Ice Cream Mahkota ~ Yang Terlupa

a Hidden Culinary Treasure in Magelang

Es Krim Mahkota Magelang

Es Krim Mahkota Magelang

Kalau di Jakarta ada Ragusa Es Italia, di Malang dan Semarang ada ice cream Oen, di Medan ada ice cream Tip Top & di Surabaya ada ice cream Zangrandi, nah Magelang juga punya es krim jadul seperti itu. Hanya saja belum banyak orang yang menyadarinya. Bahkan orang lokal Magelang sekalipun. (termasuk saya!)

Sebuah toko kecil di darah Poncol Magelang, tepatnya di Jalan Ahmad Yani no 41. Tidak ada plang nama, tidak ada kendaraan² terparkir, dan bahkan tidak ada tanda-tanda visual kalau toko tersebut menjual makanan berupa es krim dan roti. Yang ada malah sebuah papan standing yang mengiklankan penjualan tiket bus malam Kramat Djati & Safari Dharma Raya. Wajar lah, kalau orang mengira toko itu “hanya” agen tiket bus biasa. Padahal ternyata, didalamnya tersimpan harta karun kuliner yang sudah mulai langka.

Toko Roti Mahkota Magelang

Toko Roti Mahkota Magelang

Ketika sampai di depan toko, saya sempat mengetuk pintu beberapa kali, baru akhirnya dibukakan pintu oleh Ibu-ibu setengah baya. Saya pun kemudian diperkenankan masuk. Aroma wangi adonan roti & mentega masih menyeruak di ruangan besar itu. Tumpukan barang titipan jasa paket terlihat menumpuk di sudut ruangan, di sisi lain, sebuah lemari kaca kuno penuh dengan sisa adonan roti dan tepung yang terkesan dibiarkan begitu saja. Mungkin belum selesai proses pembuatannya. Sementara itu di etalase utama, di-display beberapa bungkus roti aneka rasa dan toples-toples kue kering.

Niat awal hanya ingin beli ice cream, eh malah larut dalam obrolan dengan Tante Frida, pemilik toko roti Makhota ini. Beliau adalah istri dari Om Mulyono, generasi ketiga penerus usaha keluarga, Roti Mahkota Magelang. Dari cerita siang itu, ternyata resep ini sudah turun temurun sejak jaman penjajahan Belanda dulu.

“Tante, kenapa gak dibikin resto sekalian sih? Kaya Ragusa atau Zangrandi?” tanya saya penasaran
 
“Ahahaha, ndak ah, Tante malu, gini-gini lah” jawab Tante Frida sambil tersipu
 
“Lah kok malu? Malu kenapa tante? Ini kan potensi besar. Tinggal direnovasi nuansa retro, trus taruh furniture jadul, set menu andalan keluarga ini, jadi deh restoran keren!” (ini kenapa malah jadi saya yang gatal pengen bikin resto nuansa retro yak?)
 
“Ndak lah Mas, gini ae wis cukup. Tuh tanya sama Om, lak ndak mau juga”
 
Sementara Om Mulyono hanya tersenyum-senyum di meja kerjanya di pojokan.
Ice Cream Cake Mahkota Magelang

Ice Cream Cake Mahkota

Selain ice cream batangan, ada juga ice cream dalam cup kecil. Harganya Rp. 6.000,- per buah. Dibuat dengan susu, tanpa pemanis buatan maupun pengawet, jadi rasanya legit menggigit. Kalau belum puas dengan yang porsi kecil, ada juga ice cream cake yang besar. Cocok untuk pesta ulang tahun. Harga yang dibanderol pun tak semahal clairmont, cold stone creamery ataupun baskin robbins. #ehh #sebutmerk

Obrolan siang itu semakin seru ketika Tante Frida dengan bersemangat bercerita tentang sejarah keluarga, perilaku para pegawai setianya, resep aneka kue, dan kegemarannya icip-icip kuliner sampai ke negara tetangga. Beliau memberikan referensi Apple Pie ter-enak ada di L E Cafe Confectionery & Pastry yang terletak di Elias Building, 264 Middle Road Singapore, tak jauh dari Selegie Road. Dan saya pun “termakan” cerita itu sampai² bertekad kalau ke Singapura lagi, harus cobain mampir kesitu.

Anyway, selain ice cream dan aneka roti, produk andalan Toko Roti Mahkota Magelang ini adalah kue kastengels & lapis mandarin yang lembut. Sumpah! Itu kastengels ter mak nyuss yang pernah saya makan. Usut punya usut, Tante Frida mencampurkan 2 macam keju yang berbeda di dalam adonannya. Nah kalau tentang lapis mandarinnya jangan ditanya lagi. Karena sudah jadi langganan petinggi² Magelang sampai kantor Gubernuran di Semarang. Jadi, nggak salah rasanya kalau kamu berkunjung ke kota mungil ini, Toko Roti Mahkota ini bisa menjadi salah satu spot wisata kuliner di Magelang yang wajib dikunjungi.

Sebelum pamitan, saya mengajukan sebuah pertanyaan terakhir: “Tante, apa rahasianya kok kue² disini bisa seenak ini?”

“Enak ya? Haha nggak ada rahasianya. Ya mungkin karena kami… bekerja dengan hati”

:’)

Timbangan Tua Toko Roti Mahkota Magelang

Timbangan Tua di Toko Roti Mahkota

Latest Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *