t worry, take away ya?”

“Ok, boleh.”

Dia pun memberikan tas tenteng berisi paket inflight meal untuk saya berbuka puasa nanti. Ketika dibuka, isinya paket nasi, sepotong tiramisu dan segelas air mineral. Rasa masakannya pun enak. Yang bikin hati mantab, makanan di Royal Brunei dijamin halalnya.

Sementara di lain penerbangan, ketika memasuki waktu berbuka puasa, flight attendant memberikan pengumuman bahwa waktu berbuka puasa sudah tiba. Saya juga diberikan segelas air mineral & beberapa butir kurma untuk membatalkan puasa. Nice!

Kari Daging Sapi Royal Brunei Airlines

Kari Daging Sapi Royal Brunei Airlines

 

Air Crew Royal Brunei Airlines

Ada kejadian unik ketika saya terbang bersama Royal Brunei Airlines kali ini. Dari 4 flight yang saya tempuh, 2 kali secara tidak sengaja mendapatkan air crew yang sama. Iya, team yang sama. Padahal sudah beda rute dan beda hari pula.

Perjumpaan pertama dengan team ini ketika flight dari Tan Son Nhat International Airport menuju Bandar Seri Begawan. Saya disambut ramah oleh mereka. Bahkan sempat berbincang sejenak. Lalu pertemuan kedua pada penerbangan lain hari dari Bandar Seri Begawan ke Jakarta.

Spontan kita saling tunjuk dan tertawa bersama-sama di galley depan ketika saya memasuki pesawat.

“Selamat datang di Royal Brunei… ah! Kamu lagi? Hahaha. Kemarin kita jumpa flight dari Vietnam ya? Sekarang nak balik Jakarta? Mau berfoto lagi tak?”

“Hahaha kok bisa bertemu lagi? Iya kemarin dari Vietnam! Ah, boleh lah foto-foto lagi sikit.” Jawab saya.

“Enjoy your flight.”

Sayangnya saya lupa nama-nama mereka. Hanya ingat nama pilotnya sama, Captain Zulhelmi kalau tidak salah. Semoga bisa bertemu mereka lagi jika terbang dengan RBA.

Flight Attendant Royal Brunei Airlines

Flight Attendant Royal Brunei Airlines

***

Royal Brunei Airlines bisa menjadi pilihan buat kamu ketika akan traveling ke beberapa destinasi seperti Brunei, Vietnam, Manila, Kota Kinabalu, Taiwan, Hongkong, Bangkok, Melbourne, Dubai, London & Jeddah. More info cek saja www.flyroyalbrunei.com

Note:
Semua penerbangan & paket traveling selama #TripWithRoyalBrunei kali ini memang difasilitasi oleh Royal Brunei Airlines, tetapi hal ini tidak mempengaruhi saya dalam hal penulisan review. Saya tetap berusaha objektif & profesional.

Terima kasih Royal Brunei!

Business Class Royal Brunei Airlines - Fahmi Anhar

9 Jam Bersama Royal Brunei Airlines – Fahmi Anhar

 

Fahmi Anhar
Indonesian expatriate living in Dubai UAE. I started blogging in January 2011. Awarded as 2nd runner up Skyscanner Travel Bloscars Award Indonesia on 2014. I mostly shares my travel experiences and tips for my readers through write up, photos and videos. Interested in hotel & airlines review, adventures, beaches, cultural festival, architectures, heritage sites, and foodies.

Menyusuri Jejak Sejarah Cu Chi Tunnel Vietnam

Previous article

Reunification Palace Saksi Bisu Akhir Perang Vietnam

Next article

You may also like

30 Comments

  1. aaaaaaarrrghhh berkah ramadan ya mas. Ngiri awak ni.. *colek royal brunei* :p

    1. rejeki anak sholeh kak bob, hahaha. ayolah terbang ke Brunei 🙂

  2. Wah pengalaman luar biasa mas Fahmi. Pesawat keren, FA ramah, layanan prima. Jadi pingin juga ngerasain Royal Brunei kapan-kapan *kedippenuhkodekeRoyalBrunei* 🙂

    1. Hahaha rajin-rajin aja cek wesite Royal Brunei mas Yan, kalau ada tiket promo langsung cuss! 🙂

  3. Asyik asyik asyik! Dulu pas ke Bangkok dari Surabaya (PP), akhirnya naik A319, alternatif terakhir dan ternyata dari agennya bilang ada promo daripada naik AirAsia yang ternyata mahal. Dan alhamdulilllah dengan fasilitas yang ada dan makanan yang disediakan hahaha.

    Sepertinya seragam flight attendant sudah ganti ya warna itu ya Mas? saya dulu masih ada dominan warna kuningnya. Pesawat ini liverynya simpel, tapi pepatah “don’t judge tbook from the cover berlaku di sini. Selama penerbangan, saya akui memang sangat nyaman, landingnya alus 🙂

    Selamat dah sudah diterbangkan Royal Brunei, mudah-mudahan ntar transit di Brunei trus lanjut Dubai-London 😀

    1. Yup, seragam flight attendant Royal Brunei sudah ganti, sekarang lebih simpel menurutku. Liverynya juga nggak neko-neko ya haha. Cerminan Brunei banget deh. Aamiin semoga bisa kesampaian terbang dengan Dreamliner ke London, Dubai atau Melbourne 🙂

  4. Terus yg fotoin Daphne juga? :))

    interior nya enak dimata, warna2 sober nya bikin nyaman 🙂

    Paphos, Tempat Lahir Dewi Cinta Aphrodite → Jalan2Liburan

    1. Interiornya Royal Brunei kalem, warnanya soft, bikin pengen merem terus kalau di dalam kabin haha

  5. Eh, infilight meal bisa take away juga yak XD Kalau crew, kemarin aku juga dapet yang sama~ kayaknya crewnya enggak terlalu banyak deh 😀 jadinya bisa ketemu yang sama, asal jamnya sama 😀

    1. karena puasa jadi inflight meal nya bisa take away. tapi kayanya walaupun nggak puasa juga tetap bisa kok. iya flight attendant RBA kayanya nggak terlalu banyak, seru ya kalau kebetulan dapat team yang sama lagi haha, jadi lebih akrab aja sih | *sok ikrib*

  6. Woowww bikin iri nih.. Royal Brunei dalamnya keren juga ya.. kesannya empuk banget tuh kursinya..

    1. interior Royal Brunei nyaman, adem, leg nya luas dan kursinya empuk 😀

  7. itu..kaos lo gambarnya diri sendiri yaaaa?

    1. haha yoi, WPAP wajahku. kece kan? :p

  8. Kalo diputerin sholawat nabi itu rasa nya damai banget yaaaa, apalagi kalo liat pramugari nya yg berkerudung jadi pingin juga berhijab hahaha

    1. kalau udah berhijab, insyaf berkancut dong… hahaha

  9. Wah kemaren sempet iseng2 cari penerbangan ke Brunei, liat post ini jadi makin pengen :))

    1. yuk! traveling ke brunei darussalam 🙂

  10. Pengalamannnya bikin iri, berdoa biar saya mendapatkan kesempatan langka ini dari royal brunei 😀

    1. aamiin, semoga segera terbang bersama royal brunei airlines 🙂

  11. aku kayaknya belom jadi anak sholehah ya kak, soalnya nggak ada yg menghubungi buat naik royal brunei #ehhhh 😀

    1. makanya kak, yuk banyakin baca shalawat nabi | #ehh 😀

  12. aduhh… gimana bisa dapat rejeki seperti itu ya mas?
    mau dunksssssss…….. (iri.com)

    1. rejeki anak sholeh ini mbak hehe…

  13. jadi pengen kesanaaaaa ngiri eh liatnya :((

    1. nantikan tiket promo royal brunei airlines aja mas 🙂

  14. mas mau tanya dong kalo transit di brunei sekitar 10 jam kira kira boleh keluar imigrasi gak ya…buat city tour sendiri. Flight saya dari Sub-Brunei-Kinabalu. thx

    1. Hai mbak Woro, tentu boleh banget untuk keluar imigrasi & explore Bandar Seri Begawan. Cukup kok waktunya, secara relatif kecil kotanya. Lebih enak sewa mobil one day tour agar lebih bebas, kl gak salah ingat sekitar 50 – 100$ Brunei, tergantung destinasi yg mau dituju. Bisa sih naik purple bus, tapi nunggu luama hehe. Safe trip ya, salam untuk Brunei & KK 🙂

  15. Ga sengaja nemu postingan ini waktu cari info ttg pramugari RBA. Lol jd makin semangat buat dftar di RBA mengingat bisa pake kerudung untuk pramugari di sana:””) tapi kayanya sebelum nnt mendaftar, saya harus coba merasakan enaknya terbang bersama RBA deh hihi. Thanks for sharing this experience, kak!

    1. Sama-sama kak Nabilah, semoga sukses jadi pramugari Royal Brunei Airlines kedepannya. Anyway, maskapai dalam negeri juga ada yang membolehkan pramugari berhijab.

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *