Monumen Kapal Selam Surabaya, Sepenggal Sejarah Bangsa

Monumen Kapal Selam Surabaya / Surabaya Submarine Monument

Sepenggal Sejarah Bangsa

surabaya

Sewaktu berkunjung ke Surabaya pada akhir Januari lalu, saya menyempatkan diri berkunjung ke Monkasel, monumen kapal selam yang ada di seberang hotel tempat saya menginap. Monumen yang terletak di Jl. Pemuda No 39 Surabaya ini cukup mudah dikenali. Mengingat bentuknya yang cukup mencolok, berupa seonggok kapal selam tapi berada di daratan. Pasti langsung mengundang rasa penasaran tiap orang yang lewat.

Surabaya

Tiket masuk seharga Rp. 5.000,- sudah ditangan. Sebelum masuk, saya berjalan mengitari kapal selam ini dengan terbengong-bengong. Kapal selam segede gaban ini, gimana caranya sampai terdampar di pinggir Kali Mas sini? nyelem lewat kali? Atau disulap sama Pak Tarno dengan mantra sim salabim prok 3x? #ngaco. Karena semakin penasaran, saya lalu naik melalui tangga, masuk ke dalam lambung kapal dan disambut oleh suara halus: “karcisnya mas?” yang ternyata suara Mbak Anita, guide yang stand by di dalam. Penjelasan dan cerita menarik mengenai kapal selam ini langsung mengalir tanpa henti dari mulut Mbak Anita yang sudah fasih dan hafal diluar kepala.

 surabaya

Aura mistis namun nasionalis sangat terasa saat kita menyusuri ruang satu ke ruangan lain. Terpajang foto-foto para Komandan yang pernah memimpin kapal ini. Seolah waktu berputar kembali ke belakang, saat kapal selam ini terlibat dalam operasi tempur melawan musuh, menyelam ribuan meter dibawah laut, mengendap kapal musuh dan menembakkan torpedonya. Berjuang untuk menegakkan kedaulatan negeri ini. Makanya, dua jempol deh untuk para prajurit yang pernah bertugas di kapal selam ini. Salut !!

 surabaya

Kapal Selam KRI Pasopati 410 ini dibuat oleh Rusia pada tahun 1952. Kemudian dibeli oleh Indonesia pada tahun 1962 dan dipakai berbagai macam operasi oleh TNI AL hingga tahun 1987. Karena sudah cukup usang, kapal selam ini di non aktifkan pada tahun 1989. Dan pada 1996, Kapal Selam Pasopati ini dimutilasi alias di potong-potong menjadi 16 bagian di PT PAL dan diangkut menggunakan truk trailer ke tempat sekarang ini berada pada tahun 1998 untuk dirakit kembali menjadi sebuah kapal selam yang utuh untuk kemudian dijadikan sebagai monumen.

surabaya

periskop

Saya tidak bisa membayangkan apabila saya ditakdirkan untuk bertugas di kapal selam ini. Isinya panel-panel, kabel, tombol dan alat-alat navigasi dengan kode-kode yang rumit, serta ruangan yang sempit karena disekat dengan palka-palka yang terbuat dari baja tebal. Belum lagi supply oksigen yang terbatas, dan harus berbagi tempat dengan puluhan crew lain. Hmmm bayangin aja nggak bisa napas. Tapi tenang, saat ini di setiap ruangan sudah dilengkapi dengan AC, jadi tidak perlu khawatir pengap ataupun kepanasan. Yang pasti, berkunjung ke Monkasel ini memberi pengalaman yang berbeda disbanding dengan monument/museum yang lain.

surabaya

kode-kode di dalam kabin

Monkasel ini dikelola oleh pihak TNI AL Surabaya. Buka setiap hari dari jam 08.00 – 22.00 WIB. Akses kesini sangat mudah karena terletak di tengah kota. Berdampingan dengan Plaza Surabaya. Dengan hanya membayar satu tiket, kita tidak hanya dapat masuk ke monument kapal selam namun juga bisa melihat film tentang profil kapal selam di theater yang ada di kompleks monkasel yang diputar setiap jam nya dengan durasi +/- 20 menit. Pokoknya bisa nambah banyak pengetahuan deh.

Jangan Lewatkan Harga Tiket Pesawat Termurah di Wego.co.id !!

Berikut spesifikasi Kapal Selam KRI Pasopati 410

  • Panjang: 76,6 m
  • Lebar: 6,30 m
  • Kecepatan: 18.3 knot di atas permukaan, 13,6 knot di bawah permukaan
  • Berat penuh: 1.300 tons
  • Berat kosong: 1.050 tons
  • Kemampuan penemuan: 8.500 mil laut
  • Baterai: 224 unit
  • Bahan Bakar: Diesel
  • Persenjataan: 12 Torpedo Uap Gas
  • Panjang: 7 m
  • Baling-baling: 6 lubang
  • Awak kapal: 63 orang termasuk Komandan
  • KRI Pasopati memiliki jumlah 7 ruangan:
    1. Ruang untuk haluan Torpedo, dipersenjatai dengan 4 torpedo propeller, juga bertindak sebagai penyimpanan untuk torpedo
    2. Ruang Komandan, Ruang Makan, dan Ruang Kerja. Di bawah dek adalah Ruang untuk Baterai I
    3. Jembatan utama dan Pusat Komando. Penyimpanan Makanan di bawah dek
    4. Ruangan Awak Kapal, Dapur, dan penyimpanan untuk Baterai II di bawah dek
    5. Ruangan Mesin Diesel dan Terminal Mesin
    6. Kamar Mesin Listrik
    7. Ruangan Torpedo untuk bagian buritan. Berisi dengan 2 buah Torpedo.
7 Comments
  1. September 20, 2012
    • September 21, 2012
  2. March 22, 2015
    • March 25, 2015
  3. April 19, 2015
    • April 20, 2015
      • April 21, 2015

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*