Seperti Apakah Rasa Al Baik Chicken Saudi Arabia Yang Fenomenal Itu?

Part 11

Akhir bulan Maret kemarin, saya mengambil cuti dari kantor untuk melarikan diri sejenak ke Saudi Arabia. Sebenarnya belum lama juga kan kerja di Dubai, tapi karena cuma duduk anteng di belakang meja dan boringnya setengah mati maka harus segera mencari suasana baru.

Saya memilih jalur darat dari Dubai ke Saudi. Selain karena alasan efesiensi biaya jika dibandingkan dengan menggunakan pesawat, juga karena ingin merasakan sensasi perjalanan darat ke tanah haram seperti yang ada di film Le Grand Voyage.

Ya walau beda jauh rute dan scenerynya, tapi at least sama-sama lewat jalur darat lah haha.

It takes 25 hours from Dubai to Madinah, Saudi Arabia by bus. Lama juga yes?! Wajar lah, jarak yang ditempuh sekitar 1.850-an kilometer. Dari Dubai, menuju Abu Dhabi, masuk ke border Al Ghuweifat nyeberang ke Al Batha border Saudi Arabia, lanjut menembus padang pasir antah berantah hingga ke Riyadh, baru lanjut ke Madinah. Alhamdulillah perjalanan kemarin lancar jaya. Di perbatasan pun tinggal lewat-lewat aja tanpa drama, tanpa antri sama sekali. Padahal kata orang-orang, biasanya ada antrian panjang di border yang bisa memakan waktu sampai 5-6 jam karena pemeriksaan cukup ketat. Nggak cuma barang bawaan penumpang aja yang di scan, tapi bus segede gaban ini pun di scan pakai mesin X-ray raksasa. Ckckc. Bahkan karena saking lancarnya, maka kecepetan sampai Madinahnya. Di itinerary dijadwalkan jam 8 malam baru sampai. Lah kemarin, jam 11 siang sudah sampai. Hotelnya belum siap pun haha.

Short escape ke Saudi kali ini memang ada tujuan utama. Tapi tidak akan saya bahas disini karena sifatnya personal. Nah, kali ini cuma pingin cerita tentang sisi lain dari perjalanan pelarian 10 hari ke Saudi kemarin aja.

Yaitu… akhirnya kesampaian nyicip Al Baik Chicken yang fenomenal di Jazirah Arab itu.

Pada tau tentang Al Baik Chicken nggak?

Itu tuh, gerai ayam goreng yang paling hits di Saudi Arabia. Langganan rangorang lokal dan tentunya jamaah Haji dan Umrah. Saringkali membaca berita tenyangnya, membuat saya ikut penasaran seperti apakah rasanya? Kok sampai-sampai banyak orang berbondong-bondong dan rela mengantri lama demi mencicipi ayam goreng ini.

Katanya, citarasanya ayam gorengnya yang khas cukup berbeda dengan fried chicken macam ka-ep-si, mekdi, teksas, dan sebangsanya. Bumbunya meresap sampai ke daging bagian dalam, kulit ayam goreng tepungnya yang crispy ditambah dengan cocolan garlic sauce yang creamy.

Saya sempat makan ayam goreng, chicken nugget dan udang gorengnya. Tapi yang jadi favorit saya adalah chicken nugget! Karena memang beda dengan nugget-nugget yang biasa dimakan itu. Al Baik chicken nugget ini bumbunya meresap sampai dalam, dagingnya tender dan juicy, sementara kulit luarnya begitu crispy. Nah, ketika dicocol dengan garlic sauce dan cocktail sauce maka jadinya MUKA SAYA NGGAK KONTROL SEPERTI DI ENDING VLOG INI.

MONMAAP  😀

20 Comments
  1. April 13, 2018
    • April 22, 2018
  2. April 14, 2018
    • April 22, 2018
  3. April 15, 2018
    • April 22, 2018
  4. April 17, 2018
    • April 22, 2018
  5. April 18, 2018
    • April 22, 2018
  6. April 21, 2018
    • April 22, 2018
  7. April 22, 2018
    • May 13, 2018
  8. April 24, 2018
    • May 13, 2018
  9. May 14, 2018
  10. May 15, 2018
    • May 15, 2018
  11. May 20, 2018

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *