Gedung Lawang Sewu Semarang
Gedung Lawang Sewu Semarang

Kata orang, Lawang Sewu Semarang itu angker, horor, menyeramkan. Tapi kan itu cuma “kata orang”. Terkadang saya tidak bisa menerima begitu saja apa kata orang sebelum membuktikannya langsung. Memang sih, sudah beberapa kali saya berkunjung ke Lawang Sewu. Tapi selalu saja saat siang, belum pernah ketika malam hari. Karena suasana siang dan malam tentu saja jauh berbeda.

Hingga akhirnya kesempatan yang dinanti tiba. Malam itu, saya bersama teman-teman travel blogger lainnya diajak berkunjung ke Lawang Sewu dalam rangkaian famtrip #SemarangHebat. Total ada sekitar 21 travel blogger dari berbagai daerah seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Bali, Makassar dan tentunya blogger Semarang sendiri. Sebenarnya hari itu kami sudah sangat kelelahan karena agenda yang padat. Tapi karena bagi saya ini menarik, jadi tetap bersemangat.

“Yak! Kita sudah sampai di gedung Lawang Sewu, silakan turun dan berkumpul dengan teman-teman yang lain di pintu depan. Jangan sampai terpisah dari rombongan, pikirannya jangan kosong.” Seru Pak Santoso guide kami selama famtrip.

Satu persatu turun dari minibus untuk berkumpul di gerbang depan menunggu instruksi dari panitia. Tak lama kemudian kami diajak masuk ke dalam kompleks Lawang Sewu Semarang ditemani seorang guide. Bangunan kuno yang dulu tampak kumuh dan tak terawat itu, kini telah direnovasi dan menjelma menjadi gedung tua yang cantik nan artistik. Lampu-lampu temaram yang bersinar menyelimuti setiap lekuk dindingnya berhasil menghilangkan kesan suram.

“Gedung ini dibangun pada awal tahun 1900-an. Dulunya merupakan kantor pusat Nederlands-Indische Spoorweg Maatschappij atau NIS, perusahaan kereta api Belanda. Lalu setelah masa kemerdekaan dijadikan kantor Djawatan Kereta Api Repoeblik Indonesia.” Kata mas-mas yang menjadi pemandu rombongan malam itu sembari kami diajak memasuki gedung utama.

“Kaca patrinya masih asli, tapi lebih bagus kalau kena sinar matahari ketika siang hari. Mari kita lanjut ke balkon.” Timpalnya.

Interior Lawang Sewu Semarang

Interior Lawang Sewu Semarang

Kaca Patri Lawang Sewu Semarang

Kaca Patri Lawang Sewu Semarang

Travel Blogger Famtrip #SemarangHebat Lawang Sewu Semarang

Rombongan wisata kelas bunga matahari

Tugu Muda Semarang

Tugu Muda Semarang

Kami diajak menuju balkon utama. Dan begitu pintu dibuka, terhampar kawasan bundaran Tugu Muda dengan kerlip lampu dimana-mana. Saya masih sulit membayangkan bahwa di tempat ini pernah tejadi peristiwa sejarah pertempuran lima hari Semarang pada 14 – 19 Oktober 1945.

Kala itu gedung Lawang Sewu Semarang menjadi markas Angkatan Muda Kereta Api melawan Kempetai & Kidobutai Jepang. Bahkan hingga kini masih ada bukti sejarah plafond baja di Lawang Sewu yang bengkok terkena mortir tentara Jepang.

Meski judulnya wisata sejarah malam-malam, tapi tahu lah ya bagaimana kelakuan teman-teman travel blogger kalau sudah berkumpul dan traveling bareng. Ribuuut aja. Selalu saja ada bahan candaan di berbagai situasi. Di Lawang Sewu sekalipun. Jadi meski malam semakin beranjak larut, tidak membuat kami takut.

Hall Lawang Sewu Semarang Ruang Utama Lawang Sewu Semarang

Lorong Lawang Sewu Semarang

Lorong Lawang Sewu Semarang

Atap Lawang Sewu Semarang

Atap Lawang Sewu Semarang

Berpindah ke gedung dua, rombongan semakin sedikit yang bergabung. Ada yang kelelahan lalu memilih beristirahat di taman, ada juga yang masih asyik berfoto di gedung satu. Padahal di gedung dua ini, kami diperlihatkan sesuatu yang cukup jarang dibuka untuk publik. Yaitu ruang bawah tanah Lawang Sewu Semarang yang dulu pernah digunakan untuk syuting sebuah program televisi dan sempat menjadi heboh karena konon ada “penampakan”.

“Fahmi, coba kesini.” Ajak Mas Sapto dari Disbudpar Kota Semarang.

“Ini lho pintu ruang bawah tanahnya.” Lanjutnya.

Saya tertegun sesaat. Agak ragu untuk mendekat. Hawa pengap langsung menyeruak ketika saya mencoba mendekat ke pintu menuju ruang bawah tanah itu. Spontan bulu kuduk berdiri tanpa dikomando.

“Mas Sapto, saya lanjut naik saja ya. Mau foto bareng teman-teman diatas.” Ada sesuatu yang begitu kuat saya rasakan di gedung dua ini. Entahlah apa itu.

Ruang Bawah Tanah Lawang Sewu Semarang

Pintu menuju ruang bawah tanah Lawang Sewu Semarang

Lorong Sunyi Lawang Sewu Semarang

Lorong Sunyi Lawang Sewu Semarang

Hantu Lawang Sewu Semarang

Hantu Lawang Sewu Semarang | coba tebak siapa dia?

Lawang Sewu Semarang Yoga Pose

apa kabar pengidap OCD? :p

Terlepas dari perasaan ini-itu selama eksplorasi gedung Lawang Sewu Semarang malam itu, saya cukup puas dengan pengalaman yang didapat. Menyusuri lorong-lorong sunyi di gedung ini bisa menjadi momen yang tepat untuk kontemplasi.

Selain itu, kalau meminjam istilah kekinian, Lawang Sewu Semarang ini Instagramable banget. Setiap sudut cantik untuk difoto maupun berfoto. Siang ataupun malam. Lawang Sewu merupakan salah satu objek wisata andalan Kota Semarang. Jadi, mau main kesini kapan saja, sensasinya akan selalu berbeda.

Saya rasa cukup lama kami berada di gedung Lawang Sewu Semarang ini. Buktinya, ketika masuk tadi masih lumayan ramai, banyak pengunjung. Tapi begitu selesai eksplorasi, hanya tinggal kami saja duduk-duduk santai di taman tengah dibawah pohon rindang. Melirik jam tangan, ternyata sudah pukul 22.30. Kami menjadi rombongan terakhir malam itu.

Kami pun beringsut dari bangku taman di halaman tengah. Badan sudah terasa lesu, mata pun sayu. Usai berpamitan dengan penjaga Lawang Sewu Semarang, kami pun pulang. Sesaat saya menengok ke belakang, dari kejauhan ternyata ada yang melepas kepergian kami pulang…

Suatu malam di Lawang Sewu Semarang.

Lawang Sewu Semarang Malam Hari

Lawang Sewu Semarang Malam Hari

Fahmi Anhar
Indonesian expatriate living in Dubai UAE. I started blogging in January 2011. Awarded as 2nd runner up Skyscanner Travel Bloscars Award Indonesia on 2014. I mostly shares my travel experiences and tips for my readers through write up, photos and videos. Interested in hotel & airlines review, adventures, beaches, cultural festival, architectures, heritage sites, and foodies.

Fakta Menarik Tentang Brunei Darussalam

Previous article

Sejenak Di Museum Masjid Agung Demak

Next article

You may also like

35 Comments

  1. Tulisannya keren om, tempat yg terkenal angker gini juga bisa dijadikan konten tulisan, nuansa horor lawang sewu juga hilang setelah membaca artikel ini 🙂

    1. Terima kasih Om, mari kita hilangkan kesan angker tempat ini, karena sebenarnya angker tidaknya suatu tempat itu ada pada mindset kita sendiri kok. Kalau kita menganggap disitu “ada” maka akan ada. Tapi kalau menganggap tidak ada apa-apa, ya tidak akan ada apa-apa 😀

  2. gak masuk ke lorong lorong bawah tanahnya mas?
    yang disitu beneran angker gak

    1. Nggak masuk mas, karena baru nundukin kepala ke pintunya aja, hawanya udah panas dan pengap. Nggak tahan nafasnya. Masalah angker atau nggak, ya Lillahita’ala aja haha

  3. ngakak habis di bagian rombongan wisata kelas bunga matahari ??

    1. hahaha kelas bunga matahari ini berisiknya minta ampun. nggak di mobil, nggak di hotel, di venue, rusuh terus 😀

      semoga kita ada kesempatan jalan bareng-bareng lagi ya kak

  4. Menurutku Lawang Sewu bagian atas saat malam itu tidak seram tapi romantis. Lihat saja dari foto-fotonya mas Fahmi. Cakep kan? Yang serem itu yang bagian bawahnya penjara jongkok. Nah kalau bagian yang itu saya tidak berani main-main 🙂

    1. Yup! sepakat kalau lawang sewu semarang ini romantis di malam hari. Tapi itu tergantung kesananya sama siapa sih mbak Evi. Kalau datang dengan orang tersayang, atau teman-teman bisa jadi romantis. Tapi kalau datangnya sendirian malam-malam…. hehe

  5. Cakep! Apik dan rapi ya tempatnya. Keren nih, bikin kita-kita jadi bisa tau sisi malam Lawang Sewu Semarang dari angle lain.
    Pencahayaannya apik banget, tungsten. Bikin kesan klasiknya berasa banget ya. Malah jadi ngebayangin hotel tua Belanda atau rumah makan klasik yang dipenuhin sama orang2 Belanda pesta. Hehe. Nice post!

