Review Orchid Garden Hotel Brunei Darussalam

Orchid Garden Hotel Brunei Darussalam

Entah mengapa setiap menjelang bulan Ramadhan, bawaannya selalu kangen dengan suasana Brunei Darussalam. Sebuah negara kerajaan di pesisir utara Borneo yang saya kenal dari koleksi perangko jaman sekolah dasar dulu. Terhitung baru dua kali saya berkunjung ke negerinya Sultan Bolkiah ini. Dan selalu ingin kembali lagi.

Kata orang-orang, Brunei Darussalam itu sepi, kurang menarik, nggak ada apa-apanya. Tapi justru itulah yang membuat saya jatuh cinta. Kehidupan seperti terasa berjalan lambat. Warga disana terasa begitu menikmati harmoni kehidupan dunia dan akhirat pada saat yang bersamaan. Apalagi pada saat bulan Ramadhan, damai sekali rasanya.

Hingga detik ini, saya masih berharap ada keajaiban semoga tahun ini diberikan kesempatan untuk kembali menikmati suasana damainya bulan Ramadhan di Brunei Darussalam. Ingin tarawih di Masjid Jame’ Asr lagi, ikut majlis tadarus di Istana Nurul Iman, ziarah di Kubah Makam Diraja, ngabuburit di Kampong Ayer, jajan aneka kue tradisional untuk berbuka puasa di bazaar Ramadhan dan masih banyak kegiatan lagi haha.

Anyway, postingan kali ini saya ingin sharing review singkat Orchid Garden Hotel. Sebuah hotel yang pernah saya singgahi ketika main ke Brunei Darussalam kala itu. Barangkali reviewnya bisa bermanfaat bagi yang akan traveling kesini.

Lobby Orchid Garden Hotel Brunei Darussalam

Kursi Tunggu Orchid Garden Hotel Brunei Darussalam

Fascade Orchid Garden Hotel Brunei Darussalam

Orchid Garden Hotel berada tak begitu jauh dari Brunei Darussalam International Airport. Hanya sekitar 2,3 Km. Ditempuh sekitar 5 menit perjalanan menggunakan mobil. Jadi kalau kamu sedang transit lama untuk menunggu penerbangan selanjutnya, bisa juga stay di hotel ini. Lokasi hotel persis di samping Stadium Negara Hassanal Bolkiah. Jadi kalau buka jendela kamar, kita bisa melihat aktfitas para atlet yang sedang berlatih ataupun masyarakat yang sedang olah raga di sekitar stadion. Kalau mau ikutan jogging di sekitar Stadium Negara Brunei pun boleh saja.

Hotel ini termasuk “senior” di Brunei karena sudah dibangun pada masa akhir era 90an. Namun dengan perawatan yang cukup baik membuat hotel ini masih terlihat terawat meskipun menurut pengamatan saya, beberapa furniture & interior kamar sudah saatnya rebranding. Interior lobby hotel didominasi granit dengan lampu gantung kristal sebagai hiasan.

Ada beberapa tipe kamar yang dimiliki Orchid Garden Hotel. Diantaranya Standard, Deluxe, Junior Suite, Executive Suite, Royal Suite & Presidential Suite. Tinggal pilih mana yang sesuai budget. Seingat saya, untuk kamar standard atau deluxe di range harga 800 ribuan s/d 1 jutaan jika pesan via online travel agent. Jika dibandingkan dengan harga kamar hotel yang setara bintang 4 di Indonesia, rata-rata rate hotel di Brunei Darussalam memang lebih mahal. Kalau belum pindah, kantor konsulat Swedia di Brunei Darussalam juga ada di Orchid Garden Hotel lantai 2.

Fasilitas kamar yang saya tempati relatif standar. Ada TV, kulkas, beberapa complimentary dan toiletries. Cukup lah kalau hanya untuk menginap 1-2 hari. Lagian saya juga lebih sering berada di luar hotel kala itu. Tentang jaringan internet, WiFi disini lumayan stabil, termasuk di semua area hotel.

Kamar Orchid Garden Hotel Brunei Darussalam

Toiletries Orchid Garden Hotel Brunei Darussalam

Brunei Stadium

Makanan Orchid Garden Hotel Brunei Darussalam

Masjid Jame Asr Hassanal Bolkiah Brunei Darussalam

Fasilitas pendukung lainnya antara lain adalah Amanha Spa, dan complimentary shuttle dari hotel ke Times Square. Lumayan memudahkan tamu jika akan berbelanja kesana. Selain itu, yang saya suka dari Orchid Garden Hotel adalah makanannya yang melimpah. Banyak variasi menu yang disediakan mulai dari menu tradisional Brunei, menu khas Melayu, Chinese, Western, dan olahan beragam seafood pun ada. Apalagi ketika momen bulan Ramadhan. Goldiana Cafe and Lounge akan penuh sesak oleh warga yang berbuka puasa bersama disana.

Orchid Garden Hotel Brunei Darussalam

Lot 31954, Spg 9. Kg Anggerek Desa

Jalan Berakas BB3713

Brunei Darussalam

Tel: +673 233 5544  Fax: +673 233 5444

Email : reservations@orchidgardenbrunei.com

About the author

Indonesian expatriate living in Dubai UAE. I started blogging in January 2011. Awarded as 2nd runner up Skyscanner Travel Bloscars Award Indonesia on 2014. I mostly shares my travel experiences and tips for my readers through write up, photos and videos. Interested in hotel & airlines review, adventures, beaches, cultural festival, architectures, heritage sites, and foodies.
18 Responses
      1. salah satu negara di Asean yang membuat aku sangat penasaran adalah Brunei ini. Bangunannya cantik, negaranya tampak nyaman, aduhhhh.. pengen ke sana.

  1. Interiornya yang agak gunung membuat hotel ini justru kelihatan unik. Mungkin mereka perlu mengganti filter yang lama tapi dayanya disesuaikan dengan ciri khas yang sudah terbentuk. Nyaman sekali tampaknya dan makanannya juga menggoda untuk dicicipi. Semoga Ramadhan ini balik kembali ke Brunei Kak Fahmi. Amin

  2. Sesuai dengan citra Brunei sebagai negara yang kaya raya, hotel ini terasa mewahnya ya. Apalagi makanannyaaaaa ,,, sumpah itu padat dan berlimpah. Bakal lama deh kalau acara makan 😀

  3. Kita agak beda kalo soal brunei :D. Jujurnya aku malah agak males kalo hrs balik kesana lagi , yaa krn suasana nya yg agak bosenin sih.. Tapi ga bisa dipungkiri, kotanya memang cakep dan tenang banget ya mas.. Trutama, makanannya enak2 :D.

    1. Saya suka suasana ramadhan di Brunei Darussalam mbak Fanny, pas kalau ingin fokus beribadah. Kalau di tempat kita terlalu “riuh rendah”, beda sedikit saja jadi ribut ahaha.

  4. mungkin karena orang2nya rata2 sudah pada makmur, keamanan, subsidi atau semacamnya sudah dijamin pemerintah jadi fokus dunia dan akhiratnya seimbang, mngkin lho ya hehehe

  5. salah satu negara yang bikin aku penasaran adalah brunei ini bang.. semoga suatu hari nanti ada rezeki ke sana dan bener2 menikmati keadaan di sana.. amin..

  6. tertarik pengen ke Brunei juga.. kayaknya damai banget di sana.. kalau transportasi gimana ya? taksi murah/mahal bang?
    Salam kenal btw 🙂

Leave a Reply