Giveaway Buku Anak Kos Dodol

Kamu pernah merasakan kehidupan sebagai anak kos?

Gimana rasanya?

Bahagia karena bebas mau ngapain aja?

Atau malah justru merana karena jauh dari orang tua?

Seorang penulis muda berbakat Indonesia, Dewi “Dedew” Rieka menceritakan seluk beluk kehidupan anak kos di Yogyakarta dalam serial novel Anak Kos Dodol dengan gaya bahasa yang ringan nan ciamik. Kamu sudah baca buku-bukunya?

Anak Kos Dodol – Gradien, 2008

Anak Kos Dodol Lagi – Gradien, 2008

Anak Kos Dodol Kumat – Gradien, 2011

Anak Kos Dodol Tamat – Gradien, 2011

Cover Anak Kos Dodol Horror
Cover Anak Kos Dodol Horror

Karena novel Anak Kos Dodol the series ini begitu mudah diterima oleh pembaca, maka sempat pula dibuat versi komiknya. Bahkan, Fajar Nugros, sutradara film Cinta Brontosaurus itu juga tertarik untuk mengangkat novel Anak Kos Dodol karya kak Dedew ini ke layar lebar.

Meneruskan kesuksesannya, pada April 2015 ini terbitlah buku Anak Kos Dodol Horror yang merupakan rangkaian serial novel tersebut. Rupanya bukan cuma para penghuni kos Puri Cantika Condong Catur Jogja saja yang ingin eksis, namun juga para “penghuni” yang tak kasat mata pun ingin menampakkan diri melalui buku AKD Horror ini hahaha, gokil!

Nah, dalam rangka syukuran terbit buku baru, kali ini kak Dedew & saya ingin bagi-bagi sedikit merchandise Anak Kos Dodol. Yeay!

Lah? Kok saya ikut-ikut syukuran? Apa hubungannya coba?

Ya suka-suka dong hahaha, yang penting kita semua happy-happy bareng! Sepakat?

Jadi, ada 1 buah buku Anak Kos Dodol Horror yang masih hangat dari penerbit + 2 buah Tshirts Anak Kos Dodol warna hijau tosca super kece! Siapa mau?

Anak Kos Dodol
Tshirt & Buku Anak Kos Dodol Horror

It’s easy to join this giveaway! Syaratnya:

  • Follow akun @dewirieka & @fahmianhar
  • Ceritakan pengalaman seru ketika menjadi anak kos via comment di bawah postingan ini. Boleh pengalaman lucu, konyol, horror, romantis, mengharukan, dll. Apapun! Singkat saja kok, sekedar sharing seru-seruan.

Contoh format jawaban:

Nama : Pevita Pearce

Akun : @PepitaPearce

Domisili : Palangkaraya

Jawaban :

Saya pernah kos di sebuah rumah tua bekas bangunan villa Belanda ketika kuliah di Solo. Lokasinya tak begitu jauh dari kampus. Pernah suatu malam ketika masih baru beberapa menghuni kamar tersebut, saya seperti “tindihan”, antara setengah sadar tidur dan terjaga. Badan tidak bisa digerakkan seperti ada yang membelenggu. Saat itu sekitar jam 02.30. Samar-samar di pojok kamar seperti ada bayangan hitam berdiri mematung di dekat lemari baju. Rrrrr serem banget. Pagi harinya saya bertanya kepada teman-teman kos yang lain, rupanya hal tersebut sudah biasa terjadi pada penghuni baru untuk diajak kenalan. Kampret! Kos macam apa inih! Huaaaa

Gampang kan? 3 pemenang yang beruntung insyaallah akan diumumkan pada 17 Mei 2015. Selamat bergabung dalam giveaway kali ini, semoga beruntung!

 ===========================

PENGUMUMAN

Berikut pemenang yang beruntung mendapatkan merchandise Anak Kos Dodol dari Mbak Dedew:

  • Miya Kamila – @MiyaKamila89 : Tshirt
  • Ega Putra – @ergaput_ra : Tshirt
  • Minarti – @mimiegan_ : Buku

Selamat kepada para pemenang, segera ditunggu konfirmasi data diri lengkap serta alamat pengiriman hadiah via email: fahmianhar21@gmail.com.

Untuk yang sudah berpartisipasi namun belum beruntung, jangan kecewa ya, nantikan giveaway yang lain di blog ini. Terima kasih atas partisipasinya. Semangat!!

Cek Promo Hotel Murah di Semarang

About the author

Indonesian expatriate living in Dubai UAE. I started blogging in January 2011. Awarded as 2nd runner up Skyscanner Travel Bloscars Award Indonesia on 2014. I mostly shares my travel experiences and tips for my readers through write up, photos and videos. Interested in hotel & airlines review, adventures, beaches, cultural festival, architectures, heritage sites, and foodies.
24 Responses
  1. Yunan setiawan

    Nama : Yunan Setiawan
    Akun :@yunanstwn
    Domisili : Malang

    Malang selain terkenal akan wisatanya , juga terkenal sebagai kota pendidikan . Tak terasa sudah 3,5 tahun saya kuliah di salah satu perguruan tinggi di malang , kebetulan saat ini saya tinggal di kost yang letaknya tidak jauh dari sekitaran kampus bersama 7 orang teman saya lainnya. Sebelumnya saya sudah 4 kali “nomaden ” atau pindah – pindah kost, Bukan apa -apa , saya hanya mencari “kost sejati saya” , cielaah !

    Hal yang saya sukai di kost ini adalah rasa kekeluargaan 🙂 , suatu hari sebelum malam bergantian tahun baru , saya diajak si taufiq salah satu penghuni kost untuk menghabiskan malam tahun baru bersama penghuni kost yang lain, Karena tidak ada planning lain , saya iyakan ajakan Taufiq. Saat malam itu tiba , Kami memilih acara bakar – bakar ayam di atap rumah kost , ditambah jus jeruk sebagai minuman , diiringi musik khas tahun baru , di hiasi kembang api yang meletus bersahut – sahutan. aduhaaai malam yang indah bagi para jomblo 😀 , akhirnya kutemukan “Kos Sejatiku ” .

  2. mia kamila

    Nama : Mia Kamila
    Akun : @MiyaKamila89
    Domisili : Pati

    Jawaban :
    Tinggal di kost itu menyenangkan, bertemu dengan berbagai karakter dari berbagai daerah. Aku kost karena aku kuliah di Kota Semarang. Rumah kost yang aku tempati memiliki bangunan yang sangat modern berlantai dua dan mempunyai fasilitas kamar mandi dalam, tapi tidak membuat penghuni kost menjadi individu.
    ***
    Ada suatu kejadian yang mungkin tidak dapat aku lupakan. Ketika aku sedang asik dengan laptopku di kamar dengan pintu terbuka separo. Tiba-tiba mendengar suara gaduh dari kamar seorang teman asal palangkaraya bernama Euis. Aku yang merasa terganggu dan penasaran langsung menuju kamar Euis yang berjarak dua kamar dari kamar depanku di lantai dua. Belum sampai aku kesana, Euis bersama dua temanku bernama Erna dan Tika berlari ke arahku sambil berteriak. Serontak akupun mengikutinya.
    “Hosh…hosh…Ada apa sihh?” Aku bertanya kepada Euis yang menghentikan larinya tepat di ruang tivi.
    “KKK…kamarku bau menyan.” Jawab Euis sambil mengatur nafas.
    “Ada apa nih ribut-ribut?” Esti, Yani dan Rena keluar dari kamar Esti yang berada di depan dekat balkon.
    Euis menceritakan kejadian bau menyan di kamarnya dan kami semua pergi ke kamar Euis untuk membuktikannya. Ternyata bau itu memang benar ada dan semakin menyengat. Bulu kudukku tiba-tiba berdiri kemudian aku berlari menuju runag tivi diikuti oleh ke enam temanku sambil berteriak.
    “hosh..hosh..kok lari sih?” Tanya Esti.
    “Aku takut, mrinding rasanya.” Jawabku.
    “Masuk kamarku aja yuk, kita ngaji bareng aja biar setannya ilang” Ajak Esti, dan kami mengiyakan saran esti. karena kehebohan kami mengundang teman yang lainnya jadi takut dan bergabung di kamar Esti. Hal yang kami lakukan saat itu adalah baca doa-doa yang kita bisa. Berharap makhluk-makhluk jahat tak kasat mata tidak menggangu kami. Kamar Esti mendadak seperti tempat rukiah. Suasana yang kami rasakan semakin mencekam. Hingga pada akhirnya salah satu temanku menangis dan Rena bertingkah aneh dengan memandang Euis dengan tatapan tajam.
    “Jangan masuk, jangan masukkkk, aku gak mau,, jangan,,,jangan masuk.” Kata Rena sambil teriak-teriak.
    Waduh Rena kemasukan nih pikirku. Tak lama lagi Rena menangis meraung-raung. Saat itu jarum jam berada di angka 11 lebih 10 menit. suasana kost sudah mulai sepi. Hanya terdengar keributan dari kamar Esti. Semakin kencang raungan Rena semakin kencang pula kita membaca doa-doa. Sudah mirip acara dunia lain di televisi.
    “Mbak gawat Rena kesurupan deh, panggil ibu penjaga deh.” Kata Yani kepadaku. Tanpa menjawab perintah Yani aku segera keluar kamar dan berteriak kepada ibu penjaga Kost dari atas tangga.
    “Buk, buk,, sini ada yang kesurupan.”
    Mendengar suaraku ibu penjaga yang tengah menonton tipi segera bergegas mendongakkan kepalanya ke atas. Merasa sudah di respon aku segera kembali ke kamar. Karena aku juga takut sendirian di luar. Tak lama aku meletakkan pantatku di kasur, tiba-tiba ibu penjaga datang membuka pintu sambil membawa sapu dan bilang “Mana tikusnya mbak? biar saya gebuk sampek mati.” Kami semua tercengang olehnya. Suasana Horor yang menyelimuti kami pecah menjadi tawa yang menggema. Lalu bagaimana dengan Rena? Ya, karena kami adalah para abnormal, yang tidak tau cara menayai hantu yang masuk ketubuh manusia lalu mengelurkannya seperti acara di televisi. Kami serahkan saja Rena kepada Paranormal. Hahaha…

    Makasih kak Fahmi dan kak Dewi udah di ijinkan cerita dan ikut GA ini.

  3. Nama : Tri Adi Wibowo
    Akun : @bowbono
    Domisili : Yogyakarta

    Jawaban :
    Halo halooo… Asal saya dari tegal, kuliah di Jogja dan tinggal di kos-kosan. Hidup di kos hmmmh biasa saja sih, hehe. Hampir tiap tahun saya pindah kos, dari awal kuliah sampai akhir kuliah. Alasan tiap tahun pindah kos adalah karena harga kos yg naik, hhmmmhh sayang kan kalau uangnya dipakai buat bayar kos yang naik, mending pindah aja nyari yg harga masih oke di kantong.
    Setiap pindah kos, ketemu lingkungan kos baru, teman yang baru. Kegiatan di kos ya sama seperti pada umumnya anak-anak kos lainnya. Yang paling menyenangkan kalau pas makan bersama di kos, gelar tikar gitu. Ulala nikmat deh.
    Ada juga hal menyebalkan, yaitu susah jaga kebersihan, saling pakai barang temen, sampe akhirnya kelupaan dikembalikan haha.
    Kebanyakan teman-teman saya yang ngekos itu bilang kangen sama suasana kamar kos, kalau saya sih tidak karena mungkin keseringan pindah kos, jadi tidak ada jiwa yang tertinggal di kos. *HALAHHH
    Tapiiii walaupun tiada kenangan yang berkesan ketika ngekos, tp kadang ada rasa kangen pengen ngekos,hihi. Saat ini saya udah lulus jadi gak ngekos lagi.
    Yah anak kos itu harus mandiri, belajar hidup sendiri, belajar seperti membangun keluarga gitu deh katanya hehe.

    Cukup sekian saja deh kakak. Makasih banyak ^^

  4. Saat kuliah, saya kos di bilangan Dayeuh Kolot, Kabupaten Bandung. Bangunannya masih baru, fasilitas yang lumayan, tapi lingkungannya kurang nyaman. Ya, tempat kos kami hanya terpaut 3 meter saja dari bibir Kali Cikapundung yang beraroma busuk di waktu-waktu tertentu! Yang membuat saya bertahan 2 tahun di sana karena teman-teman kos yang seru.

    Pada suatu pagi sebelum kami bersiap berangkat kuliah, di depan kos tampak beberapa orang berkerumun. Ada yang membawa galah sambil mengaduk-aduk sungai. Saat teman saya bertanya ke seorang warga di sana, katanya “ada mayat nyangkut!”. APA? Iya, ada M-A-Y-A-T tersangkut di sungai. Kabar bergenre horror ini pun kami sambut dengan perasaan was-was dan ngilu. Kami, 8 orang pejantan warga kos, tidak ada satupun yang berselera mendekat ke TKP penemuan mayat tersebut. Beberapa saat kemudian, jenazah akhirnya dapat dievakuasi dan diletakkan tepat di depan gerbang kos kami! Kenyataan itu membuat kami semakin pilu dan memilih berangkat-pulang kuliah lewat pintu belakang saja.
    Konon, korban dibunuh dan dibuang ke sungai. Lalu karena debit airnya tidak deras, jadilah tersangkut. Lingkungan kos kami yang awalnya memang gelap dan sepi saat malam hari, jadi terasa spooky.

    Hikmah kejadian ini yaitu membuat kami, 8 orang pejantan warga kos, jadi semakin rukun. Beli makan di warung bareng, nonton tv bareng, bahkan menutup gerbang kos pun bareng. Kenapa bareng? Karena kalau ada ‘sesuatu’ yang tersangkut lagi di kali, kan kaburnya nggak sendiri tapi bareng-bareng :D.

  5. kak, aku tetep boleh ikut kan meskipun PR Sunan belum dikerjain ?
    akan dikerjakan secepatnya hehehe 😀

    Nama : rinta adita
    Akun : @rintadita
    Domisili : Jakarta

    Boleh dibilang aku ini setia, karena udah ngekos di kosan ini sewindu lamanya. Meskipun sekarang kosanya cuma dipake transit tiap ditinggal mas bebeb aja. Soalnya udah males pindah sih, terlanjur cocok sama kosan itu.

    Berhubung itu kosan khusus wanita yang disiplin. Anak kos ga ada yang dikasih kunci pager dan pintu depan. Sementara pager dan pintu depan akan ditutup pukul 10 malam di weekdays, pukul 11 malam di weekend. Pulang lebih dari jam itu, silakan telpon sama penjaga kos, kalo beruntung ya bakalan diangkat telponnya, kalo gak diangkat-angkat sampe 3 kali ya silakan cari masjid terdekat buat numpang tidur.

    Pada suatu kesempatan, saya ada acara reunian sama temen-temen kuliah dan memang bakalan pulang malam. Saya udah telpon penjaga kos sebelumnya untuk memberitahu bawa saya bakalan pulang agak malam, jadi minta tolong untuk stand by kalo saya telpon lagi pas udah pulang. Ya mungkin penjaga kosnya lelah, saya telpon hampir 10 kali gak diangkat-angkat juga, hampir setengah jam saya menunggu di luar pager sambil nelepon. agak serem juga itu mengingat udah hampir jam 12 malam, dan jalanan depan kos sepi banget. Karena gak sabaran yaudahlah akhirnya saya niatin aja manjat pager, kebetulan pagernya panjatable buat saya. Lagi enak-enak manjat eh tau-tau ada yang semprit-semprit sambil teriak maling….maling…. asyeeem, kebetulan sebelah kosan emang ada pos jaga. Tapi ya alhamdulillah sih gara-gara disempritin dan berisik, penjaga kos saya jadi bangun plus seisi kosan yang dengan sukses ngetawain saya :/

  6. fifi andrian

    Nama : fifi andrian
    Akun : @fifiyulinda
    Domisili : berau,kaltim
    Dahulu kala,5th yg lalu q kerja dn nhe kos d surabaya..alhamdulillah ibuk kos ny buaeekk buanget..yg mw q sharing adl kisah ngenes dan melaratny jadi ank kos yg jauh dr kluarga,jdi q gajiannya tiap awal bulan nih..awal bulan uda dpastikan bs mkn enak,kaepci mekDi..tp pas tgl akhir2 banget,uda dpastikan mkn cmn indomi goreng..pernah satu ketika gajian tak kunjung cair,kmungkinan malem bs cair sdgkan duit ludes..indomie kosong,beras raib dan stok telor pun mengilang krn si ayam kgak mau ngasih telornya k q,alhasil q bingung gmn cara ngisi perut utk siang sampe sore..dtiap sholat kyknya doaku adalah minta dturunkan makanan dr langit..alhamdulillahnya Allah mendengar doa hamba ny yg manis ini,pas sore hari..si ibuk kos nan baek hati dan rupawan itu dateng k kamar,ngetok pintu..dan panggil2 namaku..’mbak..ini ada makanan’ dg semangatnya kubuka pintu dan..jreng..jreng..ada sepiring penuh ubi rebus..hahaii..bisa nih buat ganjel perut..selaen sering ngasih mkanan dn cemilan..si ibu dan bpk kos jg sering minjemin motornya ke anak kosnya ini..hihi..
    Segitu dlu critanya..sebenernya buanyak bgt kisah tak terlupakan slama 2th jdi ank kos..

  7. aku meloookkk Kak Fahmi 😉

    Nama : Uniek Kaswarganti
    Akun : @UniekTweety
    Domisili : Semarang

    Seumur2 gak pernah keluar dari Semarang, sekalinya kos di Madiun utk kerja banyak pengalaman gak enak, Kak Fahmi. Beneran.. nelangsa. Udah gajinya sitik, gak punya temen pulak di kos. Padahal aku tuh ramah (rajin menjamah) dan supel loh.
    Kupikir2 tadinya apa temen2ku pada takut kumintain makanannya, mentang2 gajiku sedikit. Mereka selalu nyingkir setiap kali waktu makan malam tiba. Kuliat2 pas temen2 sekos pada ngumpul kan di ruang makan utk makan malam, aku yg baru pulang kerja jam 9 malam penginnya ikutan gabung. Eeehh… mereka koq langsung bubar *menyakitkan binggo 🙁
    Besok2nya kuulangi lagi, setiap pulang kerja dan mau gabung, mereka gitu lagi. Nyebelin deh.
    Untung aku cuma kerja di Madiun sekitar 3 bulan, jadi tak terlalu lama sakit hati sama mereka. TApi penasaran juga kan kenapa mereka selalu sadis gitu padaku.
    Kuberanikan tanya lah pada penghuni kos yg paling senior sebelum kepulanganku ke Semarang, biar ndak jadi arwah penasaran 😉 Dan tau ndak mas apa jawabannya :
    “Lha kamu klo pulang kerja gak pernah mau mandi dulu. Ngilangin selera makan tauuukk…”
    Loh loohhh… apa hubungannya coba enggak mandi dengan selera makan. Sampai sekarang it’s still a mistery for me *merenung-tak-berujung-pangkal

  8. anggie thomas

    Nama: anggie thomas
    Akun: @anabelle jeconia michiko
    domisili: balikpapan
    Jawaban:
    Kejadiannya sekitar 5 tahun di kos pink di kota samarinda. Wkt itu pas lg liburan semester jd yg ada di kos itu cm bbrp org aja Termasuk saya. Byk yg udah pulang kampung. nah suatu pagi sekitar jam 10an saya keluar kamar mau beli maka. Pas buka pintu saya ngeliat temen saya lg berdiri di depan kamarnya sambil nunduk pake baju putih. Saya panggil aja.. anis anis nis kok msh di kos katanya pulkam kemarin tp si anis nya ga jawab2 atau noleh jg ga.. ya udah saya tinggal aja dia keluar..
    Malam nya wkt lg nonton di ruang tv berdua sm temen saya memey saya ceritain kejadian td pagi itu. Trus temen saya lgsg pucat dia bilang si anis udah di rumahnya di tarakan dr kemarin siang.. trus yg saya liat siapa dong? Lgsg aja kami ngacir ke kamar kunci pintu ketakutan ga berani bobo di kamar kami masing2 trus lgsg tlpn anis buat mastiin bener apa ga dia udah di tarakan.. eh ternyata bener….