    1. Setelah renovasi Lawang Sewu Semarang jadi makin cakep! Kalau liputan/main ke Semarang berkabar 😀

  6. ada fote aku… ternyata aku seksi kalo di lawang sewu

    1. Hahaha jadi model ala-ala boleh lah ya kak D, meski suasana di atap lawang sewu remang-remang

  7. kece ya Lawang Sewu kalo malem.
    itu ruang bawah tanahnya boleh dikunjungi nggak sih mas?

    1. Setahu saya sekarang ruang bawah tanah Lawang Sewu Semarang tidak dibuka untuk umum, tapi lebih jelasnya bisa ditanyakan ke pengelolanya.

  8. Salut ada program begini. Efeknya pasti meningkatkan minat untuk berkunjung.
    Lawang Sewu kalo malam keliatan romantis dan kece. Seremnya kalo digelapin semua, hahaha…

    1. Semoga dengan adanya program famtrip bersama para travel blogger ini bisa membawa dampak positif bagi publikasi potensi wisata semarang 😀

  9. ini aku bacanya malam2 pula -__-.. jd merinding liat foto2nya… kepengen juga ngasih tunjuk fotonya ke temenku yg bisa ngeliat makhluk halus gitu mas ;p.. kdg dia suka ngasih tau kalo ada penampakan di foto :D..

    aku sih ttp ga pgn kali ya malam2 ke tempat begini :D.. ga deh, drpd ga bisa tidur ato ketempelan sesuatu hahaha ;p

    1. eh? ada gitu temennya yang bisa deteksi makhluk astral lewat foto? boleh dong mbak coba tanyain apa yang dia lihat hehe | *malah jadi penasaran*

  10. Itu rombongan nya kelas bunga matahari terlihat dah pada berumur yaaa hahaha #Kabur
    Btw gw siang aja blm pernah masuk apalagi malam, apa aku harus jadi kupu2 malam hehehe

    1. (((Kupu Kupu Malam)))

    2. hahahaha terlihat berumur karena efek malam hari aja kak, aslinya sih masih baby face semua itu. btw kapan iki kak cumi dolan ke semarang? ditunggu yo

  11. “Hantu Lawang Sewu Semarang | coba tebak siapa dia?”

    Hantu terkece yg pernah ada. Pake jam tangan endorse dan dan sandal jepit yg gak endorse hahaha #malah

    Pas di bagian Atap aku merinding, selain karena gelap lebih sunyi pula huhhh

    1. hahaha hantunya nongol di comment :p

  12. Walaupun malam Lawang Sewu tetap keren yah walaupun di Malam hari, justru malah lebih bagus cuma agak menakutkan gitu, apalgi liat foto lorong-lorongnya, bikin merinding.

    1. Suasana gedung Lawang Sewu Semarang pada siang dan malam hari tentu berbeda, kharisma dan sensasinya sendiri-sendiri. Kapan main ke Semarang kak? kita jalan-jalan kesini malam hari 😀

  13. Aku pengen ke sini lagi pake baju yang lucu-lucuuu

  14. Instagramable banget ya lawang sewu pas malem.

    1. yup! semua sisi menarik dan cantik 🙂

  15. berasa kesan mistik dan horror ny ya,, pas pulak malam hari, lebih berasa.. 😀

    1. hihi sudah pernah main ke Lawang Sewu Semarang kak? ayo main ke Semarang 🙂

      aku belum kesampaian main ke Medan haha

  16. Mungkin biar serem mas nya keliling sendirian aja di Lawang Sewu hahaha dijamin ada yang nemenin nantinya

  17. pernah ke semarang sekali, sempet juga lewat depan lawang sewu tapi NDA SEMPAT mampir karena buru2 ke airport. KZL

    1. semoga apabila main ke Semarang lagi, sempat mampir ke Lawang Sewu ya. worth to visit, wisata sejarah & instagramable 🙂

  18. foto2nya keren bang, kesan seram nya lawang sewu hilang berganti jadi eksotik. Walaupun seandainya di suruh ke sana sendirian tetap gak mau. hehehe

    1. terima kasih bang lawyer, seru kok ke lawang sewu semarang sendirian, sensasinya beda 🙂

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *