Bus Dari Brunei Darussalam Ke Kota Kinabalu

#NorthBorneoTrip Part 9

Hari masih gelap ketika kami meninggalkan penginapan. Selain masih pagi, langit diatas Brunei kala itu agak mendung. Rasanya masih ingin berlama-lama di Bandar Seri Begawan, tapi mau bagaimana lagi. Mau tidak mau hari itu juga kami harus melanjutkan perjalanan ke destinasi selanjutnya.

Deretan mobil-mobil pribadi mengular panjang di jalanan dalam kota. Para orang tua mengantarkan anak-anaknya pergi ke sekolah. Sekilas pandangan mata, semuanya mobil pribadi. Satu anak diantar satu mobil. Tidak ada yang berjubel naik bus umum atau bahkan bus sekolah sekalipun. Jadi ya wajar jika jalanan jadi agak macet. Namun tetap lancar & tertib.

Jesselton Sipitang Express

Jesselton Bus Jurusan Brunei ke Kota Kinabalu

Senin pagi, 19 Mei 2014. Saya & istri sudah nongkrong di pinggir jalan raya dekat Pasar Tamu Kianggeh. Pagi itu kami melanjutkan perjalanan lintas batas ke Sabah, Malaysia. Tujuan kami selanjutnya adalah Kota Kinabalu. Kami memilih naik bus dari Brunei Darussalam ke Kota Kinabalu. Sengaja dipilih jalan darat menggunakan bus karena kami ingin melihat langsung seperti apa kondisi peradaban di sisi utara pulau Borneo ini. Meskipun resikonya memakan waktu lebih lama dibandingkan dengan naik ferry jalur laut via Labuan.

Bus dari Bandar Seri Begawan ke Kota Kinabalu hanya ada 1 trip per hari. Berangkat on time setiap pukul 8 pagi. Begitu pula sebaliknya, bus dari Kota Kinabalu ke Bandar Seri Begawan juga hanya berangkat 1 armada sehari. Jadi kalau ketinggalan… yasalam!. Dioperasikan oleh Sipitang Express atau Jesselton Express, kondisi armada busnya cukup nyaman. Nggak bagus-bagus amat, tapi juga nggak jelek-jelek amat.

Petugas mulai memeriksa tiket dan paspor kami beberapa menit sebelum bus berangkat. Saya lihat ke kanan-kiri, tidak banyak penumpang. Sampai bus berangkat, bus ini hanya terisi 7 penumpang dari 50 seat yang tersedia. Alhamdulillah, jadi bisa bebas tiduran di kursi manapun. Berasa bus pribadi.

Interior Sipitang Express

interior bus

Pemandangan Selama Perjalanan Darat Brunei Ke Kota Kinabalu

kiri hutan kanan hutan

Border Temburong Brunei Darussalam

Border Temburong Brunei Darussalam

Kedai Makan di Kota Lawas Malaysia

Kedai Makan di Kota Lawas Malaysia

Pasar Besar Lawas Malaysia

Pasar Besar Kota Lawas Malaysia

Mahkamah Kota Kinabalu Malaysia

Pemberhentian Bus Terakhir di Gedung Mahkamah Kota Kinabalu Malaysia

Tips naik bus dari Brunei ke Kota Kinabalu:

  • Tiket bus Sipitang Express bisa dibeli secara online maupun on the spot. Kalau mau main aman, beli online & tinggal tunjukkan print out ticketnya. Tapi kalau mau sambil jalan, it’s okay. Up to you.
  • Harga tiket bus Kota Kinabalu ke Bandar Seri Begawan ataupun sebaliknya dibanderol 100 RM.
  • Bagi yang tidak tahan dingin, better bawa jaket/sarung buat selimutan selama perjalan naik bus. Pas trip saya kemarin, AC nya dingin banget. Berasa 8 jam perjalanan disekap dalam kulkas. Brrrr… tapi kalau yang tahan dingin mah, sok atuh mangga’
  • Bawa cemilan dan minuman. Jalur yang dilewati sebagian besar masih hutan belantara. Nggak ada sevel, circle K, alfa ataupun indomaret di pinggir jalan. Nggak lucu kan kalau kelaperan di tengah hutan.
  • Bus hanya akan berhenti di setiap border untuk pemeriksaan. Para penumpang pun harus sigap untuk naik turun karena crew bus agak cuek untuk mengingatkan. Kalau sampai ketiduran dan kelupaan cap paspor di salah satu border, wuihh bisa panjang urusan di border selanjutnya.
  • Kebelet pipis? Aman lah. Meskipun di bus tidak ada toiletnya, tapi di setiap border ada tandas/toiletnya kok Tapi jangan lupa lapor kernet/supir busnya minta ditunggu. Kalau nggak, bisa-bisa ditinggal bus.
  • Pemeriksaan imigrasi di perbatasan akan lebih ramai pada awal-akhir weekend. Kalau mau cari suasana sepi di border mending traveling pas weekday.
  • Ada yang unik, even for Malaysians, they have to bring their own passport to cross Sabah or Serawak, which is still part of Malaysia.
  • Setelah 4 jam perjalanan, Jesselton bus akan berhenti istirahat sekitar 1 jam di kota Lawas. Menurut saya kota ini seperti kota antah berantah yang ada di tengah hutan. Kita bisa makan siang di beberapa kedai makan yang lokasinya tak jauh dari tempat parkir bus di kawasan Pasar Besar Lawas.
  • Bus akan berhenti di depan bangunan Mahkamah Kota Kinabalu, Sabah, Malaysia. Gedung ini lokaisnya di pusat kota. Banyak hotel, hostel dan rumah makan di sekitarnya.
  • Kalau mau memilih menggunakan jalur laut, rutenya dari terminal Bandar Seri Begawan, naik bus ke Muara/Serasa. Tiketnya sekitar 1-2 BND. Dari dermaga Muara naik ferry ke Labuan tiketnya sekitar sekitar 17 BND. Cek imigrasi, lanjut naik ferry ke Kota Kinabalu harganya sekitar 35-39 RM. Ferry akan berhenti di Jesselton Ferry Terminal Kota Kinabalu.

Demikian cerita singkat mengenai pengalaman naik bus dari Bandar Seri Begawan, Brunei Darussalam ke Kota Kinabalu, Sabah, Malaysia. Semoga informasinya bermanfaat bagi yang akan traveling kesana.

Sebenarnya rangkaian postingan #NorthBorneoTrip ini masih sangat panjang. Tapi kalau diteruskan, bisa-bisa ngalah-ngalahin rekor sinetron Tersanjung nanti hihi. | *jiahhh lawas* | jadi saya putuskan untuk break dulu, kapan-kapan dilanjut lagi.

Happy traveling !

Hotel Murah di Kota Kinabalu

35 Comments
  1. September 14, 2014
    • September 15, 2014
  2. September 15, 2014
    • September 15, 2014
  3. September 15, 2014
    • September 16, 2014
      • September 16, 2014
        • September 17, 2014
  4. September 16, 2014
    • September 17, 2014
  5. September 17, 2014
    • September 18, 2014
  6. September 18, 2014
    • September 19, 2014
  7. September 19, 2014
  8. November 4, 2014
    • November 5, 2014
  9. November 17, 2014
    • November 17, 2014
  10. May 29, 2015
    • May 29, 2015
  11. August 25, 2015
    • August 26, 2015
  12. August 26, 2015
    • August 26, 2015
      • August 29, 2015
        • September 1, 2015
  13. September 12, 2015
    • September 21, 2015
  14. October 21, 2015
    • October 21, 2015
  15. January 8, 2016
    • January 11, 2016
  16. February 11, 2016
    • February 16, 2016

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*