  9. Nama : Minarti
    Akun : @mimiegan_
    Domisili: Malang

    Jawaban:
    Tahun ini adalah tahun ke-9 jadi anak kos di kota Malang. Selama 9 tahun sudah pernah 4 kali pindah kosan. Tapi untuk pengalaman horor di kos aku alami waktu ngekos di dekat kampus UM. Ceritanya akhir tahun 2011 setelah wisuda S1, aku langsung diterima kerja di kampus UM. Berhubung waktu itu nggak punya motor dan gaji masih pas-pasan maka aku putuskan pindah kosan di dekat kampus, biar bisa jalan kaki dan hemat (sebelumnya ngekos di deket UB dan naik angkot). Kosan itu ada 7 kamar, 2 kamar mandi, dan 1 sumur di belakang. Setelah pindah, aku baru tau kalau kosanku itu angker terlebih lagi kamarku. Sumur dibelakang kos juga terkenal seram. Hampir semua anak di kosan pernah mengalami peristiwa seram mulai dari tidur ditemani “mbak kunti”, penampakan wanita berambut panjang yang tertangkap kamera waktu anak-anak kos asik foto-foto di kos, dan yang paling sering adalah “ketindihan” waktu tidur, seolah ada makhluk halus yang masuk dalam mimpi dan menindih tubuh sampai nggak bisa nafas. Aku sendiri pernah mengalami beberapa kali peristiwa horor selama ngekos ditempat itu. Aku paling sering “ketindihan” dan anak-nak kos lain yang numpang tidur di kamarku pasti mengalami “ketindihan”. Paling seram waktu aku di kos sendiri karena teman-teman kos yang lain mudik libur kuliah. Malam itu, aku memberanikan diri untuk tetap tidur dikosan. Aku tutup dan kunci pintu kamarku. Sejujurnya malam itu aku nggak bisa tidur karna ketakutan. Sekitar pukul 1 pagi, aku dengar suara seperti orang mengetuk pintu kamarku. Aku mendengarnya beberapa kali. Aku nggak berani keluar kamar, sambil ketakutan aku baca doa-doa sampai akhirnya aku tertidur. Keesokan harinya aku langsung mengungsi ke kos temanku. Setelah sewa kos selama satu tahun habis, aku tidak memperpanjang sewa kos disitu lagi. Aku pindah kos dan kembali ke kos lamaku di daerah UB, kos yang nyaman dan bebas hantu-hantu nakal.

  10. erga putra

    Nama : Erga putra RA
    Akun :@ergaput_ra
    Domisili : Wonosobo

    Soal kos-kosan, saya udah sering pindah-pindah, mulai dari kos bersama pemiliknya, lalu kos cowo yang rame banget yang isinya cuma cowo2 yang kalo liat perawan kepalanya keluar nongol di pintu semua, dan lainnya hingga saat ini saya menghuni sebuah kosan yang baru dibangun dan baru dipasang jendela, jadi selama kurang lebih satu bulan yang lalu, saya menghuni kosan yang jendelanya masih melompong.
    awalnya kosan ini terlihat nyaman, dengan pemandangan kolam ikan dan pepohonan rimbun, tapi saat tiba malam hari, berubah mencekam, kuntilanak dan pocong pacaran, tuyul maen di pelataran, makhluk hitam suka cari perhatian *ups bercanda.
    tapi paling tidak di malam hari memang horror, soalnya jendelanya tak ada tutupnya, sering terdengar suara besi dipukul-pukul, angin malam keluar masuk, dan suka tercium bau busuk, bau ini terus menyerang sampai tenggorokan, kalo angin masuk baunya tambah menyengat, say kira ada mayat yang dibuang di sekitar kosan.
    Berhari-hari terus tercium bau itu, hidung semakin bertambah lebar lubangnya. sampai suatu hari saya beranikan diri mencari sumber bau, menelusuri sebuah gubuk di samping kolam ikan, saya melihat suatu benda mirip tangan terbungkus plastik hitam. yang ternyata IKAN MATI yang telah membusuk. sh*t..

    Kosan sendirian suka mikir aneh-aneh bin horror..

  11. Nama : Umi Marfa
    Akun : @umimarfa
    Domisili : Banyumas

    Saya belum pernah ngekos sih, tapi kalo nginep pernah, yah sehari jadi anak kos gapapalah. Jadi ceritanya waktu saya dan temen2 lagi Prakerin nih, karena lokasi jauh dari rumah akhirnya ngekos, tapi saya nggak, saya akhinya pulang-pergi, nah selama 2 bulan itu pengen dong ngrasain gmana rasanya jd anak kos, akhirnya malem minggu saya nginep. Pas jam 2 kita pulang prakerin, langsung ke kos, oh ya kos ini modelnya rumah, didalemnya isinya kamar2 sama ruang tamu, kalo malem asoy lah ngumpul di ruang tamu, nonton tv, rusak sih tvnya, kalo malem bisa jalan2 sebelum jam 10, nah begitu masuk ke ruang tamu semua temen saya buka jilbab semua (kosnya cewek semua), lalu pada nyari kutu di kepala mereka. WHAT? KUTU? Iya, ternyata gara2 suka pindah2 kamar, tidur bareng jadi ketularan semua, sampai saat ini, yang tau cuma mereka, saya dan yang baca komentar ini. Nah, sebungkus mie instan entah kenapa enak banget waktu di kos, saya makannya pake nasi, bareng2 pula, kalo dirumah kan mie doang, terus beberapa temen ada yang pulang, dan temen saya dititipin celana dalam, buat apa? Dicuciin! Omg, mereka konyol banget. Ada kejadian temen saya bobok masih pake seragam, terus bangun telat, dan mereka heboh gara2 si A yang udah pake baju sementara mereka belum mandi, padahal si A juga belum mandi, sering juga didatengin sama ibu kos karena berisik, di data identitasnya, mereka sampe takut kali aja dilaporin ortu, terus nih, kosan mereka deket sama tempat Prakerinnya, dan mereka lumayan sering telat, tapi entah kenapa saya yang dapet nilai paling rendah. Sedih…
    Btw, sukses buat Ganya, gak ribet 😀

  12. yopi saputra

    Nama : Yopi saputra
    Akun : @yopisaputra17
    Domisilli : Bandung
    Jawaban :
    3 tahun lalu tepatnya 23 April 2012, dakuw ngekos di daerah Air Tawar Padang nama kosanya “WISMADIA “,
    Dulu kosanya itu adalah kosan cewek, tapi bertepatan dengan gempa di padang 2009 silam banyak yang menelan korban akibatnya dan kata sumber beritanya ada cewek yang waktu itu lagi mandi dan terjadi gempa dan ceweknya tewas di tempat katanya ceweknya gentayangan kemana mana, nah semenjak itu buk sumarti sang pemilik kosan wismadia mengalihkan fungsikan menjadi anak kos cowok.
    Malam itu dakuw, vindo, tomi, jagai, andri lagi belajar namanya aja niat belajar tapi ujung ujungnya ngerumpi juga tapi kita ngerumpinya ala cowok cowk kece loh.. #plak.
    terjadilah peristiwa yang menggemparkan di wismadia malam itu, ada cewek alay yang tiap malam selalu gitaran dan menggoda cowok cowok kece yang numpring di bawah kosan saking keenakan sambil gitaran tuh cewek langsung kesurupan, dan teriak teriak bak bagaikan mabk kunti ceng ngegesan hi..hi.. seremkan ..dan semua komplek perumahan wisamdia tumpah ruah ke luar, termasuk di kamar dakuw pada riwueh ingin tahu apa yang sedang terjadi, kalo dakuw mah cuek bebek aja soalnya udah ketebak lagian sih kecentilan tuh kan kena batunya ..!!!
    dakuw kebelet pipis…
    katanya kamar mandinya di kenal angker ada ceritanya cewek cantik yang bunuh diri di kamar mandi 2 karena hamil dan dasar tuh cowok tidak bertanggung jawab enaknya aja yang mau tapi sakitnya di tanggung sama ceweknya itulah problematika sekarang .. ok fix lanjut..
    dakuw sih biasa saja awal masuk kemar mandi tanpa pikir panjang ketika dakuw buka pintu terlihatlah wanita berambut panjang dan baju putih lagi asyik nongkrong di atas bak mandi
    wow… arghh… argh.. Tidakkkkk…
    saking kagetnya dakuw langsung lari terbirit-birit ke temapat teman dan semua kosan wismadia pada tambah riweuh bag bagaikan pasar rebo di pariaman…
    Brisskkkkk kata buk kos,,
    kata teman dakuw wajahku pucat pasi dan mataku merah dan tatapan kosong …
    untung saat itu teman dakuw ada yang bisa melihat makhluk halus, dan tangan dakuw di pencet pencet
    dan keesoakan harinya si buk kos akhirnya menceritakan semuanya…
    semenjak itu kami langsung takut untuk ketawa ketiwi di kosan malah kita melakukan pengajian tiap malam di kamar masing masing dan semenjak itulah kami tidur barengan 5 kamar menjadi satu kamar coba,coba bayangin aja segala bau rupa ada disini.. hi..hi.. semenjak itulah kita jadi teman dan makin akrab sampai kita sudah menjadi mahasiswa di kota masing masing yang kita idam idamkan ..
    semoga bermanfaat temans 😀

  13. Aldi Rahman Untoro

    Nama : Aldi Rahman Untoro
    Akun : @108_Aldi
    Domisili : Tangerang
    Jawaban :

    Beginilah nasib anak kos, harus menunggu yang lain selesai dari kamar mandi. Ada yang lama banget, sampai saya kira dia nggak keluar-keluar. Saya paling kesel kalo yang lama, makanya sebelum dia masuk, saya duluan yang masuk, gantian haha, saya lama-lamain. Tapi memang kalo mandi itu harus ngantri, tapi disini orangnya kebanyakan orang jawa, kalo ngomong pake bahasa jawa, biasanya saya di kasih duluan, “monggo duluan.”

    Saya menulis artikel ini ketika saya sedang menunggu ke kamar mandi. Sebenarnya saya bisa saja masuk ke kamar mandi jam 4 pagi tadi, cuma karena base saya di serang musuh, jadi saya lihat dulu, clan war juga banyak yang nyerang, jadi harus persiapan war juga. Menunggu ke kamar mandi merupakan hal yang tidak enak, apalagi jika ingin bab (buang air besar). Itu mesti sabar, rasa sakit, cemas, gelisah, kesal, marah, bercampur menjadi satu. Kalo lama, pintu kamar mandi saya gedor-gedor, “cepetan woi.”

    Bukannya cepat selesai, malah makin lama. Tapi memang saya tidak suka menunggu, saya itu ingin melakukan segala sesuatu dengan cepat, efektif dan efisien. Pokoknya harus di selesaikan segera, tapi kadang-kadang saya males juga.

  14. Nama : Hawadis
    Akun : @anjritektur
    Domisili : Pontianak
    Jawaban :

    Saya tinggal di kosan yang cukup jauh dari kampus. Isinya juga orang-orang dari berbagai daerah. Awal kami ngekos, masih tersimpan rasa hormat dan simpati sesama temen sekosan. Tapi lama-lama, sikap asli kami muncul. Saling mengerjai sudah menjadi kebutuhan.

    Sekitar hampir dua tahun tinggal dikosan tersebut, tepatnya setelah kembali dari libur lebaran, ada kejadian yang sulit dihilangkan dari ingatan. Biasanya setelah kembali dari kampung masing-masing, kami semua membawa oleh-oleh kue sisa lebaran. Ada yang bawa buah-buahan juga. Salah satu teman kosan, sebut saja Badil, dia membawa manisan buah. Warnanya merah berbentuuk seperti ceri yang dimasukkan ke dalam toples yang berisi cairan pemanis.

    Semua temen duduk santai sambil menikmati manisan tersebut. Rasanya agak asam. Saat manisannya sudah makin sedikit, si Badil nahan-nahan ketawa. Kami mulai curiga. Saat ditanya, dengan ketawa si badil ngomong, “Itu air pemanisnya aku ganti pakai air kencing…hahaha…”.

    Karena sejak awal gak boleh ada pukul-pukulan fisik sebagai kesepakatan bersama di kos, mau gak mau hanya serapah dan umpatan yang keluar. Saya langsung kumur-kumur dan sedikit muntah. Pantesan asem.

