Siem Reap Itineraries

Siem Reap Itineraries

Ta Phrom Temple

Ta Phrom Temple

Terus terang aja, sebelum berangkat Cambodia Trip bulan Mei lalu, saya sangat minim informasi mengenai Siem Reap. Jadi kurang puas saat explore kawasan Angkor Archaeological Park yang luasnya ujubilah. Padahal disana tersimpan “harta karun” heritage sites yang menurut saya sangat menarik baik dari sisi sejarah, arsitektur, sosial dan aspek-aspek yang lain.

Nah, belajar dari hal tersebut, saya mau coba sharing itineraries buat teman-teman yang ingin berkunjung ke Siem Reap dari majalah Siem Reap visitors guide yang diberikan oleh hostel tempat saya menginap. Biar pada bisa merencanakan trip dengan matang & lebih puas eksplore candi-candi kuno nan seksi itu. Cekidot:

Half-Day Visit

Langsung aja minta diantar tuk-tuk ke gerbang selatan Angkor Thom, lanjut Bayon Temple, Preah Ngoc & Baphuon (wajib masuk ini candi). Nah kalau sudah puas, ngesot deh ke kawasan central Angkor Thom. Disini explore reruntuhan Royal Palace dengan spot-spot sbb: Terrace of Elephants, Phimeanakas, Sras Srei, Terrace of Leper King & 12 candi kecil Prasat Suor Prat. Sebagai gong-nya, ubek-ubek deh itu Angkor Wat sampai gempor.

Elephants Terrace Royal Palace of Angkor Thom

Elephants Terrace – Angkor Thom

One or Two Day Visit

Day 1

Pagi : sama dengan half day visit

Siang : Ta Phrom (wajib hukumnya), Pre Rup, East Mebon, Sras Sreng, sunset di Phnom Bakheng atau Angkor Wat & ditutup dengan nonton Apsara dance di pusat kota.

Day 2

Option A :

Sunrise di Angkor Wat, Pre Rup, Banteay Srey (jauh bgt), Banteay Samre, Thommanon. Siangnya ngesot 13 km ke timur Siem Reap yaitu kawasan Roluos.

Option B :

Sunrise di Angkor Wat, Victory Gate, Preah Kahn, Neak Pean, Ta Som, East Mebon, Pre Rup, Prasat Kravan. Lanjut siangnya ke Roluos group.

Spot sunrise bisa di Angkor Wat atau Srah Srang

Spot sunset bisa di Angkor Wat atau Phnom Bakheng

Angkor Wat

Angkor Wat

Three Days Visit or more

Option A :

Bisa melanjutkan eksplorasi candi-candi yang ada di luar kompleks utama, Roluos Group misalnya. Kompleks yang terletak 13 km di timur Siem Reap ini merupakan bekas ibukota kerajaan era Angkorian. Dulu bernama Hariharalaya  pada masa dinasti Jayavarman II. Di kompleks ini teradapat Bakong Temple, Preah Ko, Lolei, Beng Melea, Kbel Spean (sungai dengan 1000 lingga), Phnom Kulen National Park (air terjun), Phnom Krom & Banteay Chmar yang sudah dekat dengan perbatasan Thailand.

Preah Ko Temple Roluos

Preah Ko Temple | sumber foto

Option B :

Kompleks lain yang nggak kalah seksi adalah Koh Ker yang terletak… mmm… 120 km utara Siem Reap. Hehe jauh banget yak? Tapi kalau emang niat, nggak bakalan nyesel kayanya. Secara candi-candi disini masih ”virgin” dan tidak terlalu ramai oleh turis yang membludak kaya di Angkor Wat. Di Koh Ker ada Prasat Thom yang mirip piramida suku Maya di Peru, Prasat Pram, Prasat Neang Khmeau, Prasat Balang, Prasat Thneng, Prasat Chreng & Prasat Damrei.

Prasat Thom Koh Ker Cambodia

Prasat Thom di Koh Ker | sumber foto

Option C :

Mengunjungi kompleks Sambor Prei Kuk. Terletak di Kampong Thom Province, sebelah timur Tonle Sap Lake. Lebih enak kalau kesini pas sekalian mau ke Phnom Penh, karena satu jalur di jalan raya National Highway 6. tepatnya 35 km dari pusat Kampong Thom Province. Sambor Prei Kuk merupakan kompleks reruntuhan candi pre-Angkorian era, konon sekitar abad ke 7 pada masa dinasti Isanavarman I. kebayang kan, gimana vintage nya? Terbagi atas 3 group yaitu Prasat Sambor, Prasat yeah Puon & Prasat Tor. Yang paling eksotis adalah candi yang sudah ”habis” termakan akar pohon raksasa.

Sambor Prei Kuk

Sambor Prei Kuk | sumber foto

Selain ubek-ubek Siem Reap, masih ada juga kota Battambang & Sihanoukville dengan heritage sites yang nggak kalah vintage. Kota-kota tersebut bisa dijangkau dengan bus atau taksi. Ingat, kalau mau beli tiket bus, belilah di counter resmi nya. Jangan beli di travel agent atau calo, karena beda harganya bisa sampai $ 5 USD atau bahkan lebih… #scam

Well, i think that’s all. Kalau untuk gambaran awal kayanya udah cukup banget. Itinerary ini menjadi penting ketika kita melakukan bargaining dengan tuk-tuk driver atau tukang ojek motor disana. Karena harga sewa tuk-tuk sangat bergantung pada jenis tour yang diinginkan wisatawan dan spot mana saja yang ingin dikunjungi. Kalau sudah ada itineraries ini kan enak, teman² tinggal nunjukin spot mana yang ingin dikunjungi. Tapi kalau mau sok-sokan tanpa itinerary/get lost ya monggo saja. Bebassss hehehe.

Tawar menawar juga bisa dilakukan sejak sebelum keberangkatan. Saya melakukannya via email dengan Vanny (Siem Reap) dan Polan & Tong Hak (Phnom Penh) yang emailnya bisa dilihat di postingan saya sebelumnya ~> My First Solo Traveling. Mereka recommended kok, ramah, smiley & native speaker. Bilang aja temannya Fahmi *kali aja mereka ingat* :p

Biar lebih jelas, berikut penampakan peta kawasan Angkor Archaeological Park, sumbernya: tourismcambodia.org

Map of Angkor Area

Semoga bermanfaat teman!!

Happy Traveling!!

Hotel-Amaris

26 Comments
  1. June 26, 2013
    • June 26, 2013
  2. June 26, 2013
    • June 26, 2013
  3. June 26, 2013
  4. June 26, 2013
    • June 26, 2013
      • June 26, 2013
  5. June 26, 2013
    • June 26, 2013
      • June 27, 2013
  6. June 26, 2013
    • June 26, 2013
  7. June 26, 2013
    • June 26, 2013
  8. June 29, 2013
    • June 30, 2013
  9. July 3, 2013
    • July 3, 2013
  10. July 11, 2013
    • July 11, 2013
      • July 11, 2013
  11. July 21, 2013

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*