    Tiga hari setelahnya, kami merencanakan pembalasan. Sore hari sepulang kuliah, kami membeli roti tawar dan selai srikaya. Tapi khusus untuk bagian Badil, rotinya ditambah barang lain. Kotoran manusia. Ngedapetinnya aja mesti nungguin ada yang sakit perut dulu, digedor pas orangnya lagi BAB di dalem, dibuka paksa.

    Pas Badil udah pulang, kami sedang duduk di teras depan sambil makan roti. Si badil tentu minta bagian dong, mumpung sisa satu (sengaja), kami persilakan aja. Dia ambil tanpa curiga. Digigit, dikunyah, dan dia merasa aneh. Kami kabur, lalu teriak, “Itu isinya taiiiikkkk! Rasain!”. Badil muntah di tempat.

  15. Isna Farhatina

    Nama : Isna Farhatina

    Akun : @isnastarr

    Domisili : Pekalongan

    Jawaban :
    Well. Ini pengalaman yang gak akan aku lupakan selama dikos-kosan. Minggu pertama dikos-kosan aku jalani dengan biasa saja dan enjoy. Tapi hari Selasa, minggu berikutnya aku mengalami sakit perut luar biasa dan kebelut pup. Nah kan biasanya aku kalo ke kamar mandi ya pastinya kamar mandi dikos-kosan, tapi waktu itu kamar mandinya lagi rusak dan si ibu kos (kebetulan kos-kosanku itu satu rumah dengan si pemilik) lagi pergi keluar kota dan pintu yang menghubungkan kamarku dengan kamar mandi dikunci dari dalam rumah. Aduhhhh aku panik gak karuan. Habis itu, aku langsung nyalain motor ke rumah salah satu temenku yang kira-kira jaraknya 2 km cuman buat numpang pup xD wakakak. Kebayangkan rasanya nahan pup sejauh 2 km?-_- selanjutnya, aku diketawain temenku itu. Katanya “kamu mau pup kok jauh amat sih? Lah emangnya dideket kos kamu gak ada masjid apa?!” wakakak aku langsung keinget deh sama masjid yang gak jauh dari kostan aku. yaAllah betapa lupanya aku sampai-sampai rela nahan mules sejauh 2km xD bener2 gak terlupakan deh.

  16. Nama: Fanny Fristhika Nila
    Akun@f4nf4n
    Domisili: Jakarta

    Aku termasuk yg jarang pindah-pindah kos.. Pas kuliah aja cuma 2x pindah kos. Itu juga karena pindah kuliah dari Banda Aceh ke Penang. Ada 2 cerita yg lumayan bgt keinget ama aku ampe skr.. 😀

    1. pas di Banda Aceh..
    Sebagai penghuni baru di kota syariah, aku samasekali ga nyangka kalo daerah tempat aku tinggal itu rawan banjir. Pas musim ujan di BNA, 1 per 1 kawasan kos temen2 yg daerahnya rendah, mulai deh kerendam banjir. Tapi aku msh PD daerah kos ku tinggi.Ga mungkin lah kebanjiran.. Tapi azab utk org sombong emg ada ya bok :D. Malam2, ujan lg deras bgt, dan ga sengaja aku kebangun, tp antara sadar ga sadar, ngeliat sendal kamarku jalan-jalan sendiri gitu. Horor bgt kan. Cuma krn mikirnya ‘ini pasti mimpi, dan aku ngelanjutin tidur lg. Pagi2, kondisi kamar msh remang-remang, aku yg masih setengah ngantuk, lgs bangun, dan ….BYUUR…. kaki sukses lgs kerendam setengah betis -_-! Ternyata, air udh masuk dari malam ke kamar2 kos kita 😀 Pantesan aja sendal kamar yg kukira jalan2 sendiri, trnyata krn kebawa arus air ;p Aghhhh, seumur idup, baru kali itu ngerasain banjir parah ampe masuk kamar 😀

    2. Pas di Penang
    Aku sempet tinggal 4 thn ama keluarga China yg ramah banget. Mereka emg ga niat nyari uang sih kayanya, lebih ke arah supaya 1 kamar mereka ga kosong. Jadilah aku yg tinggal di sana. Uang bulanannya murah, dan deket bgt ama kampus. Krn blm prnh tinggal ama keluarga Cina, bnyk kebiasaan2 mereka yg rada aneh buatku. Cthnya, di bak mandi, mrk nyemplungin beberpa koin uang ke dalam, katanya sih spy murah rezeki dan air ga akan kering.. Trus, pas chinese new year, aku udh diwanti2, ga boleh kerja sedikitpun, nyuci, nyapu, ngepel, a big NO banget deh. Tapi serunya pas CNY itu, bangun tidur, aku yg pgn ke kemar mandi, lgs buka pintu kamar dan SHOCKED ngeliat di atas meja makan dpn kamar tidur, seekor babi UTUH, BESAR, & KECOKLATAN, bertengger dengan manisnya menghadap ke arahku. Reaksi pertama mikirnya masih idup bro ;p. Tapi setelah diliat2 udah mati sih ternyata.. Siap untuk dipotong2 dan dibakar nanti malam pas CNY. hahahahaha…. seumur2 ya, baru kali ini ngeliat babi panggang utuh segede itu depan mata 😀 Walopun aku muslim, tapi ikutan ngerayain CNY bersama keluarga homestay, itu bener2 seru banget trnyata 😉 Ga ikutan manggang si babi sih, cuma icip2 buah2an aja 😀

  17. nadia sari

    Nama : nadia sari
    akun : sarinadia661
    domisili : banda aceh

    Aku sekarang masih anak kuliahan yang merantau dr kampung ke ibukota provinsi. Yg jarak dari kampung cma 2 jam perjalanan jauh banget kan. Secara ngak pernah jauh dari orang tua Dan keluarga Dan sekarang harus nerima kenyataan bahwa aku tinggal sendirian, iya S e n d i r i a n. rasanya itu ngak karuan apalagi harus ngekost. Yang semua dilakukan sendiri. selama kuliah aku baru sekali pindah kosan, kos yang pertama cuma bertahan 3 bulan. Tau alasan aku terpaksa angkat kaki dr kosan yg berjulukan putri hijau ? Tak lain dan tak bukan karna kemalingan lebih dari dua kali. Serem banget itu maling karna dia seorang “anggota”. dikarnakan trauma yg sangat over dosis. Jadilah aku angkat kaki dan berkelana mencari kosan yg lebih lebih aman dr maling. Setelah berkelana dr matahari terbit sampai matahari terbenam keluar masuk gang tikus. akhirnya ketemulah sebuah rumah tua yg menurutku peningalan sisa sisa stunami mha dasyat 2004 silam Yg berplanpet”cowok dilarang masuk” tapi kok serem banget yak ? Cat dinding yang mulai tegelupas. Aura aura ada DIA itu terasa banget. Mau tak mau karna sulitnya mncari kosan yg kosong ditengah tahun ajaran dn pastinya dekat kampus. Aku memutuskan untuk memilih kosan bestu alias bekas stunami.
    hari berganti minggu dan minggu berganti bulan. Aku belum pernah “diganggu “mngkin gara gara aku yg lebih serem dr “mereka” atau karna aku lebih cantik dr mereka. Mulai deh aku menyombongkan diri ngak bakalan diganggu sm mereka krna rajin sholat. (Ada ya manusia kayak gini)
    dan pada suatu malam hujan turun sangat lebat dn sekitaran jam dua, aku mendengarkan suara bisik bisik yang makin didengar, makin ngak jelas. dan akhirnya malam itu aku putar mp3 alquran smpek subuh.
    keesokan harinya, lagi semngat2 nya nyiram mawar kesayangan, kakak kos sebelah nyamperin, nad, semalam buat tugas smpek jam brpa ?.
    jam sebelas aku udh tidur kak, knP ? Tanyaku.
    “Engak beberapa malam ini kakak sering dengar orng yg lagi ngetik di kamar nadia sekitar jam 3 gitu, kakak kirain itu nadia.”
    Ouh tuhannn, apa yang sedang terjadi ??? Bisikku dlm hati
    dan mulai malam itu aku berhijrah kekamar sebelah cuma untuk tidur. Heheh untung kakak kosnya mau nerima aku setelah berbulan-bulan tiap malam hijrah. Aku memutuskan untuk kmbali keasalku . Iya bener, aku mulai tidur sendiri lagi dengan alasan melatih diri. Supaya nanti kalo dapat dinas malam dirumah sakit aku berani.
    Dan beberapa malam belakangan ini aku sering mendengarkan suara kipas angin dikamar sebelah. Padahal itu kamar udah kosong berbulan-bulannya. Karna penasarannya diatas garis normal kuberanikan diri minta kunci cadangan sama ibu kos tercinta. Dan malam itu aku dan kak rauzah dengan nyali diatas rata rata membuka pintu kamar kosong itu. Dan kalian tau apa yg ada didalam kamar itu, cuma ranjang dan sebuah lemari kecil. Ngak ada kipas angin. Iya ngak ada kipas angin jadi suara itu darimana datangnya ??? Aku menyerah dan mulai saat itu aku ngak mempedulikan suara apapun yang ngak jelas malahan aku nyambung satu tahun lagi di kosan “bestu”.
    dan pada suatu hari aku kekamar no 1 untuk minta film korea. Dan suara kipas angin makin keras terdengar. Usut punya usut ternyata suara kipas angin yg kudengar tiap malam beasal dr kamar satu. Oh TERNYATA. secara dinding antar kamar cma dibatasi triplek berhubung betonnya sudah ancur kebawa stunami. Pantaslah kedengar smpai kekamar 3, iya kamarku tercinta kamar 3.
    masih banyak cerita horor yg ada di kosanku, berhubung bekas stunami d dlu bnyak ditemukan mayat disini, ada yg ngak ada kaki, kepala. Serem deh pokoknya . Tapi drpda kepanjangan, aku cukupkan dlu smpek disini ya da dah

  18. Ryanto Fransiskus Sirait

    Nama: Ryanto Fransiskus Sirait
    Akun : @ciyuzmo
    Domisili: Pekanbaru
    Ini pengalaman waktu aku pertama kali ngekos pas awal kuliah, waktu itu kosan aku dilantai dua dengan tangga diluar, jadi siapa aja bebas masuk dan keluar. KOsan ini ada dua baris yang saling bertolak belakang, baris yang satu menghadap ke jalan, satunya lagi hadap ke rumah ibu kos. nah kosan aku tuh yang hadap ke jalan nomornya 10. kejadiannya ini hampir subuh. tiba- tiba banyak suara kaki berjalan, karna lantainya papan jadi bunyi dan getarannya lebih terasa, trus aku terbangun, karna kepo dan penasaran ada apa, aku ngintip ke luar lewat jendela, rupanya yang anak kos lantai 2 udah kumpul tuh. aku keluarlah ngeliat heboh-heboh, trus aku tanya ada apa, ternyata ada maling yang lagi beroperasi di itu kosan malam itu, malingnya baru aja lari, ada yang ngeliat katanya malingnya pake baju warna merah, dan yang bilang itu juga pake baju warna merah, hehe. ternyata ternyata lagi setelah aku telusuri, satu barisan yang sebaris dengan kamar aku semuanya terjaring operasi si maling kecuali kamar aku, hahah beruntung bingit ini, dari ujung nomor 14,13,12,11,9,8 semuanya kemalingan ada yang hilang hp, laptop, barang berharga lainnya, bahkan ada yang hilang tape radio butut hahah. jadi mereka cari rame-rame itu maling, sampe ke semak-semak. sayangnya gak ketemu, yaudah ikhlasin aja kawan2. itu sih pengalaman aku, rasanya lebih horror daripada disinggahin makhluk lembut, hihi.

  19. Dewi Ratnaningrum

    Salam kenal Kak Fahmi, ikutan GAnya ya..
    Nama : Dewi Ratnaningrum
    Akun @adeziiabi
    Domisili : Semarang

    Saya bukan anak kosan tulen sebenarnya, tapi pernah ngerasain kost justru setelah nikah.
    Kosannya ada sekitar 10 kamar, kosan umum jadi ada cewek, cowok, keluarga campur2lah tapi kamar mandi cuma ada 2 biji, kebayangkan gimana antrinya kalo pagi,, tapi bukan disitu ceritanya hehehe
    Ibu kost nyediain kulkas buat dipake bareng para penghuni kos, namanya orang banyak karakter juga macem2, ada yg rajin bikin es ada yg rajin abisin es ada yg pengertian abis ambil bikin lagi ada yg cuek.. Tau kan panasnya semarang kayak apa, jadi tiap pagi sblm brkt kerja aku pasti bikin es batu 2 atau 3 bgks buat ntar malem. Hari pertama utuh, hari kedua utuh, hari ketiga ilang 1, hari keempat ditambahin bikinnya eeh malah ngga bersisa… curhat sama tetangga ternyata dia juga punya pengalaman sama, dulu sering bikin es batu eh pas mau dinikmati ilang, raib nguap entah kmana, akhirnya males dia bikin2 lagi mending beli katanya, tapi aku tetep bikin soalnya masih penasaran sapa yg ambil, akhirnya ketauan yg sering ambil mbak berambut keriting sebelah kamar,, terbersitlah ide usil dipagi hari.. wkwkwkwk blm juga rencana dieksekusi udah ngakak duluan sama suami.. aku bikin es 2 bks dicampur sama garam 1 sendok… Ngebayangin si mbak minuman esnya jadi rasa nano nano hahaha… pas plg kerja aku cek masih utuh, aq tinggal makan dan pas balik aq cek lagi itu es batu udah ngga ada yg tersisa.. yeay kena dech hehehehe… mungkin mau bales kali yak si mbak keriting,. ada air sabun dimasukin plastik taruh di freezernya.. hahahaha… saya sudah tobat mbak ngga bakal bikin es lagi, maap ya mbak. 😉

  20. Evho Darmaone

    asyiikk ada GA, apalagi penulisnya salah satu author favoritku..

    Nama: Evho Darmaone
    akun : @evhodarmaone
    Domisili: Semarang

    ini cerita waktu ane di Kampung Inggris, Pare.
    ane sempet pindah-pindah kosan dan ngalamin yang bikin bulu kuduk merinding.

    kos an itu terbilang baru, dan masih tahap renovasi. letaknya juga di ujung jalan, sepi..
    akhir Oktober lalu, di depan kos gue ada proyek bangunan, dan ada pekerja yang tewas di sana. pokoknya sampe rame banget, bahkan ane ngerti kejadian itu.

    mandor yang tewas itu, kepalanya pecah, kena garukan tanah *gatau apa namanya, soalnya alat itu udah nggak pakem lagi.
    sempet takut juga kalo lewat situ, jadi anak kos an pada pergi-pulang bareng.

    dalam kamar kos ane ada 4 orang, sebut aja Mbak Retno, dista, Mbak gilang, dan ane sendiri.

    kebetulan malem minggu Dista pulang ke rumah, terus Mbak Gilang pergi ke Surabaya.

    tinggallah ane dan Mbak Retno, dua anak yang malang.
    awalnya kita cuma cerita-cerita berdua, ngobrol sampe tengah malem.
    gue cerita di deket pintu, dan tiba-tiba aja ada wangi semerbak kehirup idung gue.

    “Kamu pake parfum malem-malem mbak?”
    ane kira, itu parfum Mbak Retno yang biasanya dipake
    “Loh, nggak kok. kan udah dari tadi sore,”
    akhirnya Mbak retno dateng ke arah ane, dan dia bilang
    “Bau apa ini, wangi banget”
    ane sendiri juga nggak tau. hampir kaya bau dupa yang deket banget, tapi nggak ada yang bakar-bakar an.

    “Buka gih jendelanya,” kata mbak retno.
    gue buka jendela, dan lihat jemuran kamar sebelah agak basah.
    dengan nekatnya, ane endus-endus bau jemuran itu.
    baunya beda. bukan yang kaya deterjen gini.

    akhirnya pintu di buka, dan bau itu lewat sangat kuat di depan kita.

    kita berdua hanya melempar tatapan

  21. Nama : Anis Antika
    Akun : @AntikaAnis
    Domisili : Surabaya
    Jawaban :
    Pernah ada pengalaman konyol. Ceritanya saat itu aku masih jadi penghuni baru di kosan, masuk bareng dua orang cowok yang entah siapa mereka itu. Anggap saja cowok A dan cowok B. Suatu hari pas aku pulang kerja nemu surat di kolong pintu. Bunyi surat itu, “Hai, kenalin namaku A. aku tinggal di kamar depan. Hubungi aku ya… 085733******” Reaksi pertamaku saat baca itu adalah, ngakak habis. Terus saat aku flu sama batuk, pagi hari nemu obat flu dan batuk di depan pintu kamar. Nggak ada nama pengirim. Karena takut itu obat ada pelet atau parahnya expired, jadinya itu obat aku buang. Nggak lama kemudian ada surat lagi di kolong pintu. Bunyinya, “Maaf ya kalau aku sama temenku suka berisik pas malem.” Reaksiku langsung ngomel. Sudah tahu mengganggu masih saja dijadikan rutinitas.

    Kemudian pas aku sakit lagi, nemu obat lagi. Terus barang selanjutnya yang dikirim adalah cermin kecil dengan bingkai warna pink [sampek sekarang masih aku simpan karena bentuknya lucu]. Yang terakhir adalah miniatur Merlion yang terbuat dari sabun aromateraphy. Karena aku orangnya curigaan, itu patung Merlion aku buang juga. Padahal suka banget tuh ngelihatnya. Aku sih, curiganya si A sama B tadi yang kirim-kirim barang tadi. Soalnya ada seorang teman kos lain yang bilang kalau si B suka sama aku. Sedangkan si A, secara frontal menunjukkan rasa sukanya padaku [dohh… tokoh utama sinetron kali, ah, disukai sama dua cowok, emang gue siapa… :))] Ya itulah kejadian-kejadian konyol bin norak yang aku alami selama tinggal di kosan.

  22. RIni Cipta Rahayu

    Rini Cipta Rahayu
    @rinicipta
    Malang, Jawa Timur

    Pengalaman kos pertama kali aku rasakan ketika awal masuk kuliah. Biasanya jadi anak mami, sekolahnya deket dan tiba-tiba aku mengambil langkah besar untuk melanjutkan studi menyebrangi pulau berbekal dengan keyakinan bahwa aku bisa mandiri..
    Kosan yang aku tinggali sekarang udah aku tempati sejak jaman jadi mahasiswa baru. Awalnya pas daftar ulang ketemu sama kakak kelas satu jurusan dan dari satu daerah, jadi ikutan nimbrung ke kosnya yang kebetulan baru aja ditinggalin pemilik kamarnya yang lama.
    Letaknya di lantai 2, mojok dan minimalis. Pertama kali kesana, aku udah langsung suka karena ukuran kamarnya pas untukku, harganya juga nyaman dengan fasilitasnya. Singkatnya, aku ngerasa kerasan banget sampe sekarang. Walaupun kadang aku nggak nyaman dengan lingkungan kamarku, karena penghuni kos yang lain cenderung individualistis, cuek dan antisosial. Gambaran keluarga kos yang ceria jauh dari ekspektasiku. Ketemu sih, paling cuma senyum dan tegur sapa seadanya. Selebihnya, kebanyakan menghabiskan waktu di kamar aja.
    Sebenarnya aku gak suka, tapi aku terlanjur nyaman dengan kamarku. Males juga buat pindahan. Jadi sampai sekarang masih bertahan. Tapi kadang, aku juga ngerasa senang dengan kesepian dan kesendirianku ini. Yah, walaupun menyedihkan juga -_-

Leave a Reply